√ Humas : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Tugas, Peranan, Prinsip dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Humas : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Tugas, Peranan, Prinsip dan Contoh Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Humas. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Humas : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Tugas, Peranan, Prinsip dan Contoh Terlengkap
√ Humas : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Tugas, Peranan, Prinsip dan Contoh Terlengkap

 

Pengertian Humas

 

Humas mmerupakan salah satu bagian dari organisasi yang berfungsi untuk melakukan interaksi, hubungan, dan kerjasama dengan masyarakat yang terkait dengan organisasi tersebut.

Humas ialah singkatan dari Hubungan Masyarakat atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Public Relation (PR) yang bertanggungjawab dalam membangun dan mempertahanan reputasi, citra, dan komunikasi yang baik dan bermanfaat antara organisasi dan publik.

 

 

Tujuan Humas

  • Meningkatkan partisipasi, dukungan dan bantuan secara konkret dari masyarakat baik itu berupa tenaga, sarana prasarana ataupun dana demi kelancaran dan tercapainya tujuan organisasi.
  • Merangsang dan membangkitkan rasa tanggung jawab yang lebih besar pada masyarakat terhadap kelangsungan program organisasi tersebut secara efektif dan efisien.
  • Mengikutsertakan masyarakat dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi.
  • Menegakkan dan mengembangkan citra yang menguntungkan bagi organisasi terhadap para stakeholdernya dengan sasaran yang terkait yakni publik internal dan publik eksternal.
  • Membuka kesempatan lebih luas pada para pengguna produk atau lulusan dan pihak yang terkait untuk partisipasi dalam meningkatkan mutu organisasi.

 

 

Tugas Humas

  • Menyebarluaskan informasi tentang suatu gagasa “idea”, agar diketahui maksud atau tujuannya dan manfaatnya oleh berbagai pihak di masyarakat.
  • Mempersiapkan bahan-bahan yang up to date mengenai sesuatu yang akan dikomunikasikan pemimpin pada masyarakat atau pihak-pihak tertentu dalam kegiatan pidato, wawancara, menyajikan ceramah, pemasaran seminar dan lain-lain. Bahan tersebut bahkan dapat berbentuk konsep atau makalah yang sebelumnya telah dibaca dan diketahui isinya oleh pimpinan.
  • Memberikan kejelasan tentang informasi yang telah disampaikan administrator atau pemimpin pada masyarakat atau pihak-pihak yang terkait.
  • Menyusun dan mengembangkan rencana yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat “public service” yang disampaikan pada administrator atau para pemimpin untuk mendapatkan persetujuan.

 

 

Prinsip Humas

  • Hubungan masyarakat bekerja atas dasar fakta bukan fiksi.
  • Humas ialah sebuah pelayanan sosial, bukan pelayanan yang bersifat personal.
  • Humas harus merealisasikan program kegiatan untuk mencari dukungan masyarakat atas kebijaksanaan dan program lembaga yang diwakilinya.
  • Humas tidak boleh melakukan penipuan ataupun membohongin media massa.
  • Humas harus menjadi komunikator yang efektif dalam arti sebenarnya “sebagai link”.
  • Humas haruslah melandaskan kegiatannya kepada penelitian ilmiah dibidang pendapat umum.
  • Harus dapat bekerja sama dengan para ahli dibidang lain.
  • Humas berkewajiban menjelaskan problem tentang krisi yang dialami lembaga yang diwakilinya.

 

 

Manfaat Humas

 

1. Manajemen Krisis

Semua organisasi pasti pernah mengalami masa krisis sehingga dibutuhkan adanya persiapan dalam mengatasinya. Divisi humas akan bermanfaat sebagai tim manajemen krisis dalam organisasi yang berhubungan dengan masyarakat.

 

2. Penerbitan Desktop

Manfaat humas sebagai penerbitan desktop sangat penting pada sebuah organisasi. Dan organisasi jaman sekarang lebih memang membutuhkan operator komputer yang berdedikasi ketimbang editing konvensional.

 

3. Identitas Perusahaan

Staff humas bertugas menciptakan identitas perusahaan. Tugas ini sangat penting karena menyangkut semua aspek organisasi secara keseluruhan dan merupakan bagian paling penting dari semua jenis komunikasi dalam organisasi.

 

4. Hubungan Parlemen

Beberapa organisasi membutuhkan humas yang berhubungan dengan pemerintah, parlemen, dan birokrat di instansi pemerintah.

 

5. Public Relations Finansial

Organisasi juga membutuhkan konsultan humas yang khusus beraktivitas pada bidang keuangan dan operasional bisnis sebuah perusahaan.

Aktivitas tersebut dilakukan untuk mendukung rencana perusahaan klien agar turut serta di bursa saham atau memberikan dukungan saat membuat laporan keuangan tahunan.

 

 

Contoh Humas

 

1. Humas Media Cetak

Seperti disebutkan sebelumnya, divisi humas itu berbeda dengan divisi pemasaran. Namun, seringkali humas melakukan kegiatan promosi bila ada perubahan dalam perusahaan, atau ada peluncuran layanan dan produk baru.

Humas ini bertugas untuk berkomunikasi secara intens dengan media cetak. Humas media cetak disusun sedemikian rupa dan dilaksanakan dengan press release ke berbagai media cetak.

 

2. Humas Media Audio Visual

Hampir sama dengan humas media cetak. Namun, bentuk informasi yang disampaikan ke publik terkait organisasi adalah melalui Televisi dan Radio.

 

3. Humas Media Online

Penyebaran informasi dalam bentuk teks dan video bisa dilakukan secara online. Biasanya dilakukan dengan cara membuat konten berisi kata kunci tertentu mengenai produk, dan selanjutnya mempublish konten tersebut ke blog atau  website.

Dengan upaya tertentu maka konten tersebut akan tampil di mesin pencari, misalnya Google. Dengan begitu akan lebih banyak orang mengetahui tentang perusahaan dan produk yang dipublikasikan.

 

 

Peranan Humas

 

1. Expert Pereciber Communication

Ini yang unik. PR dianggap sebagai expert yang kerap memberikan masukkan untuk perusahaan. Ini berkaitan dengan pengertian humas yang berperan sebagai jembatan informasi antara perusahaan dan konsumen.

 

2. Facilitator

Humas atau PR berfungsi dalam setiap menejemen. Mereka berperan sebagai fasilitator dan selalu ada saat masa kritis perusahaan muncul. Bahkan, devisi humas akan menjadi leader dalam permasalahan yang dihadapi perusahaan di lingkungan dan masyarakat.

 

3. Communication Facilitator

Humas akan menjadi fasilitator atau jembatan komunikasi antara konsumen, masyarakat dan perusahaan. Tak heran mereka juga menjadi penengah sekaligus.

 

4. Technician Communication

Petugas humas adalah pelaksana teknis komunikasi yang bertugas sebagai penyedia layanan. Ada beberapa cara yang dilakukan oleh bidang kehumasan dalam menciptakan opini publik, ialah antara lain :

  • Tekanan (Pressure) – Memberikan pengaruh baik secara individu karena memiliki kewibawaan.
  • Membeli (Buying) – Kegiatan ini sama seperti membeli amplop atau suara opini publik. Ini diperlukan dalam rapat pemegang saham perusahaan untuk menjaga citra perusahaan.
  • Bujukan (Persuasive) – Tindakan persuasive adalah hal yang paling tepat untuk membentuk opini publik.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Humas : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Tugas, Peranan, Prinsip dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Audit Sistem Informasi : Pengertian, Tujuan, Jenis, Ruang Lingkup dan Tahapan Terlengkap
Baca Juga :  √ 18 Pengertian Pengawasan Menurut Para Ahli Terlengkap
Baca Juga :  √ Leasing : Pengertian, Ciri Manfaat, Jenis, Elemen dan Istilah Terlengkap
Baca Juga :  √ Delegasi : Pengertian, Jenis, Tujuan, Unsur dan Fungsi Terlengkap