√ Pasar Persaingan Sempurna : Pengertian, Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

Diposting pada
√ Pasar Persaingan Sempurna : Pengertian, Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap
5 (100%) 21 vote[s]

√ Pasar Persaingan Sempurna : Pengertian, Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Pasar Persaingan Sempurna. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Pasar Persaingan Sempurna : Pengertian, Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap
√ Pasar Persaingan Sempurna : Pengertian, Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

 

Pengertian Pasar Persaingan Sempurna

 

Pasar Persaingan Sempurna ini juga merupakan sebuah pasar dengan berbagai kondisi dimana para penjual dan pembeli jumlahnya ini sangat banyak dan jenis produknya yang dapat dijual bersifat homogen (serupa) serta adanya suatu permintaan dan penawaran yang bergerak secara bebas.

Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Competition Market) merupakan pasar yang dimana para pembeli dan juga penjual tidak bisa mempengaruhi harga suatu barang secara individu.

Dengan begitu, penentuan harga barang tersebut yang dijual di pasar ialah suatu hasil kesepakatan bersama antara para pembeli dan penjual.

 

 

Pengertian Pasar Persaingan Sempurna Menurut Para Ahli

 

1. Adiwarman A. Karim

Pasar Persaingan Sempurna ialah pasar di mana penjual tidak dapat menentukan harga dan hanya dapat menjual dengan harga yang berlaku di pasar.

Persaingan sempurna dalam kondisi paling ekstrem ketika penjual benar-benar tidak dapat menentukan harga.

 

2. Wilson Bangun

Pasar Persaingan Sempurna yaitu bentuk pasar tertua di dunia. Bentuk pasar ini secara efektif digunakan di negara yang membutuhkan kebebasan transaksi bagi para pelaku ekonomi.

Baca Juga :  √ Pasar Modern : Pengertian, Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

 

3. Sadono Sukirno

Pasar Persaingan Sempurna yakni industri di mana terdapat banyak penjual dan pembeli, dan setiap penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga produk di pasar.

 

 

Ciri – Ciri Pasar Persaingan Sempurna

 

  • Barang, produk atau jasa yang disediakan bersifat homogen atau kesamaan jenis.
  • Penjual dan pembeli berjumlah banyak.
  • Penjual bersifat pengambil harga yang telah ditentukan (price taker).
  • Kondisi pasar yang bersifat sensitive terhadap suatu perubahan pasar yang dapat dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran.
  • Harga yang sudah ditentukan oleh pasar.
  • Antara para penjual dan pembeli sama-sama memiliki suatu informasi lengkap tentang pasar.
  • Semua perusahan bebas dan juga mudah untuk keluar masuk pasar karena sebuah pengaruh mobilitas yang tidak terbatas dan tidak ada biaya yang dikeluarkan untuk dapat memindahkan faktor produksi.
  • Tidak ada campur tangan pemerintah.

 

 

Contoh Pasar Persaingan Sempurna

 

  • Penjual dan pembeli beras mengikuti harga beras sesuai dengan harga yang telah ditentukan, sehingga mereka tidak dapat menentukan harga mereka sendiri.
  • Harga beras adalah hasil dari perjanjian tawar menawar atas permintaan beras di masyarakat.
  • Meskipun ada beberapa jenis beras yang dijual, pasar komoditas beras relatif homogen. Harga masing-masing jenis beras umumnya sedikit berbeda.
  • Dalam komoditas beras, ada banyak produsen dan konsumen.

 

 

Kelebihan Pasar Persaingan Sempurna

 

  • Peluang untuk mengeksploitasi konsumen sangat rendah karena dalam pasar ini penjual tidak memiliki kekuatan memonopoli harga dan mereka tidak bisa mempengaruhi harga produk.
  • Konsumen bisa memperoleh produk yang telah terstandarisasi tanpa harus mengkhawatirkan tempat pembeliannya karena produk tetap sama.
  • Pasar persaingan sempurna sangat berorientasi kepada konsumen sehingga mereka akan selalu dianggap sebagai raja. Penjual tidak akan dapat mengecewakan konsumen karena mereka dapat beralih ke penjual lainnya.
  • Tidak membutuhkan biaya iklan yang banyak bahkan tidak ada sama sekali karena produk yang ditawarkan homogen.
Baca Juga :  √ Pasar Tradisional : Pengertian, Ciri, Jenis, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

 

 

Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna

 

  • Tidak ada insetif bagi penjual untuk berinovasi atau mengembangkan produk karena margin keuntungan yang tetap dan penjual tidak dapat membebankannya kepada konsumen.
  • Sangat sedikit hambatan untuk masuk ke dalam pasar sehingga perusahaan manapun dapat masuk untuk menjual produk. Hal ini dapat berdampak pada perusahaan lama tidak dapat tinggal diam karena mereka berpeluang kehilangan pasar karena hadirnya perusahaan baru.
  • Lokasi tempat usaha yang baik dapat menghasilkan penjualan yang lebih banyak dibandingkan dengan tempat usaha yang tidak baik.

 

 

Sistem Penentuan Harga Dalam Pasar Persaingan Sempurna

 

1. Hukum Permintaan

Bunyi dari hukum permintaan adalah sebagai berikut: semakin rendah harga suatu barang atau jasa, maka akan semakin banyak juga tingkat permintaan atas barang atau jasa tersebut.

Begitu juga sebaliknya. Semakin tinggi harga suatu barang atau jasa, maka akan semakin sedikit tingkat permintaan atas barang atau jasa tersebut.

 

2. Hukum Penawaran

Bunyi dari hukum penawaran adalah sebagai berikut: semakin tinggi harga suatu barang atau jasa, maka semakin banyak jumlah barang yang siap untuk ditawarkan.

Begitu juga sebaliknya. Semakin rendah harga suatu barang atau jasa, maka akan semakin sedikit jumlah barang atau jasa yang siap untuk ditawarkan.

Berdasarkan kedua hukum di atas, maka bisa dikatakan kalau harga di pasar terbentuk melalui keseimbangan dari hasil permintaan dan penawaran barang yang tercipta dengan sendirinya.

Di mana harga tersebut dianggap menguntungkan dan disetujui oleh kedua belah pihak (penjual dan pembeli).

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Pasar Persaingan Sempurna : Pengertian, Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

Baca Juga :  √ Manajemen Keuangan : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Prinsip, Aktivitas, Contoh dan Ruang Lingkupnya Lengkap

 

Baca Juga Artikel :