√ Ekonomi Makro : Pengertian, Bentuk, Tujuan dan Ruang Lingkup Terlengkap

Diposting pada
√ Ekonomi Makro : Pengertian, Bentuk, Tujuan dan Ruang Lingkup Terlengkap
5 (100%) 21 vote[s]

√ Ekonomi Makro : Pengertian, Bentuk, Tujuan dan Ruang Lingkup Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Ekonomi Makro. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Ekonomi Makro : Pengertian, Bentuk, Tujuan dan Ruang Lingkup Terlengkap
√ Ekonomi Makro : Pengertian, Bentuk, Tujuan dan Ruang Lingkup Terlengkap

 

Pengertian Ekonomi Makro

 

Ekonomi Makro merupakan salah satu ilmu ekonomi yang mempelajari tentang perekonomian sebuah negara secara komprehensif.

Dengan kata lain, dalam salah satu ilmu ekonomi makro juga dijelaskan tentang suatu perubahan ekonomi sebuah negara yang berdampak pada masyarakatnya dan juga pasar.

Tujuan mempelajari ilmu ekonomi makro yaitu untuk bisa memahami atau menganalisi peristiwa-peristiwa ekonomi yang ada pada sebuah negara juga memperbaiki kebijakan ekonomi pada negara tersebut.

Beberapa aspek analisis dalam ekonomi makro diantaranya yaitu :

  • Pendapatan nasional
  • Kesempatan kerja
  • Laju Inflasi
  • Investasi
  • Neraca pembayaran

 

 

Pengertian Ekonomi Makro Menurut Para Ahli

 

1. Adam Smith

Ekonomi Makro ialah suatu bentuk analisa tentang keadaan atau penyebab kekayaan negara dengan menggunakan penelitian yang di pandang secara menyeluruh dari kegiatan ekonomi.

 

2. Samuelson dan Nordhaus

Ekonomi Makro yaitu salah satu cabang ilmu ekonomi yang mempelajari serta mengamati pertumbuhan ekonomi secara komprehensif dan menyeluruh.

 

3. Budiono

Ekonomi Makro yakni Sebuah ilmu yang mempelajari tentang pokok-pokok ekonomi, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang yang meliputi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi suatn negara.

Baca Juga :  √ Sistem Ekonomi Demokrasi : Pengertian, Dampak, Ciri, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

 

4. Sadono Sukirno

Ekonomi Makro merupakkan salah satu cabang ilmu ekonomi yang khusus mempelajari kegiatan ekonomi secara komprehensif tentang berbagai macam masalah pertumbuhan perekonomian.

 

5. Robert S. Pindyck dan Daniel L. Rubinfeld

Ekonomi Makro adalah ekonomi yang menangani variabel agregat ekonomi, seperti berikut :

  • Tingkat dan rata-rata pertumbuhan produksi nasional
  • Pengangguran
  • Suku bunga
  • Inflasi

 

 

Tujuan Ekonomi Makro

 

  • Menjaga stabilitas ekonomi.
  • Mengontrol tingkat inflasi di suatu negara.
  • Membantu meningkatkan pendapatan nasional.
  • Menyeimbangkan neraca pembayaran di luar negeri.
  • Membantu pemerataan pendapatan.
  • Membantu meningkatkan kapasitas produksi.
  • Membantu meningkatkan peluang kerja di masyarakat.
  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara.

 

 

Bentuk – Bentuk Kebijakan Ekonomi Makro

 

1. Kebijakan Fiskal

Kebijakan fisikal yaitu langkah-langkah yang dilakukan pemerintah untuk membuat perubahan dalam hal pendapatan dan pengeluaran suatu negara dengan tujuan untuk mempengaruhi pengeluaran keseluruhan (agregat) didalam perekonomian ataupun untuk mempengaruhi jalannya perekonomian Negara.

 

2. Kebijakan Moneter

Yang dimaksud dengan kebijakan moneter yaitu salah satu kebijakan pemerintah mengenai suatu perilaku Bank sentral dalam penawaran dan juga pengaturan uang yang beredar pada suatu negara.

Dengan maksud atau tujuan untuk dapat mempengaruhi pengeluaran keseluruhan (agregat).

 

3. Kebijakan Segi Penawaran

Kebijakan ini memiliki tujuan untuk dapat mempertinggi efesiensi kegiatan perusahaan, sehingga bisa menawarkan produknya dengan harga yang cukup murah dan dengan kualitas yang lebih baik. Itulah yang dimaksud dengan kebijakan penawaran.

 

 

Ruang Lingkup Ekonomi Makro

 

1. Penentuan Tingkat Kegiatan Perekonomian Negara

Pada teori akan dijelaskan tentang sejauh mana perekonomian yang bisa menghasilkan produk dan jasa.

Analisis makro ekonomi yang akan memberikan rincian pada pengeluaran secara keseluruhan, seperti berikut :

  • Pengeluaran dari rumah tangga
  • Pengeluaran Pemerintah
  • Pengeluaran perusahaan atau investasi
  • Eksport dan import
Baca Juga :  √ Gaya Hidup : Pengertian, Indikator, Jenis dan Faktor yang Mempengaruhi Terlengkap

 

2. Kebijakan Pemerintah

Perekonomian suatu negara tidak terlepas pada suatu masalah pengangguran dan inflasi.

Pemerintah harus dapat melakukan banyak upaya agar mengatasi masalah tersebut dengan suatu kebijakan, seperti berikut ini :

  • Kebijakan Moneter merupakan kebijakan yang dapat dilakukan pemerintah dalam mempengaruhi jumlah uang yang sudah beredar pada masyarakat (money suplay) didalam sebuah perekonomian.
  • Kebijakan Fiskal merupakan suatu langkah pemerintah untuk mengubah struktur, jumlah pajak dan pengeluaran yang bertujuan pada pengaruh kegiatan perekonomian.

 

3. Pengeluaran Agregat atau Menyeluruh

Pada pengeluaran keseluruhan tidak dapat mencapai tingkat yang ideal maka akan menjadi sebuah masalah didalam perekonomian.

Untuk bisa mewujudkan kesempatan kerja yang lebih maju dan bisa mengontrol laju inflasi, maka idealnya pada pengeluaran harus berada pada tingkat yang akan dibutuhkan.

Walaupun secara teori langkah ini dapat dilakukan, tetapi praktiknya langkah ini sangat sulit untuk direalisasikan.

 

 

Fungsi Pemerintah Dalam Ekonomi Makro

 

  • Fungsi Stabilisasi yakni dalam menciptakan stabilitas ekonomi, politik, hukum, sosial, keamanan, dan pertahanan.
  • Fungsi Alokasi yaitu dalam menyediakan jasa dan barang untuk umum yang masuk ke dalam infrastruktur – jalan raya, lampu jalanan, gedung sekolah, dll.
  • Fungsi Distribusi ialah dalam mewujudkan pemerataan pendapatan masyarakat di seluruh wilayah.

 

 

Permasalahan Ekonomi Makro

 

1. Masalah jangka pendek atau disebut juga masalah stabilisasi. Masalah ini berhubungan dengan bagaimana menyetir perekonomian nasional dari waktu ke waktu (bulan, triwulan, tahun ke tahun) agar terhindar dari tiga penyakit makro utama, antara lain:

  • Inflasi yang besar dan berkepanjangan.
  • Tingkat pengangguran yang tinggi.
  • Ketimpangan dalam neraca pembayaran.

 

2. Masalah jangka panjang atau kadang disebut sebagai masalah pertumbuhan.

Baca Juga :  √ Wiraswasta : Pengertian, Unsur, Ciri, Manfaat, Jenis dan Contoh Terlengkap

Masalah ini berhubungan dengan bagaimana menahodai perekonomian agar tetap berada pada kondisi keserasian antara pertumbuhan jumlah penduduk, pertambahan produksi dan tersedianya dana untuk investasi.

Pada dasarnya masalahnya juga berkisar pada bagaimana menghindari ketiga penyakit makro hanya perspektif waktunya lebih panjang.

 

 

Contoh Ekonomi Makro

 

  • Pertumbuhan ekonomi
  • Tingkat pengangguran
  • Kesempatan kerja
  • Pendapatan nasional
  • Kebijakan ekonomi
  • Inflasi
  • Deflasi
  • Kerjasama antar negara di dunia
  • Organisasi ekonomi internasional
  • Pendapatan per kapita
  • Ekspor
  • Impor
  • Siklus ekonomi
  • Investasi pemerintahan
  • Neraca pembayaran

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Ekonomi Makro : Pengertian, Bentuk, Tujuan dan Ruang Lingkup Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :