√ Merger : Pengertian, Tujuan, Jenis, Proses, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

Diposting pada

√ Merger : Pengertian, Tujuan, Jenis, Proses, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Merger. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Merger : Pengertian, Tujuan, Jenis, Proses, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap
√ Merger : Pengertian, Tujuan, Jenis, Proses, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

 

 


Pengertian Merger

Merger merupakan salah satu proses penggabungan dua perseroan dimana salah satunya tetap berdiri dan menggunakan nama perseroannya sementara perseroan yang lain lenyap dan semua kekayaannya dimasukkan ke dalam perseroan yang tetap berdiri tersebut.

 


Tujuan Merger

  • Pertumbuhan atau diversifikasi. Perusahaan ingin tumbuh lebih cepat, baik ukuran, pasar saham, maupun diversifikasi usaha.
  • Meningkatkan dana.
  • Meningkatkan sinergi.
  • Pertimbangan pajak.
  • Meningkatkan keterampilan.
  • Melindungi diri dari pengambilalihan.
  • Meningkatkan likuiditas pemilik.

 


Proses Dalam Merger

  • Menetapkan tujuan.
  • Melakukan identifikasi target perusahaan yang potensial untuk dimerger.
  • Melakukan seleksi calon target perusahaan merger.
  • Mengadakan kontak dengan pihak manajemen perusahaan target untuk mendapatkan informasi.
  • Mencari informasi yang dibutuhkan terutama informasi tentang kondisi keuangan perusahaan yang meliputi periode 5 tahun terakhir dan komitmen yang dilakukan perusahaan target.
  • Menetapkan harga penawaran dan cara pembiayaannya.
  • Mencari alternatif sumber pembiayaan.
  • Melakukan uji kelayakan (due diligency) pada perusahaan target.
  • Mempersiapkan dan menandatangani kontrak merger.
  • Pelaksanaan merger.

 


Jenis – Jenis Merger

 

1. Merger Horizontal

Yaitu suatu proses merger yang menggabungkan dua perusahaan atau lebih dimana jenis usahanya masih sama. Misalnya, merger perusahaan antara perusahaan roti, merger antara perusahaan jasa keuangan, dan lain-lain.

Baca Juga :  √ Depresiasi : Pengertian, Faktor dan Metode Penyusutan Terlengkap

 

2. Merger Vertikal

Ialah salah satu proses merger yang meleburkan beberapa perusahaan yang saling berhubungan, misalnya dalam alur produksi yang berurutan. Contoh, perusahaan ban merger dengan perusahaan mobil.

 

3. Konglomerat

Yakni sebuah proses merger yang menggabungkan beberapa perusahaan yang menghasilkan produk yang tidak ada kaitanya satu sama lainnya. Misalnya perusahaan perusahaan makanan merger dengan perusahaan mobil.

Tujuan dari konglomerat adalah untuk meningkatkan pertumbuhan badan usaha dengan cara saling bertukar saham antara perusahaan yang dileburkan.

 

4. Merger Kon Generik

Merupakan segala proses merger yang menggabungkan dua perusahaan atau lebih dimana bentuk usahanya masih berhubungan namun berbeda produk. Misalnya, merger antara Bank dengan perusahaan pembiayaan.

 


Kelebihan Merger

  • Pengambilalihan dengan melalui merger lebih sederhana dan murah jika dibanding dengan pengambilalihan yang lainnya.

 


Kekurangan Merger

  • Dalam merger harus ada persetujuan dari para pemegang saham tiap-tiap perusahaan, sedangakan untuk memperoleh persetujuan tersebut dibutuhkan waktu yang cukup lama.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Merger : Pengertian, Tujuan, Jenis, Proses, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :