√ Akuntansi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat, Dan Macam Akuntansi Menurut Para Ahli Terlengkap

Diposting pada
√ Akuntansi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat, Dan Macam Akuntansi Menurut Para Ahli Terlengkap
5 (100%) 11 votes

√ Akuntansi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Dan Macam Akuntansi Terlengkap – Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel ini. Pada pembahasan kali ini juga akan dibahas mengenai Akuntansi. Mulai dari pengertian, tujuan, fungsi dan macam-macamnya dari Akuntansi yang akan dibahas secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini.

 

Akuntansi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat, Dan Macam Akuntansi Menurut Para Ahli Terlengkap

 

 

Pengertian Akuntansi Secara Umum

Akuntansi ialah proses yang diawali dengan mencatat, mengelompokkan, mengolah dan menyajikan data, mencatat transaksi apapun yang sehubungan dengan keuangan sehingga informasi yang didapat tersebut digunakan oleh orang yang sangat berkompeten dalam informasi tersebut dan informasi tersebut sebagai bahan pengambilan keputusan.

Kata Akuntansi berasal dari bahasa asing yakni accounting yang dapat diartikan ke dalam bahasa indonesia yakni menghitung atau mempertanggungjawabkan sesuatu. Akuntansi ini dapat digunakan hampir semua kegiatan bisnis  di seluruh dunia dalam mengambil sebuah keputusan sehingga dapat dikatakan sebagai bahasa bisnis.

Secara harfiah Akuntansi merupakan suatu sistem informasi yang bisa dipertanggungjawabkan dengan memberi laporan yang berhubungan oleh keuangan terhadap pihak yang membutuhkan serta dapat memberikan suatu  informasi tentang suatu kondisi perusahaaan secara ekonomi yang terperinci.

 

 

Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli

Berdasarkan Wikipedia, pengertian akuntansi yaitu bentuk suatu interpretasi dari keuangan suatu perusahaan untuk mengukur dan menjabarkan kepastian mengenai suatu informasi yang selalu berkaitan dengan keluar masuknya uang di suatu perusahaan.

 

1. Charles T. Horngren dan Walter T. Harrison

Akuntansi ialah suatu sistem informasi yang mengukur kegiatan bisnis, memproses data menjadi sebuah laporan, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pengambil keputusan.

 

2. Littleton

Akuntansi yakni suatu kegiatan yang bertujuan untuk melakukan suatu perhitungan periodik antara biaya (usaha) dan hasil (prestasi). Pengertian ini ialah inti dari suatu teori akuntansi dan merupakan ukuran yang dapat dijadikan sebagai rujukan di dalam mempelajari akuntansi.

 

3. Warren dkk

Akuntansi yaitu suatu sistem informasi yang dapat menghasilkan suatu laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan perihal kegiatan ekonomi dan kondisi suatu perusahaan.

 

4. Rudianto

Akuntansi merupakan suatu sistem informasi yang bisa menghasilkan sebuah laporan kepada pihak-pihak yang sangat berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi suatu badan usaha.

 

5. C. West Churman

Akuntansi ialahsuatu pengalaman tertulis yang berguna untuk pengambilan suatu keputusan dan pengalaman yang telah tersusun berharga bagi para pembuatan pilihan.

 

6. Suparwoto L

Akuntansi yakni sistem untuk mengukur dan mengelola suatu transaksi keuangan dan dapat memberikan hasil pengelolaan dalam bentuk suatu informasi kepada pihak-pihak internal dan eksternal perusahaan.

Pihak eksternal itu terdiri dari investor, kreditur pemerintah, serikat buruh, dan lain sebagainya.

 

7. Arnold

Akuntansi merupakan sistem untuk memberikan suatu informasi (terutama keuangan) kepada siapa saja yang dapat membuat keputusan dan mengendalikan suatu penerapan keputusan tersebut.

 

8. Pengertian Akuntansi Menurut AAA

Akuntansi ialah suatu sistem pengidentifikasian dan pengukuran untuk menyerahkan laporan suatu informasi ekonomi dan penilaiannya.

Tujuan akuntansi seperti yang dijelaskan dari Littleton ini ialah untuk melaksanakan perhitungan secara berkala pada suatu usaha atau cost terhadap hasil yang ingin dicapai.

 

9. Pengertian Akuntansi Menurut ABP

Akuntansi merupakan suatu kegiatan jasa yang merupakan untuk mempersiapkansuatu informasi kuantitatif, terutama yang mempunyai sifat pengambilan suatu keputusan ekonomis dalam membagikan suatu keputusan pilihan-pilihan yang sangat logis di antara tindakan-tindakan pilihan.

 

10. Pengertian Akuntansi Menurut AICPA

Akuntansi yaitu seni pencatatan, penggolongan, dan pengikhtisaran beberapa cara tertentu di dalam ukuran moneter, transaksi, dan kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan termasuk menafsirkan hasilnya.

