√ Pasar Oligopsoni : Pengertian, Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

Diposting pada
√ Pasar Oligopsoni : Pengertian, Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap
5 (100%) 21 votes

√ Pasar Oligopsoni : Pengertian, Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Pasar Oligopsoni. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Pasar Oligopsoni : Pengertian, Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap
√ Pasar Oligopsoni : Pengertian, Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

 

Pengertian Pasar Oligopsoni

 

Pasar Oligopsoni merupakan salha satu bentuk pasar yang di dalamnya terdapat dua atau juga lebih pembeli (umumnya pelaku usaha) yang menguasai pasar dalam hal penerimaan pasokan, atau juga berperan sebagai pembeli tunggal atas suatu barang atau jasa di dalam suatu pasar komoditas.

Pasar Oligopsoni ialah salah satu bentuk dari Pasar Persaingan Tidak Sempurna, yaitu salah satu pasar yang belum terorganisir dengan sangat baik dan sering timbul ketidakadilan di dalam pasar.

 

 

Ciri – Ciri Pasar Oligopsoni

 

1. Terdapat Beberapa Pembeli

Di dalam pasar Oligopsoni ini terdapat beberapa pembeli yang menguasai pasar dimana tugasnya adalah membeli berbagai produk-produk yang dihasilkan oleh para produsen.

Meskipun menguasai pasar, para pembeli juga tidak bisa bertindak semaunya karena akan dapat merugikan dirinya sendiri.

Jika para pembeli melakukan kesalahan, produsen ini bisa saja memilih pembeli lain yang punya jaringan dan juga dana yang kuat.

 

2. Umumnya Pembeli Adalah Distributor

Pada pasar ini, sebagian besar para konsumennya ialah distributor. Mereka yang membeli suatu produk dapat dihasilkan produsen untuk dijual kembali ke para konsumen akhir.

Baca Juga :  √ Pasar Monopoli : Pengertian, Ciri, Faktor, Jenis, Kelemahan & Kelebihannya Lengkap

 

3. Produknya Adalah Bahan Mentah

Semua produk yang dijual di pasar ini adalah produk mentah atau bahan setengah jadi yang harus diolah agar dapat digunakan.

Para pembeli kemudian mengolah bahan mentah tersebut dan menjualnya ke konsumen akhir.

 

4. Harga Produk Cenderung Stabil

Di dalam pasar Oligopsoni, para produsen dan konsumen saling memiliki ketergantungan satu sama lain.

Sehingga, ketika para produsen menaikkan suatu harga maka konsumen akan berpindah ke para produsen lain yang menawarkan harga lebih murah.

Saat terjadi masalah perekonomian, misalnya terjadi suatu inflasi atau deflasi, maka para pihak produsen dan konsumen akan sama-sama menanggungnya.

 

5. Jenis Barang Sedikit

Produk di pasar Oligopsoni ini biasanya adalah komoditas, misalnya cengkeh, padi, susu sapi, dan lain-lain. Namun, pasar ini terbentuk berdasarkan potensi yang ada di suatu daerah.

Misalnya saja potensi di suatu daerah ialah cengkeh, maka pasar Oligopsoni di daerah tersebut dapat dikuasai oleh cengkeh saja.

 

6. Pendapatan Merata

Pendapatan para penjual di pasar ini cenderung merata karena di pasar ini tidak terjadi monopoli ataupun penentuan secara semena-mena.

 

 

Kelebihan Pasar Oligopsoni

 

  • Hak-hak produsen terlindungi dengan baik meski pembeli berperan sebagai penguasa. Hal ini bisa terpenuhi karena terdapat beberapa pembeli, sehingga ketika penjual merasa dirugikan maka ia bisa berpindah ke pembeli lain.
  • Pembeli tidak bisa bertindak semaunya, meski bisa menentukan harga, pembeli harus menyesuaikan harga dengan barang yang dibeli agar produsen mau menjual kepadanya.
  • Meski masih belum terorganisir dengan baik, tapi umumnya pasar ini mengedepankan keadilan, menghindari kecurangan, dan tidak menyalahgunakan kebebasan.

 

 

Kekurangan Pasar Oligopsoni

 

  • Kualitas produk kurang terjaga dengan baik karena penjualan cenderung mudah. Produsen kurang memperhatikan kualitas karena terdapat beberapa pembeli besar dan mudah menjual produknya sehingga kualitas kurang terjaga.
  • Cukup rentan terjadi manipulasi dimana beberapa pembeli melakukan kerjasama memanipulasi keadaan yang bisa merugikan produsen. Biasanya manipulasi tersebut terjadi karena pembeli ingin mendapatkan harga yang lebih murah.
  • Kemudahan dalam hal jual-beli menyebabkan kurangnya kreatifitas. Produsen hanya fokus pada produksi tanpa merasa perlu melakukan inovasi dan kreatifitas terhadap produk dan bisnis mereka.
Baca Juga :  √ Pengertian Pasar, Ciri - Ciri, Fungsi dan Jenisnya Terlengkap

 

 

Contoh Pasar Oligopsoni

 

Contoh dari pasar oligopsoni misalnya pasar wortel di sebuah desa. Di sini petani wortel ini dapat menjual wortel mereka kepada beberapa pedagang di desanya untuk bisa dijual kembali ke kota.

Contoh lainnya yang paling menggambarkan pasar adalah usaha konstruksi bangunan.

Usaha ini ada banyak, tetapi ada beberapa pelanggan yang ingin menggunakan jasa konstruksinya berdasarkan pesanan yang sudah disepakati.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Pasar Oligopsoni : Pengertian, Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :