10 Contoh Laporan Keuangan Serta Cara Membuat yang Benar

SarjanaEkonomi.Co.Id – Supaya dapat menjalankan bisnis tidak boleh asal sembarangan. Diwajibkan harus memiliki pengetahuan yang menyukupi ilmu pengtahuan terkait usaha beserta kegiatan yang ada di dalamnya, salah satunya merupakan persoalan sebuah laporan keuangan. Keuangan adalah suatu unsur sangat wajib di dalam bisnis yang dijalankan atau akan dijalankan, karena hal ini akan menjadi kesuksesan usaha yang akan di lakukan akan berkembang atau sebaliknya, untuk dapat melakukan suatu bisnis dari awal sangat diperlukan yang namanya akuntan atau seorang yang mengendalikan keuangan di dalam bisnis yang terampil dan berpengetahuan tinggi.

Namun tidak semua orang telah menguasai pengertian dan pentingnya dari sebuah laporan keuangan. terlebih untuk seorang karyawan di posisi finance pun sangat sulit untuk dapat mendefinisikan fungsi dar sebuah laporan keuangan bagi perusahaan. Dampaknya dalam pembuatan sebuah laporan keuangan ini sering di buat dengan tidak benar dan tidak sesuai standar yang yang di butuhkan oleh perusahaan.

Jika kamu Ingin bisa cara untuk membuat Laporan Keuangan yang baik dan benar, maka kalian wajib untuk mengikuti dan membaca artikel ini sampai tuntas, karena saya akan memberi materi terkait tentang Laporan Keuangan ini dengan lengkap beserta dengan contoh nya, jadi sayang untuk kalian lewatkan jika tidak membaca artikel ini, apalagi kalian yang akan bekerja di sebuah perusahaan pastinya kalian sedikit banyaknya harus dapat menguasai terkait tentang sebuah Laporan Keuangan, maka dengan itu mari kita simak artikel ini sampai habis.

10 Contoh Laporan Keuangan Serta Cara Membuat yang Benar


Pengertian Laporan Keuangan

Laporan Keuangan merupakan laporan yang terkait tentang sebuah pencatatan uang dan terjadinya proses transaksi yang terjadi dalam bisnis, baik berupa transaksi pembelian ataupun transaksi dari penjualan dan berbagai macam transaksi lainnya yang mempunyai pendapatan ekonomi dan moneter. Pada umumya sebuah Laporan Keuangan ini dibuat dalam jangka waktu tertentu. Kepastiannya ditentukan oleh keputusan dari perusahaan apakah dibuat dalam setiap bulan atau dibuat dalam setiap satu tahun sekali, Biasanya perusahaan juga menerapkan untuk keduanya.

Laporan Keuangan dibuat agar dapat memahami keadaan keuangan perusahaan secara mendetail. Sehingga orang yang memiliki kepentingan di dalam perusahaan dan pengguna informasi akuntansi dapat melakukan perbaikan dan cara mengantisipasi dengan benar dan cepat jika keadaan financial di dalam perusahaan terkait dengan usahanya telah mengalami problem atau membutuhkan perbaikan. Mengingat pentingnya sebuah Laporan Keuangan dalam hal itu, maka Laporan Keuangan ini wajib untuk dibuat dengan benar, cermat dan dibutuhkan pertanggungjawaban yang diberikan secara sepenuhnya kepada orang yang berpengalaman dibidangnya, seperti profesi seorang akuntan.


Fungsi Laporan Keuangan

  • Untuk Menilai Keadaan Bisnis

Laporan Keuangan ini berfungsi sebagai penilai dalam keadaan usaha, Hal buruknya dari sebuah catatan keuangan terlalu banyak kerugian yang diterima oleh perusahaan, otomatis perusahaan sedang mengalami kesulitan untuk dapat berkembang. Namun dengan sebaliknya jika dalam sebuah Laporan Keuangan banyak data profit, maka usaha yang di jalankan oleh perusahaan sedang berkembang dengan baik. Dengan sutau penilaian ini maka seorang pimpinan dapat dengan mudah untuk dapat menentukan sikap yang harus di lakukan, melanjutkan usaha yang di jalani atau menutupnya karena mendapatkan kerugian.

  • Sebagai Bahan Perbaikan

Sebuah Laporan keuangan dibutuhkan sebagai pertimbangan dalam evaluasi supaya dapat menjelaskan suatu permasalahan dan jalan keluarnya. Ketika perusahaan sedang mengalami kemunduran, maka perusahaan dapat mengevaluasi apa penyebab dari kemunduran perusahaan dan bagaimana cara untuk dapat mengatasinya. Jika dengan evaluasi berjalan dengan lancar tentu kebijakan yang di lakukan akan lebih mudah di pecahkan.

  • Bentuk Keperdulian Perusahaan

Laporan keuangan ini juga berfungsi sebagai pertanggungjawaban keperdulian dari perusahaan kepada para investor maupun kepada pihak pemerintah yang berhubungan dengan pembayaran pajak dan lain sebagainya. Jika ada sebuah laporan yang merinci, berarti pihak perusahaan tersebut kredibel. Manajemen di dalam perusahaan memang berjalan dengan sesuai keinginan perusahaan sesuai dengan batasnya masing-masing. Sebaliknya jika perusahaan mempunyai laporan keuangan buruk, Maka dapat dibilang badan usaha yang di jalankan perusahaan tersebut tidak kredibel.

Baca Juga : Cara Membuat Laporan


Sifat Laporan Keuangan

Dalam membuatan sebuah laporan keuangan ini wajib disusun dengan sesuai kaidah yang ditentukan serta perlu dilandasi dengan sifat laporan keuangan yang diperlukan.

Menurut landasan dari Kasmir (2014:11), mengatakan sifat dari sebuah laporan keuangan adalah:

  • Bersifat secara historis
  • Menyeluruh


Jenis-Jenis Laporan Keuangan

Terdiri dari lima jenis dalam sebuah laporan keuangan pada pokok bisnis. Seluruhnya telah disesuaikan dengan bentuk transaksi yang telah terjadi di dalam sebuah perusahaan. Karena pada setiap laporan keuangan ini mempunyai tujuan dan prinsip yang tidak sama, tentu dari mereka yang membuat laporan keuangan ini perlu untuk membedakan dalam pembuatan laporan keuangan yang cocok dengan yang dibutuhkan perusahaan.

Berikut ini merupakan penejelasan dari lima jenis sebuah laporan keuangan utama di dalam sebuah perusahaan secara lengkap beserta dengan jenis dan fungsinya yang dapat kamu pelajari.

  • Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi merupakan dari laporan keuangan di dalam perusahaan yang dibuat oleh dengan kepentingan bisnis agar dapat mengetahui pengeluaran dan pemasukan bisnis yang sedang di jalankan perusahaan secara lengkap. Isi dari sebuah laporan keuangan ini merupakan dari data-data pengahasilan sekaligus tanggung jawab yang diterima oleh perusahaan. Pada umumnya laporan keuangan ini dibuat agar dapat menerangkan keadaan keuangan perusahaan pada periode tertentu.

Dengan begitu, Kebanyakan sebuah laporan keuangan dilakukan pada akhir penutup tahun atau akhir bulan, sesuai dengan peraturan dari perusahaan tersebut. Dengan adanya sebuah laporan laba rugi, para pemegang stakeholder dapat mengetahui keadaan keuangan perusahaan yang terjadi. Sehingga dalam laporan tersebut dapat dijadikan sebagai landasan pebaikan untuk tahap kebijakan berikutnya.

  • Laporan Arus Kas

Jenis suatu laporan keuangan yang seanjutnya merupakan laporan arus kas. Laporan arus kas atau yang sering disebut sebagai cashflow ini sendiri dapat dikatakan sebagai catatan dari sebuah keuangan yang berisi tentang informasi tentang pemasukan dan pengeluaran selama masa satu periode.

Laporan ini akan sangat bermanfaat ketika kamu akan memperbaiki struktur finance, serta aktiva bersih di dalam perusahaan. Tidak dengan itu saja, Kalian juga dapat memanfaatkan peluang sebagai strategi adaptif untuk dapat mengatasi perubahan kondisi dan peluang. Dalam sebuah Laporan arus kas juga perlu untuk dibuat oleh seorang akuntan atau bagian keuangan, setelah itu dipertanggungjawabkan kepada pihak stakeholder supaya dapat ditindaklanjuti untuk dapat memastikan keseluruhan pengeluaran perusahaan dan pemasukan perusahaan berjalan dengan baik atau tidaknya.

