√ Struktur Organisasi : Pengertian, Fungsi, Jenis, Komponen dan Unsur Terlengkap

Diposting pada

√ Struktur Organisasi : Pengertian, Fungsi, Jenis, Komponen dan Unsur Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Struktur Organisasi. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Struktur Organisasi : Pengertian, Fungsi, Jenis, Komponen dan Unsur Terlengkap
√ Struktur Organisasi : Pengertian, Fungsi, Jenis, Komponen dan Unsur Terlengkap

 

Pengertian Struktur Organisasi

 

Struktur organisasi merupakan sebuah susunan berbagai komponen atau unit-unit kerja dalam sebuah organisasi yang ada di masyarakat.

Dengan adanya struktur organisasi maka kita bisa melihat pembagian kerja dan bagaimana fungsi atau kegiatan yang berbeda bisa dikoordinasikan dengan baik.

Selain itu, dengan adanya struktur tersebut maka kita bisa mengetahui beberapa spesialisasi dari sebuah pekerjaan, saluran perintah, maupun penyampaian laporan.

 

 

Fungsi Struktur Organisasi

 

1. Kejelasan Tanggung Jawab

Setiap anggota dari organisasi tersebut harus bisa bertanggung jawab dan tau apa yang harus dipertanggung jawabkan.

Setiap anggota organisasi tentu harus bertanggung jawab kepada pimpinannya atau atasan yang telah memberikan suatu kewenangan, sebab dengan pelaksanaan atau implementasi kewenangan tersebut yang perlu dipertanggung jawabkan.

 

2. Kejelasan Kedudukan

Kejelasan kedudukan berarti anggota atau seseorang yang ada di dalam struktur organisasi sebenarnya dapat mempermudah dalam melakukan koordinasi dan hubungan, karena adanya keterkaitan penyelesaian mengenai suatu fungsi yang telah dipercayakan kepada seseorang atau anggota.

 

3. Kejelasan Mengenai Jalur Hubungan

Kejelasan mengenai jalur hubungan berarti melaksanakan pekerjaan dan tanggung jawab setiap pegawai dalam sebuah organisasi maka akan dibutuhkan kejelasan hubungan yang tergambar dalam terstruktur sehingga dalam jalur penyelesaian suatu pekerjaan akan semakin lebih efektif serta dapat saling memberikan keuntungan.

 

4. Kejelasan Uraian Tugas

Kejelasan uraian tugas dalam struktur organisasi akan sangat membantu pihak atasan atau pimpinan untuk dapat melakukan pengawasan maupun pengendalian serta bagi bawahan akan dapat lebih berkonsentrasi dalam melaksanakan surat tugas atau pekerjaan karena uraian yang jelas.

Baca Juga :  √ Manajemen Keuangan : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Prinsip, Aktivitas, Contoh dan Ruang Lingkupnya Lengkap

 

 

Unsur – Unsur Struktur Organisasi

 

1. Anggota

Anggota adalah orang yang memiliki peran penting di sebuah organisasi itu. Orang-orang ini berhubungan dengan aktivitas seperti melakukan pekerjaan, memecahkan masalah, membeerikan ide, berfikir. Mereka merupakan bagian dari terbentuknya suatu organisasi.

 

2. Pekerjaan dalam Organisasi

Pekerjaan disini terdiri dari tugas formal dan informal, pekerjaan ini ditandai dengan tiga dimensi universal yakni isi, keperluan, konteks dan praktik-praktik pengolahan.

 

3. Orang – Orang

Di sebuah organisasi atau usaha lembaga sering kali disebut dengan pegawai, atau personal, karyawan.

 

4. Kerjasama

Kerjasama sangat dibutuhkan dalam suatu organisasi, sebab dengan mencapai tujuan bersama sangat diperlukan kekuatan yang dibuat dari hasil saling membantu antara sesama anggota.

 

5. Tujuan Bersama

Adalah sebuah arah atau sasaran yang menjadi suatu tujuan utama yang hendak dicapai atau yang diinginkan menjadi kesepakatan bersama.

 

6. Peralatan

Merupakan sarana yang bisa dalam bentuk materi seperti mesin-mesin, uang, gedung atau kantor.

 

7. Lingkungan

Lingkungan ini berkaitan dengan tempat disekitar, termasuk sosial, budaya, teknologi dan ekonomi.

 

 

Jenis Struktur Organisasi

 

1. Formal Structure

Formal Structure ialah sebuah struktur organisasi yang mendapatkan julukan resmi (official state).

Struktur organisasi ini biasanya berbentuk suatu diagram yang menjelaskan suatu hubungan pengaturan formal posisi kerja dan pelaporan dari sebuah organisasi.

Keunggulan dari struktur organisasi ini ialah mencakup beberapa aspek seperti berikut :

  • Pembagian kerja
  • Saluran komunikasi
  • Pengawasan hubungan
  • Tingkat manajemennya

 

2. Informal Structure

Informal Structure ialah sebuah struktur organisasi yang membentuk suatu hubungan yang bersifat (bayangan) dan tidak resmi. Struktur ini biasanya akan kritis dalam menanggapi suatu hal yang bersifat kolektif.

Dalam struktur organisasi ini pun setiap anggota dapat melakukan suatu hubungan kerja sama tanpa adanya batas-batas formalitas.

Keuntungan dari struktur organisasi yakni :

  • Dapat membantu seseorang menyelesaikan pekerjaan mereka
  • Mengatasi berbagai macam batasan struktur formal
  • Mendapatkan pelajaran informal
  • Mendapatkan akses mudah di jaringan interpersonal
Baca Juga :  √ Servant Leadership : Pengertian, Karakteristik, Ciri, Dimensi dan Indikator Terlengkap

 

3. Functional Structure

Functional Structure ialah suatu struktur organisasi yang terdiri dari beberapa anggota yang memiliki keterampilan sama dan dapat melaksanakan tugas-tugas serupa.

Jenis struktur organisasi ini tidak memiliki batasan pada jenis bisnis apapun. Struktur organisasi ini dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk memproduksi beberapa produk atau jasa.

Keuntungan dari struktur fungsional ini yaitu :

  • Mencapai skala ekonomis
  • Berkualitas tinggi dalam pemecahan masalah teknis
  • Mendalami pelatihan dan pengembangan suatu keterampilan

 

4. Divisional Structure

Divisional Structure merupakan suatu organisasi yang terbentuk berdasarkan pada produk yang sama, kelompok sama, dan proses kerja yang sama.

Secara umum, struktur organisasi ini memiliki sifat kompleks dan menghindari masalah yang terkait dengan struktur fungsional.

Keuntungan dari struktur divisi ini ialah sebagai berikut :

  • Fleksibel dalam menanggapi perubahan lingkungan
  • Peningkatan koordinasi
  • Tanggung jawab tinggi
  • Keahlian berfokus pada pelanggan, produk, dan wilayah tertentu

 

5. Matrix Structure

Matrix Structure ialah suatu struktur organisasi yang menggabungkan dua jenis struktur organisasi yaitu fungsional dan divisional.

Untuk mendapatkan keuntungan dari kedua struktur organisasi tersebut, maka terjadilah peminimalan kekurangan dari masing-masing struktur organisasi tersebut.

Keuntungan yang dihasilkan dari struktur jenis ini ialah :

  • Manufaktur
  • Profesional bidang
  • Sektor non profit
  • Multi nasional perusahaan
  • Industri Jasa

 

 

Komponen Struktur Organisasi

 

1. CEO

CEO atau dalam bahasa Inggris Chief Executive Officer merupakan jabatan paling tinggi dalam suatu bisnis yang memimpin arah, dan tujuan dari bisnis atau perusahaan. CEO seringkali adalah pemilik usaha (pengusaha) atau bisnis.

 

2. Direksi

Direksi biasanya terdiri dari empat jabatan penting, yaitu direktur utama, direktur keuangan dan direktur personalia.

Direktur utama seringkali berkaitan dengan CEO secara langsung atau pemilik perusahaan yang mempunyai tanggung jawab terhadap koordinasi dan pengendalian atas semua aktivitas di bidang administrasi, kepegawaian dan sekretariat.

Direktur keuangan adalah pengawasan jalannya operasional keuangan bisnis. Dan direktur personalia bekerja secara langsung berhubungan dengan ketenagakerjaan dan sumber daya perusahaan.

 

Baca Juga :  √ 16 Pengertian Agribisnis Menurut Para Ahli Terlengkap

3. Manajer

Tugas penting dari seorang manajer yaitu melakukan integrasi berbagai variabel, seperti mengarahkan, koneksi, seleksi, komunikasi dan pelatihan. Manajer pada umumnya mempunyai tiga kompoenen yaitu manajer personalia, manajer pemasaran, dan manajer pabrik.

Manajer personal mempunyai tanggung jawah secara langsung atas pengorganisasian, perencanaan program dan mengendalian unit personalia, manajer pemasaran mempunyai tangung jawah atas divisi pemasaran produk atau jasa yang ada dalam bisnis.

Sedangkan manajer pabrik seringkali ada di bisnis komersial penjualan produk yang memantau urusan yang berhubungan dengan produksi dan aktivitas dalam pabrik.

 

4. Administrasi dan Gudang

Komponen ini harus ada pada suatu bisnis yang sedang berjalan. Adapun komponen ini mempunyai fungsi dan tugas untuk melakukan pengecekan semua transaksi perusahaan yang berkaitan dengan pihak outsourcing, pembukuan dan laporan penerimaan dan pengeluaran.

 

5. Regional

Divisi regional mempunyai tugas dan fungsi sebagai pelaksana kebijakan dan prosedur baku dari kantor pusat.

Divisi regional seringkali beroperasi sebagai badan usaha dalam upaya peningkatan nilai tambah perusahaan. Divisi regional harus ada dalam bisnis yang berkaitan dengan penanaman saham.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Struktur Organisasi : Pengertian, Fungsi, Jenis, Komponen dan Unsur Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :