√ Proposal : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Unsur dan Jenis Terlengkap

Diposting pada

√ Proposal : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Unsur dan Jenis Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di sarjanaekonomi.co.id. Kali ini akan membahas mengenai Proposal.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Proposal? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Proposal : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Unsur dan Jenis Terlengkap
√ Proposal : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Unsur dan Jenis Terlengkap

 


Pengertian Proposal

Kata proposal berasal dari bahasa Inggris, yaitu Propose yang artinya pengajuan atau mengajukan atau permohonan.

Suatu pihak memberikan proposal untuk menawarkan ide, gagasan, atau rencana kepada pihak lain agar mendapatkan dukungan.

Proposal merupakan salah satu rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kegiatan dalam bentuk tulisan dan dijelaskan secara sistematis dan terperinci.

Proposal umumnya dijadikan pedoman kerja atau acuan dalam pelaksanaan kegiatan yang direncanakan.

 


Fungsi Proposal

  • Untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan agama, sosial, budaya, ekonomi dan lain-lain.
  • Bisa dipakai untuk mendirikan suatu usaha.
  • Bisa dipakai untuk mengajukan suatu tender dari berbagai macam lembaga.
  • Bisa digunakan untuk mengadakan acara-acara kegiatan tertentu seperti acara perayaan, pelatihan, perlombaan, seminar.
  • Bisa untuk mengajukan dana pada lembaga untuk bantuan terhadap suatu acara atau pengembangan daerah.

 


Tujuan Proposal

  • Agar memperoleh bantuan dana
  • Agar memperoleh perizinan suatu acara
  • Agar memperoleh dukungan
  • Agar memperoleh sponsor
  • Menjelaskan secara tidak langsung kepada pihak-pihak yang ingin mengetahui kegiatan tersebut.
  • Menjadi rencana yang mengarahkan panitia dalam melaksanakan kegiatan tersebut.
  • Untuk menyakinkan para donatur atau sponsor agar mereka memberikan dukungan meterial maupun finansial dalam mewujudkan kegiatan yang telah direncanakan.
  • Mendapatkan persetujuan.
  • Sebagai titik acuan.
Baca Juga :  √ Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) : Pengertian, Tujuan, Prinsip dan Fungsi Terlengkap

 


Syarat – Syarat Menyusun Proposal

  • Harus memiliki struktur maupun logika yang sangat jelas dan mudah dimengerti.
  • Hasil dari kegiatan tersebut harus terstruktur.
  • Rumusan jenis kegiatan yang dilakukan harus di tulis secara dan detail serta harus benar-benar dapat dilkerjakan.
  • Jika ada anggaran dana yang diperlukan, maka anggaran dana yang diperlukan harus realistis dengan kegiatan tersebut.

 


Unsur – Unsur Proposal

 

1. Latar Belakang Masalah

Dalam unsur ini dikemukakan kesenjangan antara harapan dan kenyataan baik itu kesenjangan teorik maupun kesenjangan parktis yang melatarbelakangi masalah.

 

2. Rumusan Masalah

Dalam unsur ini menyatakan secara tersurat berupa pertanyaan yang ingin dicari jawabannya.

 

3. Tujuan Penelitian

Dalam hal ini diungkapkan sasaran atau tujuan yang akan dicapai.

 

4. Hipotesis

Dalam hipotesis diajukan berupa jawaban sementara masalah penelitian agar hubungan antara masalah dan jawaban yang lebih jelas.

 

5. Asumsi Penelitian

Asumsi penelitian merupakan anggapan dasar tentang suatu hal yang dijadikan dasar dalam berpikir dan bertindak.

 

6. Manfaat Penelitian

Dalam unsur ini berisi alasan kelayakan atas masalah yang diteliti.