  • Laporan Pada Perubahan Modal

Laporan dalam perubahan modal atau ekuitas merupakan salah satu jenis laporan keuangan yang sangat penting terutama bagi perusahaan terbuka. Tujuan dalam pembuatannya supaya pihak perusahaan dapat memvisualisasikan peningkatan level ataupun penurunan dari aktiva bersih (kekayaan) dalam jangka periode tertentu dengan prinsip pencapaian tertentu untuk diterima.

  • Laporan Neraca

Laporan keuangan yang berikutnya merupakan laporan neraca. Laporan neraca atau balance sheet pada umumnya terdapat beberapa macam dari sebuah informasi mengenai pada akun-akun aktiva, serta kepentingan-kepentingan yang menjadi kewajiban perusahaan dalam jangka satu periode. Dalam menjalankan, laporan neraca terdapat dua jenis. Yaitu bentuk stafel atau puntun bentuk vertikal serta bentuk skontro atau horizontal. laporan neraca merupakan perpaduan dari berbagai laporan keuangan. Ini dapat dibuat dalam jangka waktu tertentu yang umumnya dalam jangka satu tahun sekali. Tujuannya agar dapat menentukan langkah yang berhubungan dengan finansial di tahun berikutnya.

Baca Juga : Laporan Perubahan Modal


Tujuan Laporan Keuangan

Tujuan keseluruhan dalam laporan keuangan merupakan suatu bentuk agar dapat menginformasikan bagi para investor dan kreditor dalam menentukan suatu keputusan secara investasi dan kredit. Tujuan secara khusus pada laporan keuangan ini merupakan pemaparan pada keadaan keuangan perusahaan, hasil dari sebuah usaha, dan perubahan keadaan keuangan lainnya dengan secara wajib. Serta sesuai dengan kaidah-kaidah akuntansi yang berlaku secara umum. Sedangkan tujuan secara umum dalam sebuah laporan keuangan terbagi dalam beberapa jenis adalah sebagai berikut:

Memberikan Informasi Yang Akurat

Informasi yang dipaparkan terkait dengan sumber daya ekonomi dan kepentingan sebuah perusahaan, dengan maksud dan tujuan:

  • Menilai suatu kekuatan dan kelemahan perusahaan dalam menjalankan bisnis.
  • Membuktikan posisi financial dan investasi di dalam perusahaan
  • Menilai kemampuan perusahaan dalam membayarkan sebuah kewajibannya
  • Menunjukkan kemampuan sumber daya yang ada untuk perkembangan perusahaan

Memaparkan Informasi Pada Sumber Pendapatan

Menginformasikan yang akurat terkait tentang sumber pendapatan perusahaan secara bersih yang berasal dari kegiatan usaha dalam mencari keuntungan. Hal ini bertujuan untuk:

  • Memberikan sebuah gambaran dengan jumlah dividen yang dibutuhkan dalam pemegang saham.
  • Menunjukkan skill pada perusahaan dalam membayar suatu tanggung jawab kepada kreditor, supplier, pegawai, pemerintah, serta skill dalam mencari dana dalam keperluan ekspansi perusahaan.
  • Memberikan informasi kepada pihak manajemen agar dapat dipergunakan dalam melaksankan fungsi dalam perencanaan dan pengendalian.
  • Menunjukkan pada tingkat skill perusahaan dalam memperoleh keuntungan dalam jangka panjang.

Karakteristik Secara Kualitatif Pada Laporan Keuangan

Pengertian dari sebuah karakteristik kualitatif laporan merupakan ciri khas suatu informasi laporan keuangan yang berguna untuk dapat menginformasikan sebuah laporan keuangan. menciptkan informasi laporan keuangan yang efesien, bagi para pengguna laporan diwajibkan untuk dapat mengerti terkait dengan karakteristik kualitatif laporan keuangan tersebut. Berikut ini merupakan bagian dari karakteristiknya:

1. Secara Relevan

Laporan keuangan dapat disebutkan secara releven apabila isi dari sebuah laporan tersebut mampu merubah para penggunanya dalam menolong mereka untuk dapat mengatasi segala kegiatan masa lalu atau masa kini. Serta dapat memperkirakan masa yang akan datang dan juga menegaskan hasil dari evaluasi masa lalu. Adapun syarat dari laporan keuangan yang relevan, diantaranya yaitu:

  • Memiliki manfaat untuk umpan balik. Laporan keuangan memungkinkan pemakainnya agar dapat memperbaiki kebijakan mereka pada masa sebelumnya.
  • Mempunyai manfaat prediktif. Laporan keuangan dapat menolong para pengguna dalam memprediksikan masa yang akan datang dengan dilandasi sebuah data di masa sebelumnya.
  • Tepat waktu. Informasi yang berikan dengan secara tepat waktu sehingga dapat mempengaruhi dan juga berguna dalam pengambilan keputusan.
  • Lengkap Informasi dalam keuangan perlu disajikan secara lengkap dalam meliputi semua kaitan yang dapat mempengaruhi pada pengambilan keputusan.

2. Secara Andal

Informasi yang ada di dalam sebuah laporan keuangan ini harus bebas dari pengertian yang merugikan serta kesalahan secara material. Dan juga menampilkan data secara terbuka atau jujur serta dapat dibuktikan keasliannya. Adapaun karakteristik informasi yang andal, sebagai berikut:

  • Penyajian Jujur dan Terpapar
    Informasi yang ditampilkan harus secara jujur baik dalam kegiatan berupa transaksi atau kegiatan lainnya.
  • Dapat diverifikasi atau dibuktikan
    Laporan dalam keuangan harus dapat diuji dan apabila pengujian diperintahkan oleh pihak berbeda maka hasilnya tidak akan jauh berbeda.
  • Netralis
    Laporan sebuah keuangan tidak memihak pada siapapun.

3. Dapat Disandingkan

Pengguna wajib untuk dapat membandingkan laporan keuangan secara entitas antar periode bertujuan untuk meneliti pengaruh kedudukan serta kinerja keuangan dan perubahannya secara perlahan. Perbandingan ini dapat dijalankan secara internal ataupun secara eksternal. Secara internal dapat dijalankan apabila sebuah entitas memakai kebijakan akuntansi yang sama pada setiap tahunnya. Supaya informasi yang diperoleh dapat disandingkan, maka penyajian laporan keuangan minimal harus dilaksanakan pada dua periode atau dua tahun anggaran.

4. Dapat Dimengerti

Pelaporan keuangan wajib untuk dapat dimengerti serta diinterpresentasikan pada pihak penerima. Oleh karena itu, segala suatu informasi di dalamnya wajib dapat dimengerti dengan sejelas mungkin. dalam pemaparannya juga perlu menggunakan bentuk atau format serta istilah yang dapat dengan mudah dimengerti oleh pihak penerima.

Baca Juga : Contoh Laporan Laba Rugi


Cara Pembuatan Laporan Keuangan Sederhana

Kamu wajib untuk mengerti cara membuat laporan keuangan terlebih dahuulu. Kebanyakan pihak perusahaan terkadang suka mengabaikan pengeluaran dan pemasukan kecil, tidak perlu di pungkiri seberapa sukses bisnis yang sedang dijalankan oleh perusahaan. Dalam membuat sebuah laporan keuangan dalam skala kecil juga sangat penting. Walaupun jumlahnya tidak terlalu besar, jika dikeluarkan secara terus menerus, maka hal tersebut dapat membuat perusahaan akan menjadi bangkrut. Berikut ini merupakan cara untuk membuat laporan keuangan secara sederhana untuk pengeluaran kecil maupun besar.


1. Mempersiapkan Buku Catatan Pengeluaran

Buku pengeluaran perlu untuk dipersiapkan sebelum perusahaan berjalan. Fungsinya merupakan agar dapat mencatat segala pengeluaran perusahaan tanpa ketinggalan sedikitpun. Catat semua biaya yang sudah atau akan dikeluarkan, baik itu dalam membeli satu pensil saja atau peralatan kantor lainnya. Dengan mempunyai sebuah catatan pengeluaran perusahaan, maka kamu akan lebih gampang untuk menyeimbangkan buku kas di akhir tahun.


2. Mempersiapkan Buku Catatan Pemasukan

Selain dalam sebuah pengeluaran, kamu juga pasti sangat membutuhkan buku catatan untuk pemasukan bisnis kamu. Buku catatan pemasukan berguna untuk dapat mengetahui keseimbangan bisnis yang sedang kamu jalani. Buku ini dapat mencatat semua uang yang masuk ke dalam perusahaan, termasuk itu utang yang sudah lunas. Rajinlah untuk mencatat semua pemasukan besar maupun kecil pada setiap hari. Buku kas ini akan sangat dipelukan di akhir bulan, kuartal, dan tahun.


3. Membuat Buku Stok Barang

Dalam sebuah perusahaan juga harus dapat mengatasi properti yang masuk dan keluar. properti-properti yang dimaksud merupakan suatu produk yang dijual atau berhasil dibeli. Semakin tinggi jumlah barang yang keluar dan masuk, maka penjualan perusahaan secara otomatis akan semakin tinggi.


4. Membuat Buku Inventaris

Buku catatan inventaris bermanfaat agar dapat mengoreksi semua properti yang dimiliki perusahaan. Buku ini berisi tentang semua yang sudah diurus dan dibeli oleh pihak perusahaan. Buku inventaris juga bertujuan sebagai pedoman stabilitas pada sebuah perusahaan. Bukunya sangat berguna, karena berhubungan secara langsung dengan laporan keuangan perusahaan pada akhir periode.


5. Merangkum Buku Catatan Kas Utama

Cara untuk dapat membuat laporan keuangan dengan secara sederhana selanjutnya dengan meringkas buku kas utama. Membuat sebuah laporan keuangan akan sangat sulit tanpa adanya kehadiran buku catatan kas utama. Buku ini meringkas pada semua pengeluaran dan pemasukan di dalam perusahaan, baik itu dalam bentuk segi uang ataupun dalam segi barang. Di sini, kamu dapat melihat seberapa banyak keuntungan atau kerugian yang diterima oleh perusahaan. Selain digunakan sebagai informasi dalam keuangan, buku catatan kas utama juga merupakan landasan pada laporan keuangan


Contoh Laporan Keuangan

Berikut ini saya akan memberikan kamu beberapa contoh terkait tentang laporan keungan dari bebagai macam perusahaan, sehingga dapat menjadi bahan refrensi kamu dalam pembelajaran laporan keungan adalah sebagai berikut ini :


1. Contoh Laporan Keuangan Sederhana

  • Contoh Laporan Laba Rugi

Berikut ini dapat saya berikan dalam 3 jenis contoh Laporan Keuangan sederhana dari sebuah perusahaan fashion Busana Wanita:

contoh laporan laba rugi

Ada dua periode pada laporan laba rugi, adalah periode pada 31 Oktober 2019 dan September 2019. Berikutnya saya akan menampilkan persentase pada bagian-bagian pada Laporan Laba Rugi terhadap jumlah penjualan Busana Wanita. Saya tampilkan seperti ini supaya pemilik dan pengurus usaha dapat lebih gampang dalam mengevaluasi analisis. pada bulan September 2019,

persentase pada pendapatan Laba terhadap penjualan perusahaan fashion Busana Wanita sebesar 29,03%. Sedangkan pada periode Oktober 2019 perusahaan fashion Busana Wanita mengalami kerugian. Dari sekilas segi dalam pemaparan Laporan Laba Rugi seperti contoh di atas, pengurus dan pemilik usaha akan dengan mudah terbantu dan lebih ringkas untuk mengevaluasi perbaikan serta keputusan secara strategis.

  • Contoh Laporan Neraca

Contoh Laporan Neraca

Cara memaparkan laporan posisi keuangan atau secara neraca di atas merupakan bentuk dari skontro. merupakan suatu bentuk memaparkan secara neraca dengan membagi aktiva di bagian sisi kiri dan pasiva di bagian sisi kanan. Ada bentuk lain agar dapat memaparkan secara neraca, yaitu bentuk dari staffel, yaitu bentuk dalam memaparkan secara neraca dari atas ke bagian bawah. Bagian paling atas sendiri adalah bagian aktiva atau aset, selanjutnya disusul dengan memaparkan utang serta modal.

  • Contoh Laporan Arus Kas

Contoh Laporan Arus Kas

Untuk dapat membuat sebuah Laporan Arus Kas di atas dibuat dengan memakai metode secara tidak langsung. Hasilnya akan sama apabila kita memakai metode secara langsung. Komponen pada Laporan Arus Kas juga akan sama, adalah sebagai berikut ini :

  1. Arus kas dari aktivitas operasi
  2. Arus kas dari aktivitas investasi
  3. Arus kas dari aktivitas pendanaan.

2. Contoh Laporan Keuangan Bengkel Mobil

  • Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi Bengkel Mobil

Contoh Laporan Laba Rugi Bengkel Mobil

  • Contoh Laporan Keuangan Perubahan Modal Bengkel Mobil

Dalam istilah suatu akuntansi, laporan pada suatu perubahan modal dikenal sebagai dengan statement of changes in equity. Laporan pada perubahan modal diperuntukan untuk dapat melihat keadaan modal perusahaan dan data baru ketika akan terjadi perubahan modal.

kamu juga dapat mengevaluasi pada perubahan saldo modal di awal dan di akhir periode di bagian laporan. supaya laporan akan secara lengkap, ada beberapa data secara khusus yang kamu butuhkan. Data-data tersebut termasuk modal awal periode, jumlah laba dan rugi, serta pengambilan dana pribadi oleh pemilik bisnis. Maka dari itu, sebuah laporan pada perubahan modal tidak dapat dibuat sebelum laporan laba rugi rampung dihitung. Berikut ini merupakan contoh laporan keuangan pada perubahan modal.

Contoh Laporan Keuangan Perubahan Modal Bengkel Mobil

  • Contoh Laporan Keuangan Arus Kas Bengkel Mobil

Laporan arus kas juga adalah suatu bentuk pertanggung jawaban kepada para atasan kepentingan instansi. Untuk dapat meneliti arus kas yang masuk, kamu dapat melihat dari dua sumber, adalah dari pinjaman dan pendanaan. Sementara dalam membuat laporan keuangan dalam arus kas, kamu dapat melihatnya dari jumlah biaya pengeluaran perusahaan. Biaya yang ditujukan dapat berbentuk investasi atau kegiatan secara operasional. Kamu dapat membuat data ini dengan cara menirukan contoh laporan keuangan pada arus kas di bawah ini.

Contoh Laporan Keuangan Arus Kas Bengkel Mobil


3. Contoh Laporan Keuangan Mini Market

  • Contoh Laporan Keuangan Neraca Mini Market

Contoh Laporan Keuangan Neraca Mini Market

Posisi keuangan pada suatu perusahaan pada akhir suatu siklus akuntansi dapat dipraktekan pada jenis neraca. Aset dan kewajiban dan ekuitas perusahaan harus secara mendetail di neraca. Aset wajib sama dengan kewajiban ditambah ekuitas atau investasi pemilik. Kewajiban dan ekuitas dipergunakan untuk dapat membeli aset. Neraca enerangkan pada posisi keuangan perusahaan, kamu berhubungan dengan aset dan kewajiban serta ekuitas pada titik waktu tertentu.

  • Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi Mini Market

Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi Mini Market

  • Contoh Laporan Keuangan Aus Kas Mini Market

Contoh Laporan Keuangan Aus Kas Mini Market


4. Contoh Laporan Keuangan Asuransi

  • Contoh Laporan Keuangan Neraca Asuransi Periode 31 Desember 2021

Contoh Laporan Keuangan Neraca Asuransi Periode 31 Desember 2021

Contoh Laporan Keuangan Neraca Asuransi Periode 31 Desember 2021

Contoh Laporan Keuangan Neraca Asuransi Periode 31 Desember 2021

  • Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi Asuransi Periode 31 Desember 2021

Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi Asuransi Periode 31 Desember 2021

  • Contoh Laporan Keuangan Perubahan Modal Asuransi Periode 31 Desember 2021

Contoh Laporan Keuangan Perubahan Modal Asuransi Periode 31 Desember 2021

  • Contoh Laporan Keuangan Arus Kas Periode 31 Desember 2021

    Contoh Laporan Keuangan Arus Kas Periode 31 Desember 2021


5. Contoh Laporan Keuangan Industri PT. Gunnies Arworld

Keuangan perusahaan dalam manufaktur yang pertama merupakan sebuah laporan keuangan PT Gunnies Arworld. Perseroan ini telah didirikan pada tanggal 13 Maret 1968, dan mulai menjalankan produksi denagan secara komersial sejak bulan Desember 1970. Ruang lingkup utama dalam aktivitas perusahaan meliputi pada bidang manufaktur dan perdagangan jamu secara tradisional dan properti-properti kosmetika. Perhatikan Laporan Keuangan PT Gunnies Arworld berikut:

