√ Verifikasi & Validasi : Pengertian, Perbedaan dan Contoh Terlengkap

Verifikasi dan Validasi

Sarjana EkonomiHai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Verifikasi & Validasi. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

√ Verifikasi & Validasi : Pengertian, Perbedaan dan Contoh Terlengkap


Pengertian Verifikasi

Verifikasi merupakan salah satu sumber yang berdasarkan pada pengetahuan serta pengamatan dengan melalui analisi logis dengan bantuan berupa simbol logika dan pemecahan masalah melalui metode empirik.


Pengertian Validasi

Validasi merupakan salah satu konfirmasi melalui pengujian dan penyediaan bukti objektif bahwa persyaratan tertentu untuk suatu maksud khusus dipenuhi.


Perbedaan Verifikasi dan Validasi

  • Verifikasi itu sebenarnya berbicara pada konfirmasi dengan proses pengujian dengan secara ilmiah serta objektif mengenai persyaratan tersebut.
  • Berbeda dengan verifikasi, pemeriksaan validasi tersebut biasanya memiliki sifat tidak baku atau dengan menggunakan metode tersendiiri yang dilakukan pada laboratorium.
  • Selain dari itu validasi tersebut juga dapat mengembangkan metode tersendiri pada laboratorium. Validasi tersebut tujuannya untuk dapat memperoleh hasil berupa valid ataupun tidaknya.

Contoh Verifikasi

Pendaftaran, ketika mendaftar, diperlukan menyediakan bukti obyektif seperti fotokopi KTP, akte kelahiran dan sejenisnya.

Setelah dilengkapi, maka selanjutnya berkas pendaftaran diverifikasi, selain itu verifikasi dapat dilakukan pada laboratorium yang akan melakukan penelitian.

Metode ini, verifikasi dilakukan menggunakan sifat yang baku untuk membuktikan hasil yang valid. Verifikasi juga bisa ditujukan untuk melihat apakah laboratorium memiliki kompetensi personil.


Contoh Validasi

1. Mengukur Kemampuan para Siswa didalam Matematik

Baca Juga :  Permintaan Dan Penawaran

Untuk mengukur suatu kemampuan siswa dalam matematika dapat diberikan soal bersifat kalimat Panjang yang berbelit-belit.

Dalam Hal ini bertujuan untuk dapat memberikan kesukaran dalam menangkap maknanya, dengan hasil akhir siswa tersebut tidak dapat menjawab, akibat tidak memahami pertanyaannya.


2. Mengukur Prestasi Belajar

Prestasi belajar dan motivasi dapat diukur oleh tes atau oleh kuesioner, hal ini bisa berbeda dapat dilaksanakan baik itu secara tertulis ataupun lisan.


Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Verifikasi & Validasi : Pengertian, Perbedaan & Contohnya Lengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :

Send this to a friend