√ Sistem : Pengertian Para Ahli, Unsur dan Elemen Terlengkap

Diposting pada
√ Sistem : Pengertian Para Ahli, Unsur dan Elemen Terlengkap
5 (100%) 12 votes

√ Sistem : Pengertian Para Ahli, Unsur dan Elemen Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda. Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Sistem. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Sistem : Pengertian Para Ahli, Unsur dan Elemen Terlengkap
√ Sistem : Pengertian Para Ahli, Unsur dan Elemen Terlengkap

 

Pengertian Sistem

 

Asal kata Sistem ini berasal dari bahasa Latin systema” dan bahasa Yunani “sustema” yang artinya suatu kesatuan, dimana system yang ada didalamnya terdiri dari berbagai komponen serta elemen yang saling terhubung bertujuan dalam memudahkan aliran baik itu suatu informasi, materi, atau energi.

Sistem merupakan suatu kumpulan objek atau berbagai unsur-unsur atau juga bagian-bagian yang memiliki arti yang berbeda-beda yang saling memiliki hubungan, saling berkerjasama dan juga saling memengaruhi satu sama lain.

Serta memiliki suatu keterikatan pada rencana atau plane yang sama dalam mencapai suatu tujuan tertentu pada lingkungan yang sangat kompleks.

Secara terminologi, sistem ini dipakai dalam berbagai macam cara yang luas sehingga ini sangat sulit untuk dapat mendefinisikan atau mengartikannya sebagai suatu pernyataan yang dapat merangkum seluruh penggunaannya dan yang cukup ringkas untuk dapat memenuhi apa yang menjadi maksud dan tujuannya.

Hal tersebut dapat disebabkan bahwa pengertian sistem itu bergantung dari suatu latar belakang mengenai cara pandang orang yang mencoba untuk dapat mendefinisikannya.

 

 

Pengertian Sistem Menurut Para Ahli

 

1. Gordon B. Davis

Sistem ini terbentuk berdasarkan dari berbagai bagian yang masih erat kaitannya yang mana beroperasi bersama – sama supaya bisa mencapai beberapa tujuan serta sasaran.

 

2. Poerwadarminta

Sistem ialah sekelompok hal yang terdiri dari beberapa bagian baik itu berupa alat atau yang lainnya yang bekerja bersama-sama dalam melaksanakan suatu tujuan tertentu.

 

3. Salisbury

Sistem merupakan sekelompok yang terdiri atas bagian atau berbagai komponen yang dapat melakukan kerja sama sebagai satu kesatuan fungsi.

 

4. James Havery

System adalah suatu prosedur yang sangat logis serta rasional berfungsi dalam membuat suatu rancangan atau suatu rangkaian dari berbagai komponen yang masih ada hubungannya antara satu dengan yang lainnya.

 

5. Henry Prat Fairchild dan Eric Kohler

Sistem adalah sesuatu hal dari rangkaian yang saling berhubungan dengan berbagai bagian dari yang sangat terkecil, jika pada bagian atau sub bagian tersebut terganggu, maka bagian yang lainnya akan ikut ikut merasakan dari gangguan yang terjadi tersebut.

 

6. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

System yang berarti sebuah Perangkat dan yang mempunyai unsur yang secara tertata saling terkait sehingga terbentuk suatu totalitas pencernaan berupa makanan, pernapasan, dan peredaran darah pada tubuh.

 

7. Murdick, R. G

Sistem yang artinya sepaket dan terdiri dari berbagai elemen dengan dapat membentuk suatu kumpulan yang beradasarkan dari berbagai prosedur atau juga berbagai bagian pengolahan bertujuan dalam mencari suatu tujuan bersama dengan menggunakan cara mengoperasikan data atau juga barang sehingga hasilnya menjadi Informasi.

 

8. John Mc Manama

Sistem adalah suatu struktur konseptual yang tersusun dari berbapa fungsi yang saling terkait bekerja menjadi satu kesatuan organic dalam mencapai suatu hasil yang di inginkan secara efektif dan efisien.

 

9. Mulyadi

Sistem sebenarnya adalah sekelompok unsur yang sangat erat kaitannya terhadap satu dengan yang lain, dimana bekerja atau juga berfungsi bersamaan agat mencapai tujuan tertentu.

 

10. Shlomo Avineri dalam buku Reason and Revolution

Sistem merupakan suatu pengabungan dari beberapa unsur yang saling berkaitan dan juga bukan menyatukan unsur yang ada, sehingga adanya pergerakan atau suatu interaksi yang menjalankan sebuah sistem yang hidup atau bergerak.

 

11. Indrajit

Sistem adalah berbagai kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.

 

12. Davis, G.B

Sistem secara fisik ialah berbagai kumpulan dari elemen-elemen yang beroperasi bersama-sama untuk dapat menyelesaikan suatu sasaran.

 

13. Jerry FutzGerald

Sistem ialah suatu jaringan kerja dari berbagai prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk dapat melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.

 

14. Dr. Ir. Harijono Djojodihardjo

Suatu sistem yakni sekumpulan objek yang dapat mencakup suatu hubungan fungsional antara tiap-tiap objek dan hubungan antara ciri tiap objek, dan yang secara keseluruhan ini merupakan suatu kesatuan secara fungsional.

 

15. Lani Sidharta

Sistem yakni sebagai himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.

 

16. Colin Cherry

Sistem yaitu suatu keseluruhan yang telah dibentuk dari berbagai macam bagian atau juga suatu assambel dari berbagai macam sifat dan bagian-bagian tersebut.

 

17. Jogianto

Sistem merupakan suatu gabungan dari berbagai elemen yang salaing berhubungan dan berinteraksi untuk dapat menyelesaikan tujuan tertentu. Sistem ini juga menggambarkan kejadian- kejadian dan kesatuan adalah obyek nyata.

 

18. Prajudi

Sistem ialah suatu jaringan yang terdiri dari beberapa prosedur yang saling memiliki keterkaitan satu sama lain berdasarkan pola atau skema yang bulat untuk dapat menggerakkan suatu fungsi yang utama dan suatu urusan ataupun usaha.

 

19. W.J.S Poerwadarminta

Sistem ialah sekelompok bagian atau juga alat dan sebagainya yang saling bekerjasama untuk bisa melakukan suatu maksud.

 

20. R. Fagen dan A.Hall

Sistem merupakan suatu kumpulan objek yang meliputi hubungan antara objek-objek tersebut atau Understanding of the system is a set of objects, which can includes the relationship between the objeck, serta hubungan antara sifat yang mereka punya juga (the relationship between their properties also).

 

 

Tujuan Sistem

 

  • Untuk dapat mendukung fungsi manajemen.
  • Untuk bias membantu pengambilan keputusan yang paling tepat.
  • Untuk dapat membantu kegiatan operasional suatu perusahaan.

 

 

Jenis – Jenis Sistem

 

1. Berdasarkan Keterbukaan

  • Sistem Terbuka yaitu salah satu sistem yang dapat dipengaruhi oleh pihak luar karena adanya akses terbuka.
  • Sistem Tertutup yaitu suatu sistem yang tidak dapat dipengaruhi oleh pihak luar karena aksesnya tertutup.

 

2. Berdasarkan Komponen

  • Sistem Fisik yaitu suatu sistem yang memiliki sebuah komponen energi dan materi.
  • Sistem Non-Fisik yaitu suatu sistem yang bentuknya berupa abstrak, misalnya berupa ide, konsep, dan hal-hal lainnya.

 

 

Syarat – Syarat Sistem

 

  1. Sistem harus dibentuk untuk dapat menyelesaikan suatu masalah.
  2. Elemen sistem juga harus mempunyai rencana.
  3. Adanya suatu hubungan diantara elemen.
  4. Unsur dasar dari suatu proses yang terdiri dari arus informasi, energi dan material yang lebih penting dari pada elemen sistem.
  5. Lebih penting dari tujuan organisasi dari pada tujuan elemen.

 

 

Unsur – Unsur Sistem

 

  • Obyek yakni yang ada di dalam sistem terdapat sekumpulan obyek (fisik atau abstrak) dalam bentuk elemen, bagian, atau variabel.
  • Atribut merupakan sesuatu yang sangat menentukan mutu atau sifat kepemilikan suatu sistem dan obyeknya.
  • Hubungan Internal yaitu setiap elemen yang saling terikat menjadi satu kesatuan.
  • Lingkungan ialah sebuah tempat atau wilayah dimana sistem berada.

 

 

Elemen Sistem

 

  • Tujuan yaitu salah satu sistem dibuat untuk mencapai tujuan (output) tertentu yang ingin dicapai.
  • Masukan yakni semuanya yang masuk ke dalam suatu sistem akan diproses, baik itu obyek fisik maupun abstrak.
  • Proses yaitu sebuah transformasi dari masukan menjadi keluaran yang lebih memiliki nilai, misalnya suatu produk atau informasi. Namun juga dapat berupa hal yang tak berguna sama sekali, misalnya limbah.
  • Keluaran ini adalah sebuah hasil dari pemrosesan dimana wujudnya bisa dalam bentuk informasi, saran, cetakan laporan, produk, dan lain-lain.
  • Batas ialah sesuatu yang dapat memisahkan antara sistem dan daerah di luar sistem. Dalam hal batas ini akan menentukan konfigurasi, ruang lingkup, dan hal-hal lainnya.
  • Pengendalian dan Umpan Balik yaitu sebuah mekanismenya dapat dilakukan dengan memakai feedback terhadap keluaran untuk dapat mengendalikan masukan maupun proses.
  • Lingkungan ialah segala sesuatu di luar sistem yang dapat berpengaruh pada sistem, baik menguntungkan maupun merugikan.

 

 

Ciri – Ciri Sistem

 

1. Komponen Sistem

Suatu sistem yang terdiri dari sejumlah komponen yang saling berhubungan satru sama lain, yang berarti saling berkerjasama untuk dapat membentuk suatu kesatuan.

Pada komponen sistem tersebut terdiri atas beberapa komponen yang berupa beberapa bagian dari sistem atau subsistem di dalamnya.

 

2. Batasan Sistem (Boundary)

Batasan sistem ini juga membatasi antara suatu sistem dengan sistem lainnya dan juga dengan lingkungan luar. Batasan sistem tersebut dapat memungkinkan sebuah sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batasan sistem menampilkan suatu ruang lingkup atau scope tertentu pada sebuah sistem.

 

3. Lingkungan Luar Sistem

Lingkungan luar sistem adalah sebuah operasi diluar batas dari sistem yang mempengaruhi sistem tersebut. Lingkungan bisa saja bersifat menguntungkan dan juga yang harus tetap dijaga, tetapi yang bersifat tidak menguntungkan juga perlu dijaga dan dapat dikendalikan, kalau tidak mengganggu kelangsungan operasi dari sistem tersebut.

 

4. Penghubung Sistem (Interface)

Penghubung sistem yaitu sebuah alat penghubung antara subsistem dengan subsistem lain. Dengan hubungan-hubungan tersebut maka dapat memungkinkan suatu sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lainnya.

 

5. Masukan Sistem atau Input

Masukan sistem ialah sebuah energi yang dimasukkan pada suatu sistem tertentu yang bisa berupa perawatan input dan signal input.

Maintenance Input adalah salah satu energi yang dimasukkan agar sistem bisa berjalan atau beroperasi dengan semestinya. Sedangkan signal input adalah suatu energi yang diproses untuk dapat memperoleh keluaran atau hasil.

 

6. Keluaran Sistem atau Output

Keluaran sistem adalah sebuah hasil dari energi yang telah diproses dan diklasifikasikan menjadi hasil (output) yang bermanfaat dan juga hasil sisa pembuangan.

 

7. Pengolah Sistem

Suatu sistem yang menjadi sebuah pengolah yang mengubah masukan menjadi keluaran. Sistem produksi ini mengolah bahan baku tersebut untuk bisa dijadikan bahan jadi.

 

8. Sasaran Sistem

Suatu sistem tentunya juga memiliki tujuan atau sasaran berupa objek. Tujuan dari sistem tersebut sangat menentukan suatu masukan yang dibutuhkan oleh sistem dan keluaran yang akan dihasilkan.

 

 

Pelaku Sistem

 

1. Pemakai

Pada umumnya ada tiga jenis pemakai yaitu berupa operasional, pengawas dan eksekutif.

 

2. Manajemen

Tiga jenis manajemen ini yaitu suatu manajemen pemakai yang bertugas menangani pemakaian dimana sistem baru diterapkan, manajemen sistem yang dappat diterapkan dalam pengembangan sistem itu sendiri dan manajemen umum yang terlibat dalam suatu strategi perencanaan sistem dan sistem pendukung pengambilan keputusan.

 

3. Pemeriksa

Pemeriksa biasanya juga dapat menentukan segala sesuatunya berdasarkan ukuran-ukuran standar yang dikembangkan pada banyak perusahan sejenis.

 

4. Penganalisa Sistem

Fungsi-fungsinya antara lain seperti berikut ini :

  • Arkeolog yaitu yang dapat menelusuri bagaimana sebenarnya sistem lama ini berjalan, bagaimana sistem tersebut dijalankan, dan segala hal yang menyangkut sistem lama.
  • Inovator yaitu yang bisa membantu untuk mengembangkan dan membuka wawasan pemakai bagi kemungkinan-kemungkinan lain.
  • Mediator yaitu yang bisa menjalankan fungsi komunikasi dari semua level, antara lain pemakai, manajer, programmer, pemeriksa dan pelaku sistem lainnya yang juga mungkin belum punya sikap dan cara pandang yang sama.
  • Pimpinan Proyek yakni suatu penganalisa sistem haruslah personil yang lebih berpengalaman dari programmer atau desainer. Selain itu dapat mengingat penganalisa sistem umumnya ditetapkan terlebih dahulu dalam suatu pekerjaan sebelum yang lain bekerja, yakni sesuatu hal yang wajar jika penanggung jawab pekerjaan menjadi porsi penganalisa sistem.

 

5. Pendesain Sistem

Pendesain sistem ini menerima sebuah hasil penganalisa sistem berupa kebutuhan pemakai yang tidak berorientasi pada teknologi tertentu, yang kemudian dapat ditransformasikan ke desain arsitektur tingkat tinggi dan dapat diformulasikan oleh programmer.

 

6. Programmer

Setelah penganalisa sistem ini memberikan hasil kerjanya dan kemudian diolah oleh pendesain sistem baru programmer dapat mulai bekerja. Karena itu programmer akan baru mulai bekerja setelah penganalisa sistem selesai dengan pekerjaannya.

 

7. Personil Pengoperasian

Pelaku ini juga bertugas dan bertanggung jawab pada pusat komputer misalnya jaringan, keamanan perangkat keras, keamanan perangkat lunak, pencetakan, dan back-up.

 

 

Klasifikasi Pembagian Sistem

 

1. Deterministik Sistem

Sistem yang dimana beberapa operasi (input atau output) yang terjadi didalamnya dapat diketahui dengan pasti.

Contohnya yaitu:

  • Program komputer, yang dapat melaksanakan secara tepat sesuai dengan rangkaian instruksinya.
  • Sistem penggajian.

 

2. Probabilistik Sistem

Sistem yang dimana input dan prosesnya dapat didefinisikan, tetapi output yang dapat dihasilkan tidak dapat diketahui dengan pasti.

Contohnya yaitu :

  • Sistem penilaian ujian.
  • Sistem pemasaran.

 

3. Open Sistem

Sistem yang akan mengalami pertukaran materi, informasi atau energi dengan lingkungan. Sistem ini dapat juga menyesuaikan diri dengan lingkungannya sehingga dapat meneruskan eksistensinya.

Contohnya yakni :

  • Sistem keorganisasian yang memiliki suatu kemampuan.

 

4. Closed Sistem

Sistem fisik dimana pada prosesnya tidak mengalami materi, informasi atau energi dengan lingkungan.

Contohnya yakni :

  • Reaksi kimia dalam tabung berisolasi dan tertutup.

 

5. Relatively Closed Sistem

Sistem yang tertutup tetapi juga masih bisa menerima pengaruh lain. Sistem ini dapat menerima sebuah pengaruh dari luar yang sudah didefinisikan dalam batas tertentu.

Contohnya saja :

  • Sistem Komputer

 

6. Artifical Sistem

Sistem yang dapat meniru atau mengcopy kejadian dalam alam. Sistem ini ciptakan berdasarkan kejadian di alam yang mana manusia tidak dapat melakukannya.

Contoh :

  • Sistem AI, yaitu sebuah program komputer yang mampu membuat sistem komputer seolah-olah mempunyai kemampuan berpikir.

 

7. Natural Sistem

Sistem yang dibentuk dari suatu kejadian yang alami.

Contoh :

  • Laut, pantai, atmosfer, tata surya, dsb.

 

Demikianlah penjelasan mengenai √ Sistem : Pengertian Para Ahli, Unsur dan Elemen Terlengkap. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membaca. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Audit : Pengertian, Tujuan, Jenis dan Manfaat Terlengkap

Baca Juga :  √ Analisis SWOT : Pengertian, Manfaat, Unsur, dan Contoh Terlengkap

Baca Juga :  √ Analisis Data : Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Prosedur Terlengkap

Baca Juga :  √ Manajemen Aset: Pengertian, Tujuan, Klasifikasi, Siklus dan Contoh Asset Management