√ Manajemen Kas : Pengertian, Tujuan, Sumber, Aspek, Motif Dan Faktornya Lengkap

Diposting pada
√ Manajemen Kas : Pengertian, Tujuan, Sumber, Aspek, Motif Dan Faktornya Lengkap
5 (100%) 24 vote[s]

√ Manajemen Kas : Pengertian, Tujuan, Sumber, Aspek, Motif Dan Faktornya Lengkap – Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel ini. Pada pembahasan kali ini juga akan dibahas mengenai Manajemen Kas. Mulai dari pengertian, tujuan, sumber, aspek dan faktornya dari Manajemen Kas yang akan dibahas secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini.

 

Manajemen Kas : Pengertian, Tujuan, Sumber, Aspek, Motif Dan Faktor Lengkap

 

Pengertian Manajemen Kas

Manajemen Kas ialah suatu proses pengumpulan dan pengaturan kas perusahaan. Selain itu manajemen kas juga meliputi sebuah proses pemanfaatan kas untuk investasi dalam jangka pendek ataupun jangka panjang.

Manajemen kas yakni kunci dalam menjaga stabilitas dan solvabilitas (kesanggupan untuk membayar utang) perusahaan. Bendahara perusahaan atau manajer keuangan selalu bertanggung jawab terhadap keseluruhan manajemen kas dan tanggung jawab lainnya sesuai kaitan dengan kesanggupan membayar utang.

Manajemen kas akan berhasil jika bisa menghindari lilitan hutang, meningkatkan tingkat pengumpulan kas, memilih investasi jangka pendek yang sesuai dan menambah jumlah kas pada perusahaan untuk meningkatkan posisi kas dan profit perusahaan.

Kemampuan melakukan manajemen kas sangat penting, terutama untuk perusahaan baru yang tidak terlalu besar, karena biasanya perusahaan ini mempunyai akses yang minim terhadap pinjaman, sedangkan untuk biaya dimuka untuk operasionalnya cukup besar. Bijak dalam melakukan manajemen kas bisa membantu perusahaan dalam menghadapi biaya yang tak terduga.

 

 

Tujuan Manajemen Kas

Pada dasarnya manajemen kas ini bertujuan untuk mempertimbangkan sebuah risiko dana imbal hasil supaya terjadi keseimbangan antara mempunyai terlalu banyak atau sedikit kas.

Bila terlalu sedikit kas yang diinvestasikan, jika mengurangi kesempatan untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih menguntungkan dimasa yang akan datang. Tapi jika terlalu banyak kas yang diinvestasikan, maka akan terjadi cash insolvency.

Kas yang cukup akan meningkatkan kemampuan perusahaan memenuhi segala pengeluaran yang dibutuhkan oleh perusahaan. Kas yang cukup bisa diartikan sebagai cadangan kas yang dipelihara pada titik minimum sehingga tidak terlalu banyak kas yang ideal dan justru dapat mendatangkan potensi keuntungan bila diinvestasikan pada instrumen investasi lainnya.

 

Selain itu, target Manajemen Kas mencakup 2 perihal yakni sebagai berikut :

  • Likuiditas

Likuiditas merupakan Manajemen yang perlu mengerti menjaga likuiditas dan kuantitas kas yang perlu tersedia didalam perusahaan.

 

  • Earning

Earning yaitu Setiap pengeluaran perusahaan perlu bertujuan untuk mendapatkan hasil yang lebih besar dibandingkan dengan kas yang dikeluarkan. dari pada itu, manajemen perlu menjamin pembayaran yang dijalankan secara ekonomis.

 

 

Sumber Manajemen Kas

Dalam pengaturan kas, terdapat beragam sumber arus kas yang dipunyai perusahaan, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Hasil transaksi perdagangan termasuk piutang
  • Penjualan aktiva
  • Tanda bukti terhadap hutang seperti wesel, obligasi maupun hutang bank
  • Adanya tambahan modal dari pemilik perusahaan
  • Perolehan kas dari bagian saham, pembayaran sewa, hadiah ataupun pajak periode sebelumnya.
  • Pendapatan dari luar usaha, seperti bunga.

 

 

Aspek Manajemen Kas

Terdapat 3 aspek penting didalam menggerakkan manajemen kas, diantaranya yakni sebagai berikut :

 

1. Administrasi Kas Harian

Administrasi kas harian yaitu sebuah teratur administrasi penerimaan dan pengeluaran kas serta saldo kas akhir agar sanggup disiapkan laporan kas yang baru, yang sanggup menambahkan informasi mengenai struktur penerimaan, pengeluaran, dan saldo akhir kas sementara diperlukan.

Informasi arus kas yang satu ini sendiri bermanfaat untuk menilai sebuah kemampuan perusahaan didalam membuahkan kas dan memungkinkan pemakai mengembangkan type untuk menilai dan memperbandingkan nilai sekarang dari arus era depan dari beragam perusahaan.

Dengan pengelolaan sebuah administrasi kas harian yang baik maka akan menambahkan kegunaan dan dampak yang baik bagi perusahaan.

 

2. Budget Kas

Budget kas itu sangat dibutuhkan didalam menganalisa kegiatan perekonomian supaya sanggup terjadi dengan baik dan sesuai dengan target perusahaan.

 

3. Persediaan Besi Kas

Setiap manajer keuangan suatu perusahaan selalu mengusahakan supaya didalam perusahaan terjadi aliran kas yang teratur. Untuk itu, aliran kas masuk perlu diusahakan sesuai dengan sebuah aliran kas keluar. Lebih tepatnya, tidak terjadi kelebihan atau kekurangan saldo kas.

Saldo kas yang berlebihan sanggup mengorbankan rentabilitas karena sejumlah uang kas yang tertanam tidak produktif. Sebaliknya, kecuali terjadi kekurangan kas sanggup sebabkan perusahaan tidak sanggup untuk menggerakkan operasinya dengan baik dan tidak sanggup memenuhi kewajiban yang perlu dibayar.

 

 

Motif Manajemen Kas

Adapun motif didalam manajemen kas dibagi menjadi 4 yakni sebagai berikut :

 

1. Motif Transaksi
Perusahaan perlu uang tunai untuk membiayai kegiatan sehari-hari perusahaan seperti membayar gaji/upah, membayar tagihan, belanja barang dan membayar hutang.

 

2. Motif Berjaga – Jaga
Motif yang satu ini mempuynyai tujuan untuk berjaga-jaga kecuali tersedia keperluan yang tidak terduga.

 

3. Motif Spekulasi
Motif spekuasi ini dipakai untuk menyita keuntungan kecuali tersedia kesempatan. Contohnya yaitu, perusahaan menginvestasikan kas yang dipunyai terhadap sekuritas dengan harapan sesudah belanja sekuritas harganya akan naik.

 

4. Motif Compensating Balance
Pada dasarnya, motif ini berkaitan dengan keterpaksaan sebuah perusahaan meminjam sejumlah uang terhadap bank.

 

 

Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Manajemen Kas

Terdapat sebagian faktor yang merubah sebvuah pertambahan dan berkurangnya suatu kas didalam perusahaan, diantaranya yakni sebagai berikut :

 

1. Faktor Penyebab Bertambahnya Kas
Berikut sebagian aspek yang merubah pertambahan kas perusahaan, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Investasi dari pemilik saham
  • Hutang dari luar perusahaan
  • Piutang
  • Penyusutan
  • Penjualan kas
  • Penjualan aktiva tetap

 

2. Faktor Penyebab Berkurangnya Kas
Adapun aspek penyebab berkurangnya suatu kas didalam perusahaan, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Buy back saham
  • Pemenuhan kewajiban seperti hutang dan bunga
  • Pembiayaan deviden
  • Kegiatan operasional
  • Pembelian aktiva tetap
  • Pembayaran hutang perdagangan.

 

Demikianlah penjelasan tentang  Manajemen Kas : Pengertian, Tujuan, Sumber, Aspek, Motif Dan Faktor Lengkap.  Semoga bermanfaat bagi para pembaca. Terima Kasih

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Strategi Pemasaran : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Konsep, dan Contohnya Terlengkap

Baca Juga :  √ Manajemen Konstruksi : Pengertian, Peran, Fungsi, Tujuan dan Tugasnya Terlengkap
Baca Juga :  √ Manajer : Pengertian, Fungsi, Etika, Keterampilan, Tingkatan, dan Peranannya Terlengkap
Baca Juga :  √ Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Komponen & Strateginya Lengkap