√ Rapat : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis dan Tipenya Terlengkap

Diposting pada

√ Rapat : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis dan Tipenya Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Rapat. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Rapat : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis dan Tipenya Terlengkap
√ Rapat : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis dan Tipenya Terlengkap

 

Pengertian Rapat

 

Rapat merupakan suatu bentuk pertemuan antara para anggota yang ada di lingkungan organisasi sendiri untuk merundingkan atau menyelesaikan suatu masalah terkait kepentingan bersama.

 

 

Pengertian Rapat Menurut Para Ahli

 

1. Nunung dan Ratu Evi

Rapat ialah suatu alat komunikasi antara pimpinan kantor dengan para stafnya.

 

2. Wursanto

Rapat yaitu

  • Suatu bentuk media komunikasi kelompok yang bersifat tataop muka yang sering diselenggarakan oleh banyak organisasi, baik swasta maupun pemerintah.
  • Sebuah alat untuk mendapatkan mufakat, melalui musyawarah kelompok.
  • Media pengambilan keputusan secara musyawarahn untuk mufakat.
  • Salah satu komunikasi kelompok secara resmi.
  • Sebuah pertemuan antara para anggota di lingkungan kantor atau organisasi sendiri untuk membicarakan, merundingkan suatu masalah yang menyangkut kepentingan bersama.
  • Suatu pertemuan para anggota organisasi atau para pegawai untuk membahas hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan organisasi.

 

3. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Rapat yakni

  • Sebuah pertemuan (kumpulan) untuk membicarakan sesuatu, sidang, majelis.
  • Suatu komunikasi kelompok secara resmi.
  • Musyawarah kelompok untuk mufakat.
  • Salah satu media komunikasi kelompok yang bersifat tatap muka.

 

 

Fungsi Rapat

  • Untuk memecahkan masalah
  • Untuk menyampaikan informasi
  • Sebagai forum demokrasi
  • Sebagai alat koordinasi yang baik
  • Sebagai sarana bernegoisasi
  • Sebagai sarana pembentukan peraturan

 

 

Alasan Mengadakan Rapat

  • Pimpinan memerlukan sumbangan pemikiran atau pendapat dari para stafnya atau para pembantunya karena pemimpin tidak mau mengambil keputusan secara sepihak.
  • Materi yang akan dibicarakan bersifat rahasia, sehingga pemimpin berpendapat bahwa materi itu tidak tepat apabila melalui saluran administrasi pada umumnya.
  • Masalah yang merupakan subject matter tidak dapat dipecahkan melalui saluran administrasi, karena masalah itu harus segera dipecahkan.
  • Pemimpin bermaksud memberikan kesempatan kepada para bawahan untuk memberikan saran/pendapat secara langsung kepada pimpinan terhadap suatu masalah yang berhubungan dengan kepentingan bersama.
  • Ada masalah yang jelas dan harus mendapat penyelesaian melalui rapat.
  • Telah diputuskan oleh pemimpin agar diselenggarakan rapat atau telah tiba saatnya untuk diselenggarakan rapat secara berkala.

 

 

Tujuan Rapat

  • Menyampaikan satu atau beberapa informasi, hal ini dilakukan dengan maksud jika penyampaian informasi tidak dilakukan secara langsung melalui rapat, maka dikhwatirkan akan menimbulkan salah persepsi bagi pegawai atau karyawannya.
  • Mendapatkan masukan dari para anggota rapat bila ada masalah yang berat dan membutuhkan masukan dari semua anggota. Misalnya masalah mengenai penurunan gaji pegawai.
  • Melibatkan beberapa orang yang memiliki kemampuan tertentu untuk memecahkan masalah yang dihadapi, sehingga masalah diharapkan dapat segera diatasi.
  • Menjalin kerja sama di antara anggota untuk membentuk suatu sikap yang diinginkan, karena jika tidak diadakan rapat maka kemungkinan anggota hanya akan memikirkan bagian pekerjaannya sendiri dan tidak memikirkan bagian lainnya.
  • Menyampaikan masalah, keadaan tertentu, complain, dan lain-lain yang tidak bisa dilakukan secara terbuka selain melalui rapat.
  • Memberi motivasi dan semangat kerja kepada para anggotanya melalui rapat.
  • Rapat bertujuan untuk mengambil keputusan sesuai dengan kewenangannya dari orang-orang yang teribat di dalamnya.

 

 

Syarat – Syarat Rapat Yang Baik

  • Suasana terbuka
  • Tidak ada monopoli
  • Partisipasi aktif dari peserta rapat
  • Bimbingan dan pengawasan dari pimpinan
  • Perdebatab berdasarkan argumentasi bukan emosi
  • Pertanyaan singkat dan jelas
  • Disiplin waktu

 

 

Tipe – Tipe Peserta Rapat

  • Tipe pemberi informasi
  • Tipe pemberi semangat
  • Tipe inisiatif
  • Tipe pemersatu
  • Tipe penyerang
  • Tipe perantara
  • Tipe pendengar

 

 

Jenis – Jenis Rapat

 

1. Jenis Rapat Berdasarkan Tujuannya

  • Rapat Penjelasan yaitu suatu rapat yang dilaksanakan untuk memberikan penjelasan kepada para peserta rapat. Dalam rapat penjelasan peserta rapat tidak hanya mendengarkan penjelasan dari pemimpin rapat, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan.
  • Rapat Pemecahan Masalah yakni sebuah rapat yang dilaksanakan untuk memecahkan masalah yang sedang dihadapi. Pada rapat ini peran peserta sangat besar untuk memberikan masukan.
  • Rapat Perundingan ialah salah satu jenis rapat yang dilakukan untuk merundingkan suatu perselisihan atau mencari jalan tengah agarvtidak merugikan pihak yang berselisih.

 

2. Jenis Rapat Berdasarkan Sifatnya

  • Rapat Resmi (Formal Meeting) yaitu yang di selenggarakan untuk membahas masalah-masalah yang sangat penting, dan berlaku peraturan keprotokolan yang mengatur kelancaran jalannya rapat.
  • Rapat Tidak Resmi (Informal Meeting) ialah rapat yang diadakan tidak berdasarkan perencanaan yang formal. Rapat ini tidak memerlukan persiapan istimewa dan biasanya dilakukan untuk mendiskusikan suatu hal yang terjadi secara tiba-tiba.
  • Rapat Terbuka yakni salah satu jenis rapat yang dapat dihadiri oleh semua anggota informasi/perusahaan dan materi yang dibahas tidak bersifat rahasia.
  • Rapat Tertutup merupakan sebuah rapat yang dihadiri oleh peserta rapat tertentu dan masalah yang dibahas masalah yang bersifat rahasia.

 

3. Jenis Rapat Berdasarkan Jangka Waktunya

  • Rapat Mingguan ialah suatu rapat yang diadakan seminggu sekali dan biasanya membahas masalah yang bersifat rutin.
  • Rapat Bulanan yaitu salah satu rapat yang diadakan sebulan sekali dan membahas masalah-masalah yang terjadi selama sebulan yang lalu.
  • Rapat Semesteran yakni sebuah jenis rapat yang diadakan setiap enam bulan sekali yang membahas masalah yang terjadi selama enam bulan yang lalu dan program-program selanjutnya untuk enam bulan kedepan.
  • Rapat Tahunan merupakan jenis rapat yang diadakan setahun sekali. Contohnya rapat dewan komisaris.

 

4. Jenis Rapat Berdasarkan Frekuensinya

  • Rapat Rutin yaitu salah satu jenis rapat yang sudah ditentukan waktunya. Contohnya rapat rutin mingguan.
  • Rapat Incidental ialah sebuah bentuk rapat yang tidak terjadwal. Biasanya rapat ini membahas masalah yang sifatnya penting dan mendadak yang harus di selesaikan bersama.

 

 

Tipe Pimpinan Rapat

 

1. Tipe Otoriter

Dalam komunikasi yang dilakukan oleh pemimpin rapat tipe otoriter, komunikasi yang terjalin adalah komunikasi satu arah (one way traffic).

Ini karena tipe pimpinan dalam memimpin rapat cenderung mau menang sendiri, dan lebih banyak menggunakan kekerasan dan paksaan.

 

2. Tipe Laissezfair

Komunikasi yang dilakukan oleh tipe pemimpin ini mengarah pada lalu lintas yang kurang lancar. Sebab, pimpinan rapat tidak mengendalikan jalannya rapat.

Rapat yang dilakukan dibiarkan begitu saja sehingga berlarut -larut. Masing -masing peserta memiliki pendapatnya sendiri sehingga rapat tidak berakhir dengan kesimpulan atau keputusan sesuai yang diharapkan oleh seluruh peserta rapat.

 

3. Tipe Demokratis

Dalam rapat yang dipimpin oleh tipe ini, pimpinan banyak memberikan kesempatan pada para anggota rapat untuk memberikan ulasam pendapat dan saran -saran. Karenanya, lalu lintas komunikasi yang terjadi dapat dua arah (two way traffic).

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Rapat : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis dan Tipenya Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Insentif : Pengertian, Prinsip, Tujuan, Bentuk dan Jenis Terlengkap

Baca Juga :  √ Opini Audit : Pengertian, Tahapan dan Jenis Terlengkap

Baca Juga :  √ Koperasi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Jenis & Modalnya Lengkap

Baca Juga :  √ Ekspor : Pengertian, Manfaat, Jenis, Tujuan dan Contoh Terlengkap