Oleh sebab itu, pengertian akuntansi secara singkat yaitu suatu sistem di dalam bisnis yang membahas tentang keuangan dan bagaimana uang itu masuk dan digunakan. Akuntansi itu sangat penting di dalam bisnis sebagai analisis laba dan rugi.

 

 

Tujuan Akuntansi

 

1. Tujuan Akuntansi Secara Umum

  • Menyerahkan suatu informasi tentang keuangan, baik itu modal ataupun passiva suatu perusahaan.
  • Memberikan suatu informasi perihal perubahan di berbagai sumber ekonomi (netto) suatu perusahaan.
  • Menyediakan suatu informasi keuangan perusahaan yang dapat membantu di dalam pembuatan estimasi potensi keuntungan suatu perusahaan.
  • Menyajikan suatu informasi tentang suatu perubahan di berbagai sumber ekonomi perusahaan, baik itu aset, hutang, ataupun modal.
  • Menyediakan suatu informasi lainnya yang terkait dengan laporan keuangan untuk membantu para pengguna laporan tersebut.

 

2. Tujuan Akuntansi Secara Khusus

Secara khusus, tujuan akuntansi ialah untuk menyediakan suatu informasi dalam bentuk laporan yang dapat membawa posisi keuangan, hasil usaha, serta suatu perubahan posisi keuangan lainnya secara wajar sesuai Prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU) atau Generally Accepted Accounting Principles (GAAP).

 

3. Tujuan Akuntansi Secara Kualitatif

Tujuan akuntansi secara kualitatif meliputi beberapa hal sebagai berikut ini:

  • Memberikan suatu informasi yang relevan.
  • Menyampaikan suatu informasi yang telah teruji kebenaran dan validitasnya.
  • Suatu informasi yang telah disampaikan dapat dimengerti oleh para pihak yang berkepentingan.
  • Menyampaikan suatu laporan keuangan untuk kepentingan bersama yang terkait dengan adanya kegiatan suatu perusahaan.
  • Menyediakan suatu informasi transaksi yang tepat waktu atau segera mungkin.
  • Suatu informasi yang telah disampaikan sesuai dengan Prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU) dan dapat diperbandingkan.
  • Penyampaian suatu laporan keuangan harus lengkap dan dapat memenuhi standar pengungkapan suatu laporan keuangan.

 

 

Fungsi Akuntansi

Dari pengertian akuntansi di atas sudah membicarakan tentang sistem suatu pelaporan keuangan termasuk untung rugi suatu perusahaan.

Sehingga, akuntansi sudah dapat dipastikan sangat diperlukan di dalam bisnis karena beberapa fungsinya adalah sebagai berikut :

 

1. Recording Report

Recording report atau merekam catatan transaksi secara sistematis dan kronologis adalah fungsi utama dari suatu akuntansi. Rekam catatan transaksi ini lalu dikirimkan ke Account Ledger sampai pada akhirnya menyiapkan akun akhir untuk mengetahui profit dan loss dari bisnis pada akhir periode suatu akuntansi.

 

2. Melindungi Properti dan Aset

Fungsi akuntansi berikutnya ialah untuk menghitung sejumlah Penyusutan Aset yang sebenarnya dengan memanfaatkan metode yang tepat dan berlaku untuk aset tertentu saja.

Semua catatan tidak sah dari aset yang akan melibatkan suatu bisnis mengalami kebangkrutan. Inilah sebabnya sistem akuntansi disiapkan untuk melindungi properti dan aset bisnis dari pemakaian yang tak sah.

 

3. Mengkomunikasikan Hasil

Fungsi akuntansi selanjutnya ialah untuk mengkomunikasikan sautu hasil dan transaksi yang dicatat ke semua pihak yang tertarik pada bisnis tertentu. contohnya investor, kreditor, karyawan, kantor pemerintahan, peneliti, dan instansi lainnya.

 

4. Meeting Legal

Fungsi akuntansi ini juga berhubungan dengan perancangan dan pengembangan sistem. Contohnya suatu sistem untuk memastikan suatu catatan dan suatu pelaporan hasil selalu memenuhi persyaratan hukum.

Sistem ini nantinya dapat diperlukan untuk mengaktifkan kepemilikan atau wewenang untuk mengajukan pelbagai pernyataan, seperti Pengembalian Penjualan-Pajak, Pengembalian Pendapatan Pajak, dan lain-lain.

 

5. Mengklasifikasikan

Selanjutnya fungsi akuntansi yang tak kalah pentingnya ialah sebagai klasifikasi terkait dengan analisis sistematis dari semua data yang tercatat. Dengan adanya klasfikasi ini akan dapat memudahkan dalam pengelompokkan jenis transaksi atau entri.

Kegiatan klasifikasi ini dilakukan pada buku yang disebut sebagai “Ledger”.

 

6. Membuat Ringkasan

Kegiatan meringkas ini melibatkan suatu penyajian data rahasia dengan penyampaian yang dapat dimengerti dan bermanfaat untuk internal ataupun eksternal pengguna akhir dari suatu laporan akuntansi tersebut.

Kegiatan ini mengarah pada penyusunan laporan sebagai berikut :

  • Neraca Saldo
  • Laporan laba rugi
  • Neraca

 

7. Analisis dan Menafsirkan

Fungsi akuntansi yang terakhir ini yaitu mengerjakan analisis dan menafsirkan data keuangan. Data keuangan yang sudah melalui proses analisis kemudian diinterpretasikan dengan cara yang lebih mudah dipahami sehingga dapat membantu dalam membuat penilaian mengenai kondisi suatu keuangan dan profitabilitas operasional bisnis.

Kecuali hasil analisis tersebut juga dipakai untuk persiapan rencana di masa yang akan datang dan framing dari kebijakan untuk pelaksanaan rencana tersebut.

 

 

Manfaat Akuntansi dalam Bisnis

Bukan hanya teknik pembukuan yang hanya dapat mencakup pencatatan transaksi nya saja. Tetapi, manfaat akuntasi juga cukup penting bagi para pembisnis yang akan memberikan dampak besar bagi perkembangan bisnis tersebut.

Beberapa manfaat akuntasi tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Memberikan suatu informasi keuangan sebagai dasar dari pembuatan keputusan managerial.
  • Menyediakan suatu informasi/ laporan kepada pihak eksternal.
  • Sebagai alat kontrol dan pengendalian keuangan.
  • Sebagai alat evaluasi suatu perusahaan.
  • Menjadi landasan dan dasar dalam mengalokasikan sumber daya.

 

 

Macam – Macam Akuntansi dan Pengertiannya

 

1. Akuntansi Keuangan (Financial atau General Accounting)

Ialah di dalam yang menyangkut suatu pencatatan transaksi-transaksi suatu perusahaan dan penyusunan sebuah laporan berkala yang dimana laporan tersebut bisa memberikan suatu informasi yang berguna bagi manajemen, para pemilik dan kreditor.

 

2. Pemeriksaan Akuntansi (Auditing)

Auditing adalah suatu bidang yang melingkupi suatu pemeriksaan laporan-laporan keuangan yang melalui catatan akuntansi secara bebas yaitu suatu laporan keuangan tersebut akan diperiksa mengenai kejujuran dan kebenarannya.

 

3. Akuntansi Manajemen (Management Accounting)

Akuntansi manajamen yakni suatu bidang akuntansi yang menggunakan baik data historis maupun data-data taksiran di dalam yang membantu manajemen untuk merencanakan suatu operasi-operasi dimasa yang akan datang.

 

4. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)

Akuntansi perpajakan adalah sesuatu yang mencakup penyusunan sebuah laporan-laporan pajak dan pertimbangan tentang sebuah konsekuensi-konsekuensi dari transaksi-transaksi perusahaan yang akan terjadi.

 

5. Akuntansi Budgeter (Budgetary Accounting)

Akuntansi Budgeter merupakan suatu bidang akuntansi yang merencanakan suatu operasi-operasi keuangan (anggaran) untuk bebrapa periode dan menyediakan suatu perbandingan antara operasi-operasi yang sebenarnya dengan operasi yang telah direncanakan.

 

6. Akuntansi untuk Organisasi Nirlaba (Non profit Accounting)

Adalah suatu bidang yang memilih diri dalam suatu pencatatan transaksi-transaksi suatu perusahaan yang tidak mencari laba contohnya seperti organisasi keagamaan dan yayasan-yayasan sosial.

 

7. Akuntansi Biaya (Cost Accounting)

Akuntansi biaya adalah suatu bidang yang menekankan penentuan dan pemakaian biaya serta pengendalian biaya tersebut yang pada umumnya terdapat di dalam suatu perusahaan industri.

 

8. Sistem Akuntansi (Accounting System)

Sistem akuntansi yakni meliputi semua tehnik, metode dan prosedur untuk mencatat dan mengolah suatu data akuntansi dalam rangka memperoleh pengendalian intern yang baik, dimana pengendalian intern yaitu suatu sistem pengendalian yang didapatkan dengan adanya struktur organisasi yang memungkinkan adanya suatu pembagian tugas dan sumber daya manusia yang cakap dan praktek-praktek yang sehat.

 

9. Akuntansi Sosial (Social Accounting)

Akuntansi sosial adalah suatu bidang yang terbaru di dalam akuntansi dan yang sangat sulit untuk dijelaskan secara singkat, kerena menyangkut dana-dana kesejahteraan masyarakat.

 

10. Akuntansi Perbankan

Akuntansi perbankan yaitu akuntansi yang berkaitan dengan suatu kegiatan operasional dan data keuangan lembaga perbankan yang dilakukan secara sistematis untuk memberikan informasi bagi para pihak-pihak yang berkepentingan dengan perbankan baik internal ataupun eksternal.

Pada intinya suatu sistem dan kegiatan akuntansi perbankan sama dengan akuntansi keuangan umum. Yang membedakan yaitu hal-hal berikut ini :

  • Akun-akun yang telah digunakan yaitu akun khusus untuk lembaga perbankan.
  • Suatu laporan keuangan yang dihasilkan harus meliputi laporan tambahan yang dapat menyimpan data transaksi namun belum dapat memengaruhi neraca tetapi harus sudah bisa diperhitungkan oleh pihak bank yaitu laporan rekening administrasi.
  • Ada terdapat 2 sistem pencatatan yang dapat digunakan yakni menggunakan accrual basis untuk pencatatan biaya dan menggunakan cash basis untuk pencatatan pendapatan.

 

11. Akuntansi Internasional (International Accounting)

Akuntansi internasional merupakan suatu akuntansi yang berhubungan dengan perdagangan internasional atau lintas negara. Penerapan akuntansi internasional ini dapat dilakukan pembandingan prinsip-prinsip suatu akuntansi antar negara dan dapat melakukan harmonisasi atas standar akuntansi di dunia.

Hal ini dapat dilakukan karena adanya perbedaan di setiap negara di dalam hal budaya bisnis, politik, nilai mata uang, risiko bisnis dan regulasi.

Akuntansi internasional mulai diterapkan ketika suatu perusahaan melakukan kegiatan ekspor atau impor. Jadi akuntansi internasional merupakan akuntansi yang dapat mengatur kegiatan bisnis lintas negara supaya berjalan dengan baik dan lancar.

 

12. Akuntansi Pendidikan (Educational Accounting)

Akuntansi pendidikan merupakan akuntansi yang berkaitan dengan dunia pendidikan akuntansi baik tenaga pengajar atau dosen akuntansi yang mengajarkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan akuntansi ataupun siswa-siswa yang mempelajari akuntansi tersebut.

Akuntansi ini juga meliputi suatu pengolahan data transaksi keuangan dan penyajian suatu laporan keuangan pada lembaga-lembaga pendidikan.

Fungsinya ialah untuk pengelolaan pembiayaan lembaga pendidikan supaya kegiatan operasional dan aktifitas belajar-mengajar tetap berjalan dengan baik dan lancar.

 

13. Akuntansi Pemerintah (Governmental Accounting)

Akuntansi pemerintah yaitu akuntansi yang berkaitan dengan aktifitas pemerintahan suatu negara. Akuntansi ini termasuk di dalam akuntansi untuk lembaga non profit.

Yang artinya akuntansi pemerintah termasuk jenis akuntansi yang mempunyai tujuan umum untuk menyejahterakan rakyat suatu negara.

Jadi akuntansi ini adalah kegiatan yang memberikan jasa untuk menyediakan suatu informasi keuangan pemerintahan melalui proses pencatatan, pengelompokan, pengikhtisaran dan pelaporan transaksi-transaksi keuangan pemerintah.

Untuk selanjutnya sebuah informasi keuangan itu dapat digunakan sebagai dasar analisa kondisi ekonomi dan keuangan negara serta untuk penentuan kebijakan-kebijakan yang berlaku.

 

14. Sistem Informasi Akuntansi

Sistem informasi akuntansi adalah bagian khusus dari akuntansi ini. Suatu sistem ini ialah bidang akuntansi yang membuat skema perencanaan dan penerapan prosedur untuk mendapatkan pengelolahan transaksi keuangan menjadi sebuah informasi keuangan.

Sistem ini sangat penting dikarenakan kelancaran dan kesuksesan dari proses akuntansi tergantung pada suatu sistem informasi akuntansi yang baik, jelas dan terperinci.

 

Demikianlah penjelasan tentang √ Akuntansi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Dan Macam – Macam Akuntansi Terlengkap Semoga bermanfaat dan menambah lagi wawasan bagi anda yang membacanya dan jangan lupa terus belajar agar kita mengerti ilmu yang ada disekitar kita. Sekian dan Terima kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Akuntansi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat, Dan Macam Akuntansi Menurut Para Ahli Terlengkap
Baca Juga :  √ Reksadana : Pengertian, Jenis, Unsur, Macam, Karakteristik, Manfaat, dan Resiko Secara Lengkap
Baca Juga :  √ Pengertian Assessment, Fungsi, Tujuan, Jenis dan Contoh Terlengkap
Baca Juga :  √ Akuntansi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat, Dan Macam Akuntansi Menurut Para Ahli Terlengkap