√ Manajemen Kepegawaian : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Ruang Lingkup Terlengkap

Diposting pada

√ Manajemen Kepegawaian : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Ruang Lingkup Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Manajemen Kepegawaian. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Manajemen Kepegawaian : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Ruang Lingkup Terlengkap
√ Manajemen Kepegawaian : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Ruang Lingkup Terlengkap

 

Pengertian Manajemen Kepegawaian

 

Manajemen Kepegawaian (Personel Management) merupakan suatu proses pengolahan pegawai mulai dari perekrutan atau rekruitmen hingga PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) agar pegawai memberikan kontribusi besar pada lembaga dalam mencapai tujuan individu, lembaga dan masyarakat.

Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian yaitu sebuah sistem informasi manajemen yang berfungsi mengelola data, manajemen dan administrasi kepegawaian dari suatu instansi, perguruan tinggi maupun perusahaaan.

 

 

Pengertian Manajemen Kepegawaian Menurut Para Ahli

 

1. Drs. M Manulang

Manajemen Kepegawaian ialah suatu seni dan juga ilmu perencanaan, pelaksanaan, serta pengontrolan tenaga kerja untuk dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu dengan cara memberi kepuasan pada diri pekerja.

 

2. Musanef

Manajemen Kepegawaian yaitu untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang secara garis besar telah ditentukan oleh administrator dengan menitik beratkan pada usaha-usaha.

 

3. Drs F.X Soedjadi, M.P.A

Manajemen Kepegawaian yakni sebuah proses kegiatan yang harus dilakukan setiap pimpinan agar dapat tercapainya tujuan organisasi seimbang dengan sifat, hakikat dan fungsi organisasi dan juga sifat serta hakikat para anggotanya.

 

4. Handoko

Manajemen Kepegawaian merupakan sebuah penarikan, seleksi, pengembangan, pemeliharaan dan pembinaan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan baik tujuan-tujuan individu ataupun organisasi.

 

 

Fungsi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian

  • Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji dengan tepat waktu dan akurat
  • Menyediakan informasi pegawai yang akurat untuk keperluan perencanaan, pengembangan, kesejahteraan dan pengendalian pegawai
  • Menghasilkan data kepegawaian yang mutakhir dan terintegrasi.
  • Menjamin kualitas dan keterampilan sumber daya manusia
  • Membantu kelancaran pekerjaan dalam bidang kepegawaian, terutama dalam pembuatan laporan
  • Mengembangkan proses perencanaan yang efektif
  • Memperbaiki produktivitas sumber daya manusia dalam perusahaan

 

 

Manfaat Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian

  • Memperoleh informasi pegawai yang cepat dan akurat.
  • Mempermudah perekrutan pegawai.
  • Mempermudah pembuatan laporan.
  • Mengetahui pegawai yang akan naik pangkat dan yang akan mendapat kenaikan gaji berkala.
  • Memudahkan pekerjaan yang berhubungan dengan kepegawaian seperti angka kredit pegawai.
  • Mempermudah pemantauan pembagian cuti.
  • Mempermudah pengelolaan beban kerja pada pegawai.
  • Mempermudah presensi dan pemberian gaji pegawai.
  • Bisa merencanakan penyebaran pegawai sesuai pendidikan dan kompetensinya.
  • Bisa merencanakan kebutuhan pegawai.

 

 

Ruang Lingkup Manajemen Kepegawaian

 

1. Perencanaan

Perencanaan merupakan suatu aktivitas yang dilakukan untuk menyusun dan menetapkan formasi pegawai.

 

2. Pengadaan

Pengadaan ialah aktivitas untuk mengisi formasi yang kosong yang dilaksanakan dimulai dari perencanan, pengumuman, pelamaran, penyarian, pengangkatan sampai dengan pengangkatan menjadi pegawai.

 

3. Pengembangan Kualiatas

Pada tahap ini dilaksanakan dengen memberikan pelatihan dan pendidikan untuk pegawai. Hal ini dilaksanakan untuk menunjang dan meningkatkan kredibilitas para pegawai dalam bekerja melayani masyarakat.

 

4. Penempatan

Apabila telah mendapatkan bimbingan teknis dan fungsi tugas maka akan dilakukan penempatan kepada para pegawai yang sudah dipilih dengan keahlian dan kriteria masing-masing anggota supaya tugas dan fungsi yang kemudian diberikan dapat berjalan dengan baik.

 

5. Promosi

Promosi jabatan dilakukan untuk menghargai pengorbanan dan pengabdian pegawai selama ia bekerja.

 

6. Penggajian

Gaji bersifat hak pegawai dan merupakan balas jasa atas hasil kerja, maka gaji pegawai ditetapkan berdasarkan atas pekerjaan dan besarnya tanggung jawab dan juga tidak melupakan aspek kelayakan untuk hidup.

 

7. Kesejahteraan

Kesejahteraan diukur dipengaruhi oleh kebutuhan para pegawai yang berbeda-beda. Ini akan sulit untuk mengukur tingkat kesejahteran antara pegawai satu dengan pegawai yang lain.

 

8. Pemberhentian

Pemberhentian pegawai merupakan pemberhentian yang menyebabkan yang bersangkutan tidak lagi berkedudukan sebagai pegawai.

 

9. Pensiun

Pensiun yaitu hak kepegawaian yang diberikan kepada pegawai yang memenuhi syarat-syarat menurut perundang-undangan yang berlaku.

 

 

Tujuan dan Kegiatan Manajemen Kepegawaian

  • Untuk meraih tujuan organisasi atau badan usaha yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Pengadaan atau penerimaan sumber daya manusia, proses rekruitmen dan seleksi, orientasi atau trainning dan penempatan pegawai.
  • Mengembangkan sumber daya manusia, kesejahteraan pegawai, konseling, pelatihan dan pendidikan, mutasi, rotasi, promosi, pemindahan, pelibatan didalam aktivitas dan lain sebagainya.
  • Pemanfaatan pegawai, motivasi, pemberhentian dan juga pemensiunan. Sistem informasi manajemen kepegawaian diterapkan bertujuan untuk mewujudkan suatu sistem informasi manajeman yang mempunyai integritas didalam jaringan komputer yang dapat menghasilkan informasi berkualitas untuk menunjang pengambilan keputusan manajemen kepegawaian pada lingkungan instansi atau perusahaan.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Manajemen Kepegawaian : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Ruang Lingkup Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ PPAT : Pengertian, Tugas, Larangan, Syarat dan Kode Etik Terlengkap
Baca Juga :  √ Stock Opname : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Periode dan Prosedure Terlengkap
Baca Juga :  √ Dokumentasi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Contoh, Jenis dan Tugas Terlengkap
Baca Juga :  √ Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) : Pengertian, Fungsi, Tugas, Wewenang dan Syarat Terlengkap