 

7. Tuang Lingkup
8. Kajian Pustaka
9. Definisi Operasional

 


Ciri – Ciri Proposal

  • Proposal dibuat untuk meringkas kegiatan yang akan dilakukan.
  • Proposal dibuat dengan singkat agar donatur atau pihak tertentu mengetahui pokok isi acara yang akan diselenggarakan
  • Sebagai pemberitahuan pertama suatu kegiatan
  • Proposal seharusnya diberikan kepada donatur atau instansi terkait minimal satu bulan sebelum acara sebagai pemberitahuan kepada instansi atau donatur tersebut.
  • Berisikan tujuan-tujuan, latar belakang acara.
  • Proposal disusun dengan tujuan-tujuan yang biasanya disesuaikan dengan latar belakang sebuah acara.
  • Berupa lembaran-lembaran pemberitahuan yang telah dijilid yang nantinya diserahkan kepada yang penyelenggara acara.
  • Proposal pada dasarnya berupa lembaran-lembaran yang berisi sebuah susunan acara atau kegiatan yang diserahkan penyelenggara kepada donatur.
  • Ada pihak yang mengajukan.
Baca Juga :  √ Likuiditas : Pengertian, Rumus, Fungsi, Komponen dan Contoh Terlengkap

 


Jenis – Jenis Proposal

 

1. Proposal Kegiatan

Merupakan salah satu jenis proposal untuk dapat melakukan suatu kegiatan.

Isi proposal kegiatan ialah pengajuan rencana kegiatan, baik yang sifatnya individu maupun kelompok, misalnya pentas seni dan budaya.

Seringkali proposal kegiatan ini sekaligus untuk pengajuan permohonan dana dari pihak tertentu.

Dan sebagai kompensasi, penyelenggaran kegiatan akan menawarkan sesuatu yang bermanfaat bagi donatur, misalnya space iklan.

 

2. Proposal Bisnis

Ialah sebuah jenis proposal yang sangat berhubungan dengan dunia bisnis, baik perseorangan maupun kelompok.

Contohnya adalah proposal pendirian suatu usaha, proposal kerjasama antar perusahaan, dan lain-lain.

 

3. Proposal Penelitian

Jenis proposal ini pada umumnya digunakan pada bidang akademisi. Contohnya proposal penelitian untuk membuat skripsi, tesis, dan lainnya. Proposal ini dibuat sebagai pengajuan kegiatan penelitian.

 

4. Proposal Proyek

Jenis proposal ini pada umumnya dapat dipakai pada dunia bisnis dimana isi proposal tersebut tentang rangkaian rencana kegiatan. Contohnya adalah proposal suatu proyek pembangunan.

 


Bentuk – Bentuk Proposal

 

1. Proposal Formal

  • Pendahuluan, berisi sampul, halaman judul, kata pengantar, ikhtisar, daftar isi, dan lembar pengesahan.
  • Isi Proposal, berisi latar belakang kegiatan, pembatasan masalah, tujuan kegiatan, ruang lingkup, susunan panitia, waktu, dan rincian anggaran.
  • Data pelengkap, berupa lampiran, tabel, daftar pusaka, dan lain sebagainya.

 

2. Proposal Semi Formal

Proposal semi formal ini menggunakan bahasa baku namun tidak terlalu lengkap seperti proposal formal.

Dalam sebuah proposal semi formal biasanya terdapat informasi tentang masalah, pemecahan, saran dan juga permohonan.

 

3. Proposal Non Formal

Proposal ini juga hampir sama seperti proposal semi formal yang disampaikan dalam bentuk memorandum atau surat.

Dalam proposal non formal terdapat beberapa bagian seperti masalah, pemecahan, saran, dan permohonan.

Baca Juga :  √ Manajemen Personalia : Pengertian, Tugas, Fungsi, Tujuan, dan Aktivitas Terlengkap

 


Struktur Proposal

 

1. Judul Proposal

Judul proposal kegiatan ini dapat dibuat singkat dan jelas. Harus dapat mengambarkan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Perlu diperhatikan pemenggalan kata yang tepat saat pergantian baris. Judul proposal diletakkan pada baris pertama seelum latar belakang.

 

2. Latar Belakang

Latar belakang berisi beberapa hal yang melatarbelakangi keinginan/daya dorong untuk melaksanakan kegiatan yang diajukan.

 

3. Nama Kegiatan

Nama kegiatan merupakan salah satu nama kegiatan yang diajukan. Disajikan secara menarik untuk publikasi.

 

4. Tema Kegiatan

Tema kegiatan yaitu sebuah tema dari pelaksanaan kegiatan yang diajukan. Merupakan materi yang diangkat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

 

5. Tujuan Kegiatan

Tujuan kegiatan yakni berbagai hal yang ingin dicapai dari pelaksanaan kegiatan yang diajukan.

 

6. Landasan Kegiatan

Landasan kegiatan ialah salah satu hal yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan yang diajukan.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Proposal : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Unsur dan Jenis Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :