√ Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Komponen & Strateginya Lengkap

Diposting pada
Rate this post

√ Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Komponen & Strateginya Lengkap – Apa yang dimaksud dengan manajemen sumber daya manusia, Manajemen Sumber daya Manusia atau manajemen SDM adalah proses dan upaya untuk merekrut serta mengembangkan, memotivasi,melakukan pelatihan sumber daya yang telah mendapat pelatihan dan akan melakukan tugas seperti bekerja di dalam perusahaan, serta melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan perusahaan dalam mencapai tujuan. Manajemen Sumber Daya Manusia adalah ilmu untuk mengatur hubungan dan peran tenaga kerja secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan utama perusahaan.

Kami akan mengupas tuntas yang sumber daya manusia yang akan kami bahas di dalam artikel ini, dan kali saya akan membahas tentang √ Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Komponen, Strategi Secara Lengkap selamat mempelajari ilmu yang kami paparkan untuk menambah wawasan para pembaca selamat membaca.

√ Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Komponen & Strateginya Lengkap

 

 

Pengertian Manajemen SDM

 

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses yang dilaklukan atas perencanaan, organisasi, pemimpin dan pengendalian serta kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan analisis pekerjaan, evaluasi pekerjaan, pengadaan, pengembangan, kompensasi, promosi, dan pemutusan hubungan kerja guna mencapai tujuan yang ditetapkan, Sementara itu manajemen sumber daya manusia sebagai suatu bidang manajemen yang khusus mempelajari hubungan dan peranan manusia dalam suatu perusahaan, Sebagai pembanding dalam pengertian manajemen SDM menurut para ahli antara lain :

 

Menurut (Bohlarander dan Snell, 2010:4)

Ilmu yang mempelajari tentang melatih karyawan dalam perusahaan,dengan membuat pekerjaan, organisasi kerja, dengan mengembangkan para karyawan yang mempunyai kemampuan dalam hasil kinerja,serta mengidentifikasi suatu pendekatan untuk dapat meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan imbalan kepada mereka atas usahanya dan bekerja.

 

Aburrahmat Fathoni

Sumber daya manusia adalah modal dan aset terpenting dalam setiap aktivitas maupun kegiatan manusia. Sehingga untuk bisa mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan, manusia perlu dianalisis dan dikembangkan dengan cara yang sesuai yang memperhatikan unsur – unsur berupa waktu, kemampuan, dan tenaga yang dimiliki oleh setiap orang dalam sumber daya manusia.

 

Menurut A. F Stoner.

manajemen adalah sumber daya manusia adalah suatu proses yang berkelanjutan yang bertujuan untuk mengumpulkan suatu organisasi atau perusahaan terhadap orang-orang yang dapat ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi.

 

Asri Laksmi Riani : 2013

Manajemen sumber daya manusia mencakup masalah-masalah yang berkaitan dengan pelatihan, penerapan dan perlindungan sumber-sumber daya manusia baik yang berada dalam hubungan kerja maupun yang berusaha berdiri sendiri.

 

 

Tujuan Manajemen SDM

 

Tujuan manajemen sumber daya manusia adalah memperbaiki kontribusi produktif orang-orang atau tenaga kerja dengan organisasi atau perusahaan dengan cara yang melakukan tugas secara strategis dan efesien, budaya dan sosial. semua manajer dan instansi sumber daya manusia memperoleh karyawan dapat menargetkan dengan memenuhi tujuannya.

Tujuan manajemen sumber daya manusia tidak hanya mencerminkan keinginan manajemen senior, tetapi juga harus menyesuaikan tantangan organisasi, manfaat sumber daya manusia dan orang-orang terpengaruh. Kegagalan dalam melakukan tugas itu dapat mempengaruhi kinerja, produktifitas, pendapatan, bahkan kelangsungan hidup organisasi atau perusahaan itu sendiri.

Ada 4 tujuan dalam manajemen SDM adalah sebagai berikut:

 

1. Tujuan Sosial

Tujuan sosial di manajemen sumber daya manusia adalah agar organisasi atau perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial dan etis terhadap kesatuan dan tantangan masyarakat dengan mencegah hal sesuatu yang tidak diinginkan.

 

2. Tujuan Organisasional

Tujuan organisasional adalah dengan tujuan formal yang dibentuk untuk membantu organisasi mencapai tujuannya.

 

3. Tujuan Fungsional

Tujuan fungsional adalah tujuan untuk mempertahankan kontribusi departemen sumber daya manusia pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

 

4. Tujuan Individual

Tujuan individual adalah tujuan pribadi dari tiap anggota organisasi maupun perusahaan yang akan mencapai terhadap aktivitasnya dalam organisasi.

 

 

Fungsi Manajemen SDM

 

Manajemen dapat menyimpulkan maka manajemen sumber daya manusia adalah sebuah cabang dari manajemen adalah bentuk dari proses yang meliputi perencanaan, pengelompokan, pelaksanaan, pengendalian, dalam hal-hal lainnya yang berhubungan dengan pengambilan keputusan sdm.

Manajemen yang satu ini tentu mempunyai banyak fungsi dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam bermacam kegiatan yang ada hubungannya dengan dunia kerja. Fungsi-fungsi tersebut di antaranya bisa kamu terapkan dalam kerja maupun di dalam perusahaan dalam penerapkan Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia di paparkan secara Lengkap adalah sebagai berikut :

 

 1. Staffing (Mengatur Keanggotaan)

 

Fungsi manajemen sumber daya manusia adalah staffing atau mengatur keanggotaan. Dalam fungsi ini ada tiga kegiatan penting yang termasuk yaitu perencanaan, penarikan, juga proses seleksi.

Semakin banyaknya perusahaan yang berdiri, maka akan semakin banyak pula sumber daya manusia yang akan dibutuhkan. Inilah yang akan membuat manajemen sumber daya manusia berfungsi di mana memiliki tugas dan peran untuk menyediakan, menyaring, memilih, dan semacamnya.

 

2. Evaluasi

 

Manajemen sumber daya manusia mempunyai fungsi lain yaitu evaluasi. Evaluasi di sini termasuk dalam melakukan pelatihan juga penilaian dalam melakukan pelatihan terhadap karyawan. Dapartemen sumber daya manusia wajib bertanggung jawab akan pengadaan sumber daya manusia dalam perusahaan tersebut.Selain terhadap calon karywan, dapartemen juga harus melatih para manajer untuk membuat standar kinerja untuk karyawan dalam melakukan pelatihan yang dinilai baik dan membuat sebuah penilaian dengan akurat.

 

3. Penggantian dan Kepuasan

 

Masuk ke fungsi berikutnya yaitu penggantian atau kepuasan. Atau juga dapat kita ucap sebagai penghargaan Fungsi manajemen sumber daya manusia ini berhadapan dengan penggatian akan kinerja yang telah dilakukan oleh para sumber daya manusia berinteraksi dengan kepuasan yang diterima perusahaan.

Dapartemen sumber daya manusia memiliki tugas dalam peran untuk membuat perkembangan atas struktur gaji yang baik, tetapi pihak manajer juga memiliki tugas berupa pemberian gaji tersebut. Kedua pihak yang telah meliputi manajemen sumber daya manusia ini harus dapat melakukan koordinasi yang baik.

 

4. Pelatihan dan Penasehat

 

Manajemen sumber daya manusia dapat memiliki fungsi sebagai pelatih sekaligus memberi evaluasi. Pihak dapartemen bertanggung jawab untuk membantu pihak manajer dalam membuat program-program pelatihan baik untuk calon karyawan, karyawan baru, atau juga karyawan lama demi menghasilkan kinerja yang lebih berkualitas untuk menunjang kinerja di dalam perusahaan.Selain melatih juga menjadi penasehat yang bermanfaan dan memberi masukan ke pada pihak manajer, serta mendapatkan solusi bila terjadi kasus atau masalah selama proses pengembangan.

 

5. Membangun Relasi

 

Fungsi selanjutnya dalah membangun relasi atau kerja sama. Di dalam Manajemen sumber daya manusia berperan penting dalam tugas untuk membangun relaasi seperti melakukan negosiasi dengan pihak departmen pekerja.

Dapartemen harus berperan secara aktif berupa mencari jalan dalam persetujuan antara kedua belah pihak seperti pihak pada perusahaan dengan serikat pekerja, dengan tujuan dapat membantu menghindari datangnya masalah.

 

6. Menciptakan Kondisi Aman dan Sehat

 

Manajemen sumber daya manusia mempunyai fungsi yaitu sebagai pencipta keadaan yang aman dan sehat. Aman dan sehat maksudnya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan beresiko seperti kecelakaan yang dialami perkerja.

 

7. Mendalami Masalah

 

Pihak dapartmen sebagai manejemen sumber daya manusia memiliki fungsi sebagai pencari solusi dari masalah-masalah yang terjadi terhadap karyawan maupn bawahannya.

 

8. Pengintegrasian

 

Maksudnya dari integrasi di sini adalah mengintegrasikan kepentingan perusahaan terhadap kebutuhan karyawan. Jika integrasinya bagus dengan begitu kerjasama akan lebih menguntungkan lagi untuk kedua pihak.

 

9. Pemeliharaan

 

Karyawan merupakan sumber daya yang sangat penting dalam kelangsungan perusahaan dalam perkembangan perusahaan dalam pemeliharaan ini ditujukan untuk meningkatkan kondisi fisik, mental maupun loyalitas karyawan supaya kerjasama semakin baik.

 

10. Pemberhentian

 

Yang ini biasa disebut PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja. Seperti namanya, untuk memutus atau mengakhiri kontrak atau hubungan kerja antar perusahaan dengan karyawan yang biasanya disebabkan oleh suatu hal yang menyebabkan hak dan kewajiban antar perusahaan dengan karyawan berakhir.

 

Komponen Manajemen SDM

 

Komponen MSDM. Dalam mempelajari manajemen sumber daya manusia, ada baiknya kita dapat mengetahui komponen MSDM Beberapa Komponen Manajemen Sumber Daya Manusia.

 

1. Pengusaha

 

Setiap orang yang pasti ingin menginvestasikan di dalam modalnya untuk mendapatkan pendapatan dan besarnya pendapatan itu tidak terbatas tergantung pada laba keuntungan yang dicapai organisasi tersebut

 

2. Karyawan

 

Penjual jasa (pikiran dan tenaga) yang mendapatkan imbalan yang besarnya telah ditetapkan terlebih dahulu. Karyawan berpengaruh sangat aktif dalam menetapkan keberhasilan suatu rencanan, sistem, proses dan tujuan yang akan dicapai. Karyawan juga merupakan aset utama dalam mencapainya tujuan, tanpa keikutsertaan mereka, aktifitas organisasi tidak akan tercapai.

Posisi karyawan dalam organisasi dapat dibedakan menjadi :

  • Karyawan Operasional
    Setiap orang yang secara langsung harus mengerjakan sendiri tugas nya dalam pekerjaannya sesuai perintah atasan
  • Karyawan Manajerial
    Orang yang berhak terhadap bawahaannya untuk mengerjakan sebagian dari pekerjaannya yang diberikan dan harus dikerjakan sesuai dengan perintahnya.

 

 

3. Pemimpin atau Manajer

 

Seseorang yang menggunakan wewenang di dalam kepemimpinannya untuk memberi petunjuk orang lain serta bertanggung jawab atas pekerjaan orang tersebut dalam mencapai tujuan.

 

 

Strategi Manajemen SDM

 

Strategi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) perlu dilakukan di era globalisasi perkembangan seperti sekarang ini. Pengembangan SDM dapat dilakukan dengan membentuk personal atau individu yang berkualitas secara efektif dengan keterampilan, kemampuan kerja, dan loyalitas perusahaan dalam kerja kepada suatu perusahaan ataupun organisasi.

Strategi ini dalam pengembangan SDM tidak hanya melalui pendidikan maupun pengembangan keterampilan, namun ada berbagai macam banyak cara untuk mengembangkannya. Pelajari strategi yang bisa di lakukan untuk mengembangkan SDM perusahaan di bawah ini.

Ada beberapa hal penting yang menjadi tanggung jawab dalam upaya manajemen SDM tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut:

 

1. Upaya perencanaan

 

Upaya dalam suatu perencanaan yang efektif di dalam sebuah manajemen SDM merupakan langkah awal dalam menentukan suatu kebutuhan akan SDM, struktur organisasi, komposisi dan sebagainya sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan faktor lain dengan memperhatikan kondisi kebutuhan tenaga kerja.

Upaya yang di tentukan dalam perencanaan penting dilakukan di dalam manajemen SDM agar perusahaan bisa berjalan secara efektif karena memiliki SDM sebagaimana kebutuhan perusahaan di dalamnya.

 

2. Seleksi dan rekrutmen

 

Di dalam proses seleksi dan rekrutmen sebagai bagian dari manajemen SDM dalam menentukan sumber daya dalam rekrutmen karyawan, selain memilih SDM yang sesuai dengan kebutuhan dan kriteria yang diharapkan, maka hal lain yang penting untuk diperhatikan saat ini adalah bagaimana kemampuan Anda untuk mencari tenaga kerja yang kompeten dan memiliki kompetensi dan kualitas secara baik dalam membangun perusahaan secara tujuan yang di tentukan.

Salah satu indikasi kebaikan kerja seorang karyawan bisa dilihat dari bagaimana kemampuan skill yang ia miliki dalam mengkombinasikan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi ke dalam dunia kerja. Dengan penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadai, maka dapat membantu pandangan dari perusahaan dan mampu menjadi modal untuk perusahaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya.

 

3. Upaya pelatihan, pengembangan dan apresiasi

 

Dalam manajemen SDM adalah upaya yang diperoleh terhadap pihak perusahaan kepada pihak karyawan dalam bentuk pelatihan untuk membentuk kinerja yang efektif membangun kinerja yang baik, pengembangan serta apresiasi terhadap kinerja yang sudah dilakukan dapat menambah skill yang di miliki suatu karyawan. Pelatihan ini merupakan bagian langkah untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas dari SDM perusahaan.

Sementara apresiasi merupakan hasil dari evaluasi kerja baik maupun tidak bagus dan terus memberi pelatihan agar karyawan dapat menguasi bidang dalam pekerjaannya masing-masing. Dengan adanya pemberian reward yang di capai atau punishment maka diharapkan pihak karyawan akan lebih bersemangat lagi dalam bekerja untuk perusahaan dan mendapatkan karir yang ingin di capai.

 

4. Promosi atau pemindahan

 

Promosi dan pemindahan merupakan bagian dari upaya manajemen SDM agar diperoleh hasil kerja yang lebih maksimal serta menunjang hasil kinerja dalam karyawan dan pengargaan atas hasil kinerja nya terhadap perusahaan. Terhadap mereka yang memiliki prestasi cukup, maka cukup layak untuk dipromosikan pada posisi yang lebih tinggi.

Sementara bagi mereka yang tampak kinerjanya kurang maksimal, maka bisa dilakukan penukaran posisi atau pemindahan agar terwujud kerja-kerja yang lebih efektif dan dapat menjadi satu opsi terhadap evaluasi pemindahan karyawan dengan tujuan menjadi tantangan dalam karir karyawan itu sendiri untuk menggapai suatu tingkatan di dalam perusahaan. Dalam hal ini juga termasuk bagaimana langkah perusahaan dalam menghadapi pengunduran diri dari karyawan atau mungkin beberapa orang yang perlu diturunkan atau dikeluarkan bila tidak sesuai dengan penetapan kerja yang di berikan terhadap pihak perusahaan untuk karyawan.

 

Itulah ulasan tentang √ Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Komponen & Strategi Lengkap yang dapat di berikan buat para pembaca sehingga semua yang di lakukan terhadap sumber daya manusia dapat di lakukan kita sendiri bagaimana kita dapat mengatur dan mendedikasikan sumber daya manusia dan dapat mengimplentasikannya di dunia kerja, dan semoga artikel ini dapat bermanfaat banyak bagi pembaca dalam membangun usaha dalam membentuk sdm nya.

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

 

Baca Juga :  √ Manajemen Kas : Pengertian, Tujuan, Sumber, Aspek, Motif Dan Faktornya Lengkap
Baca Juga :  √ Manajemen Aset: Pengertian, Tujuan, Klasifikasi, Siklus dan Contoh Asset Management
Baca Juga :  √ Manajemen Keuangan : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Prinsip, Aktivitas, Contoh dan Ruang Lingkupnya Lengkap
Baca Juga :  √ Manajemen Risiko : Pengertian, Manfaat, Tujuan,Tahapan & Jenisnya Lengkap
Baca Juga :  √ Manajemen Bisnis : Pengertian, Fungsi, Kompenan, dan Perencanaannya Lengkap