√ Kewirausahaan : Pengertian, Manfaat, Tujuan, Ciri, & Tantangannya Lengkap

Diposting pada

√ Kewirausahaan : Pengertian, Manfaat, Tujuan, Ciri, & Tantangannya Lengkap – Pada Umumnya Semua Orang ingin memiliki peluang dan kesempatan untuk memulai kegiatan dalam bidang usaha dan lebih sering kita kenal berwirausaha. berwirausaha itu sendiri mungkin terlihat sangat mudah kita perlu membeli sesuatu produk untuk kita jual kembali namun wirausaha itu sendiri tidak semudah yang kita bayangkan.

namun untuk memulai berwirausaha agar mencapai kesuksesan dan keberhasilan dalam kita menjalaninya ada beberapa penjabaran dalam melakukan metode yang tepat dalam beriwarausaha seperti , pengertian berwirausaha, manfaat bewirausaha, sifat-sifat berwirausaha, dan tantangan berwirausaha. sebelum membahas berwirausaha yang membangun bisnis menjadi sukses dan berhasil, sangat bermanfaat sekali untuk kita dapat memahami materi pembahasan kewirausahaan ini dengan baik terlebih dahulu.

oleh karena itu dalam menjalankan langsung dalam memulai usaha, anda sudah tidak bertanya-tanya lagi dalam menyikapi berbagai masalah yang akan terjadi dalam menjlankan suatu usaha. lalu apa itu kewirausahaan ? berikut ini akan menjelaskan kewirausahaan yang secara lengkap dan dapat memecahkan masalah anda dalam membangun suatu usaha dari awal.

 

kewirausahaan

 

Pengertian Kewirausahaan

Kewirausaahaan adalah sikap mental yang memiliki kreativitas dan inovasi dalam membangun usaha yang akan di mulai secara aktif, menciptakan sesuatu yang jarang ada di pasaran yang unik dan baru dan dapat bermanfaat bagi banyak orang. Orang telah memiliki kemampuan dalam mengatur suatu usaha kecil maupun besar dengan baik dan benar, maka ia memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi dalam kesuksesan membangun usahanya.

Terdapat beberapa pengertian kewirausahaan menurut para ahli yang dapat dijadikan sebagai sumber acuan. Terdapat perbedaan antara istilah kewirausahaan dan wirausaha meskipun kedua istilah tersebut sebetulnya memiliki definisi yang hampir sama.

1. Menurut Drs. Joko Untoro

bahwa kewirausahaan adalah harus memiliki keberanian untuk menjalankan upaya-upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup yang dilakukan oleh seseorang, atas dasar kemampuan dengan cara memanfaatkan segala potensi yang dimiliki untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

2. Menurut Robbin & Coulter

kewirausahaan adalah proses dalam mencari peluang dan menciptakan sesuatu yang baru dan inovatif secara terencana dan terorganisisir. Usaha yang akan diciptakan harus memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri dan banyak orang. Untuk itu pebisnis yang baru memulai tidak akan memikirkan mengenai sumber daya terlebih dahulu, selama pada tahap awal ia bisa mengerjakannya sendiri.

Baca Juga :  √ Kartel : Pengertian, Karakteristik, Tujuan, Jenis dan Contoh Terlengkap

3. Menurut Arif F. Hadipranata

pengertian wirausaha adalah individu atau personal yang memiliki keinginan untuk mengelola dan mengatur faktor-faktor yang dapat menghasilkan berbagai keuntungan baik berupa finansial ataupun tidak.yang juga menyimpulkan bahwa seorang yang memiliki jiwa wirausaha, akan selalu memiliki peluang dan keberanian dalam mengambil kepurusan dalam berbagai resiko yang mungkin muncul selama menjalankan bisnis.

 

Manfaat Kewirausahaan

  • Memberikan pengalaman bagaimana seharusnya untuk bekerja keras, tekun dan percaya diri akan kemauan untuk berkembang dengan baik.
  • Berusaha untuk membuat agar para karyawannya menjadi orang yang lebih mandiri, jujur dan disiplin dalam pekerjaannya selalu optimis yang di lakukan.
  • Membuat dan mengembangkan kesempatan kerja jadi dengan adanya ini dapat membantu mengurangi pengangguran yang ada disekitar kita.
  • Membantu orang lain agar dapat memberi semangat orang tersebut agar dapat sesuai dengan kemampuannya.
  • Menunjukan bisa memimpin dan mengatur prospek yang ada dalam perusahaan tersebut.
  • Sebagai acuan dalam pembangunan lingkungan, pribadi, distribusi, pemeliharaan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.
  • Menjadi contoh untuk masyarakat sebagai pribadi yang enterpreuner yang unggul dan patut dicontoh
  • Dapat memberi bantuan kepada orang lain dan pembangunan sosial sesuai dengan kemampuanya
  • Dapat mendidik masyarakat hidup efektif dan efisien dan tidak boros

 

Tujuan Kewirausahaan

Tujuan Kewirausahaan dapat diajarkan dan dikembangkan serta menyampaikan pengalam yang telah di dapat dalam bewirausaha di Sekolah-sekolah Dasar,Sekolah Menengah, Perguruan Tinggi, dan di berbagai kursus bisnis. Di dalam pelajaran Kewirausahaan,para siswa diajari dan ditanamkan sikap-sikap perilaku untuk membuka bisnis, agar mereka menjadiseorang wirausaha enterpreuner yang berbakat.di bawah ini diuraikan tujuan dari Kewirausahaan,sebagai berikut:

  • Meningkatkan jumlah para wirausaha yang berkualitas agar dapat menciptakan wirausaha muda yang baik.
  • Menciptakan kemampuan dan kreatifitas para wirausaha untuk mendapatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
  • Menciptakan dan semangat terhadap sikap, perilaku, dan kemampuan kewirausahaan di kalangan pelajar dan masyarakat yang mampu, handal, dan unggul dalam bidang kewirausahaan.
  • Meningkatkan dan mengembangkan kesadaran dan orientasi Kewirausahaan yang tangguh dan kuat terhadappara siswa dan masyarakat.

 

Ciri Kewirausahaan

Sifat yang harus di miliki dalam kewirausahaan dalam membangun usaha di tahap awal agar dapat mengetahui sifat-sifat harus di ketahui dalam berwirausaha berikut ini adalah paparan sifat-sifat dalam kewirausahaan :

1. Percaya Diri

Orang yang harus memiliki percaya dirinya adalah orang yang sudah matang jasmani dan mental dalam wirausaha. Karakteristik kematangan seseorang adalah ia tidak tergantung pada orang lain, memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, obyektif, dan kritis, emosionalnya stabil, tidak gampang tersinggung dan naik pitam serta memiliki motivasi yang tinggi dalam membangun relasi terhadap orang lain.

2. Berorientasi pada tugas dan hasil

Berbagai motivasi akan muncul dalam bisnis jika kita berusaha menyingkirkan prestise. Kita akan mampu bekerja keras dengan baik serta memiliki kemampuan berorganisasi dalam satu kelompok kita dapat meminta masukan kepada orang lain yang memiliki pengalaman yang lebih banyak,serta enerjik.

3. Pengambilan Resiko

Wirausaha penuh resiko dan tantangan, seperti persaingan, harga turun naik, barang tidak laku dan sebagainya. Namun semua tantangan ini harus dihadapi dengan penuh perhitungan namun dengan begitu bewirausaha harus memiliki kemampuan untuk tidak mudah ptus asa dalam membangun usaha kita harus terus mencobanya sampai usaha kita dapat berahasil dan berjalan dengan lancar.

Baca Juga :  √ Laporan Arus Kas : Pengertian, Klasifikasi, Cara, Tujuan, Manfaat, Macam, dan Contohnya Lengkap

4. Kepemimpinan

Pemimpin harus memiliki jiwa enterpreuner yang bagus dan baik serta harus mau menerima kritik dari bawahan, ia harus bersifat responsive dan aktif apabila terjadi kendala dalam kinerjanya.

5. Keorisinilan

Yang dimaksud orisinal di sini ialah tidak hanya mengikuti pada orang lain, tetapi memiliki pendapat sendiri, ada ide yang orisinil, ada kemampuan untuk melaksanakan sesuatu. Orisinil tidak berarti baru sama sekali, namunproduk tersebut mencerminkan hasil kombinasi baru sehingga reintegrasi dari komponen-komponen yang sudah ada dan dapat menciptakan sesuatu yang baru bagi oarng lain.

6. Berorientasi ke masa depan

Untuk menentukan pandangan jauh ke depan, seorang wirausaha akan menyusun perencanaan dan strategi yang baik dan benar, agar jelas langkah-langkah yang kan dalam proses yang akan dilaksanakan.

7. Kreativitas

kreativitas adalah kemampuan berinoivasi dalam menjalankan suatu usaha dan dapat membedakan usaha kita dari pesaing yang telah ada untuk membuat kombinasi-kombinasi baru atau melihat hubungan-hubungan baru antara unsure, data, variable; yang sudah ada sebelumnya.

8. Pemanfaatan Waktu

dalam berwirausaha kita dapat memanfaatkan waktu yang tepat,Bagi wirausahawan hari libur tidak banyak, bahkan menganggap hari libur sebagai peluang bisnis melayani kebutuhan masyarakat yang sedang berlibur. Seorang wirausahawan sejati adalah seorang yang dapat bekerja dalam satu tim, dapat mempercayai orang lain, tidak bekerja sendiri, dan bekerja secara maksimal dalam memanfaatkan waktu yang ada.

 

Mengidentifikasi Tantangan Dan Hambatan Wirausaha

Dalam memulai usaha pasti mendapat kendala dan hambatan sehingga kita harus mempelajari hambatan yang akan terjadi untuk meminimalisrkan sesuatu yang kita tidak inginkan dalam memulainya dan kami akan menyampaikan beberapa hanbatan dan kendala dalam berwirausaha :

1. Ketidakmampuan Manajemen

Dalam kebanyakan berwirausaha, kurangnya pengalaman manajemen atau lemahnya kemampuan pengambilan keputusan merupakan suatu masalah yang fatal lenbih utama dari kegagalan usaha. Pemiliknya kurang mempunyai jiwa kepemimpinan dan pengetahuan di dalam pengalaman yang diperlukan untuk membuat bisnisnya berjalan dengan baik.

2. Kurang Pengalaman

Dalam wirausahawan harus memiliki keterampilan dan kreatifitas teknis yang memadai (pengalaman kerja mengenai pengoperasian fisik bisnis dan kemampuan konsep yang mencukupi) kemampuan memvisualisasi, mengkoordinasi, dan mengintegrasikan berbagai kegiatan bisnis menjadi keseluruhan yang sinergis.

3. Lemahnya Kendali Keuangan

Dalam hal ini ada dua kelemahan mendasar yang perlu di perhatikan, yaitu: kekurangan modal dan kelemahan dalam kebijakkan kredit terhadap pelanggan. Banyak wirausahawan membuat kesalahan pada awal bisnis dengan hanya “modal yang tidak cukup,” yang merupakan kesalahan yang sangat fatal. Wirausahawan cenderung sangat optimis dan yakin namun sering salah menilai uang yang dibutuhkan untuk masuk ke dalam bisnis atau financial.

Sebagai akibatnya, mereka memulai usaha dengan modal yang terlalu sedikit dan tampaknya permodalan yang memadai tidak akan pernah tercapai mengingat perusahaan mereka memerlukan semakin banyak uang untuk mendanai pertumbuhannya.

Selain itu, tekanan terhadap wirausaha untuk menjual secara kredit sangat kuat. Dimana, beberapa manajer melihat peluang untuk mendapatkan keunggulan persaingan terhadap pesaingnya dengan cara menawarkan penjualan kredit. Apapun kendalanya, pemilik bisnis kecil harus mengendalikan penjualan kredit secara hati-hati karena kegagalan mengendalikannya dapat menghancurkan pendapatan keuangan bisnis kecil.

Baca Juga :  √ Pengertian Waralaba, Jenis, Tipe, Kelebihan, Kekurangan, dan Contoh Terlengkap

4. Gagal Mengembangkan Perencanaan Strategis

Terlalu banyak wirausahawan yang mengabaikan proses perencanaan strategis, karena mereka mengira hal tersebut hanya bermanfaat untuk perusahaan besar saja. Namun, suatu kegagalan perencanaan biasanya mengakibatkan kegagalan dalam bertahan hidup dan ini berlaku untuk keduanya usaha besar maupun usaha kecil maupun besar.

oleh karena itu, tanpa suatu strategi yang baik yang didefinisikan dengan jelas dan benar, sebuah bisnis tidak memiliki dasar yang berkesinambungan untuk menciptakan dan memelihara keunggulan bersaing di pasar dapat menghancurkan bisnis yang telah kita rintis dari awal.

5. Pertumbuhan Tak Terkendali

Pertumbuhan merupakan sesuatu yang alamiah untuk mengetahui maju atau tidaknya bisnis kita yang di jalani, pembisnis ingin pertumbuhannya selalu sehat, dan didambakan oleh semua perusahaan, tetapi pertumbuhan haruslah terencana dan terkendali.

6. Lokasi Yang Buruk

Untuk bisnis apapun, pemilihan lokasi yang tepat untuk sebagian merupakan suatu yang wajib – dan untuk sebagian lagi ilmu. Sangat sering, lokasi bisnis dipilih tanpa penelitian, pengamatan, dan perencanaan yang layak. Beberapa wirausahawan memilih lokasi hanya karena ada tempat kosong. Akibat ketidaktepanan lokasi ini, penjualan tidak berkembang dan bisnis tersebut terancam gagal.

7. Pengendalian Persediaan Yang Tidak Baik

Pada umumnya, investasi terbesar yang harus dilakukan manajer bisnis kecil adalah dalam persediaan di dalam perusahaan, namun pengendalian persediaan adalah salah satu tanggung jawab manajerial yang paling sering diabaikan dan ini akan sangat fatal apabila pembisnis tidak memiliki persediaan cadangan. Tingkat persediaan yang tidak mencukupi akan mengakibatkan kekurangan dan kehabisan stok, yang akhirnya mengakibatkan pelanggan kecewa dan pergi.

8. Ketidakmampuan Membuat Transisi Kewirausahaan

Sukses dalam melewati “di awal kewirausahan” bukanlah jaminan keberhasilan bisnis. Setelah berhasil, pertumbuhan biasanya memerlukan perubahan gaya manajemen yang secar drastis berbeda. Kemampuan-kemampuan yang tadinya membuat seorang wirausahawan berhasil seringkali mengakibatkan ketidakefektifan manajerial. Pertumbuhan mengharuskan wirausahawan agar mendelegasikan wewenang dan melepaskan kegiatan pengendalian sehari-hari sehingga sesuatu yang tidak mampu dilakukan oleh banyak wirausahwan dengan baik.

Demikianlah pokok bahasan tentang kwirausahaa ini yang dapat di paparkan mengenai √ Kewirausahaan : Pengertian, Manfaat, Tujuan, Sifat, dan Tantangannya Lengkap , Besar harapan artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak khususnya yang ingin memulai usaha baik kalangan muda.

Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.