  • Contoh Laporan Keuangan Neraca Industri

Contoh Laporan Keuangan Neraca Industri

Contoh Laporan Keuangan Neraca Industri

Contoh Laporan Keuangan Neraca Industri

Contoh Laporan Keuangan Neraca Industri

Contoh Laporan Keuangan Neraca Industri

Ringkasan penjelasan gambar di atas antara lain:

Aset:

Total Aset Lancar                                                = 520.384.083.342
Total Aset Tidak Lancar                                       = 260.285.678.445
Total aset : 520.384.083.342 + 260.285.678.445 = 780.669.761.787

Liabilitas:

Liabilitas Jangka Pendek                                                      =252.247.858.307
Liabilitas Jangka Panjang                                                     = 115.679.280.937
Liabilitas                                                                                = 367.927.139.244
Total Jumlah Ekuitas                                                            = 412.742.622.543

Total Liabilitas dan Ekuitas = 367.927.139.244 + 412.742.622.543 = 780.669.761.787

  • Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi Industri

Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi Industri

Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi Industri

Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi Industri

Keterangan:

Penjualan Neto                                                                  = 731.577.343.628
Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak Penghasilan                 = (31.658.218.720)
Total Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan = ( 28.184.275.168 )

  • Contoh Laporan Keuangan Arus Kas Industri

Contoh Laporan Keuangan Arus Kas Industri

Contoh Laporan Keuangan Arus Kas Industri

Keterangan:

Arus kas neto (digunakan untuk) diperoleh dari aktivitas operasi = ( 33.053.446.183)
Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi                         = ( 19.988.350.373 )
Arus kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan                          = 51.687.084.130
Kas dan Bank Pada Akhir Tahun                                                     = 5.238.550.050


6. Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Perdagangan

Dalam pembahasan dan penyajian beserta dengan contoh-contoh sebuah laporan keuangan perusahaan dagang, jasa, dan manufaktur, serta contoh laporan keuangan. mulai dari alat berat sampai dengan produk pada kebutuhan sehari-hari.

  • Contoh Laporan Keuangan – PT Sumber Ayu Logistik

Laporan keuangan perusahaan dagang yang pertama, kami berkan dari PT Sumber Ayu Logistik. Perusahaan ini berdiri pada tanggal 7 Mei 1988 dengan nama PT Sumber Ayu Logistik. Jenis usaha PT Sumber Ayu Logistik merupakan bidang penjualan dan penyewaan alat kendaraan berat serta jasa purna jual. Perhatikan pada Laporan Keuangan pada PT Sumber Ayu Logistik tahun 2017 berikut ini:

Contoh Laporan Neraca PT Sumber Ayu Logistik

Contoh Laporan Neraca PT Sumber Ayu Logistik

Contoh Laporan Neraca PT Sumber Ayu Logistik

Contoh Laporan Neraca PT Sumber Ayu Logistik

Contoh Laporan Neraca PT Sumber Ayu Logistik

Contoh Laporan Neraca PT Sumber Ayu Logistik

Neraca perusahaan dagang PT Sumber Ayu Logistik ini, kita dapat melihat bahwa format serta elemen yang tersusun dalam neraca keuangan terdiri dari akun-akun:

  • Aset, yang termasuk merupakan aset antara lain: kas dan setara kas, persediaan, piutang, pajak dan biaya dibayar di muka, properti, goodwill.
  • Liabilitas, antara lain: utang usaha, utang non-usaha, provisi serta pendapatan tangguhan.
  • Ekuitas, antara lain: modal saham serta saldo laba.

Format laporan neraca mengikuti dengan kesamaan pada dasar akuntansi, adalah sebagai berikut ini:
Aset = Liabilitas + Ekuitas

Jadi jumlah pada aset harus sama dengan jumlah liabilitas dengan ekuitas. Perhatikan Laporan pada Posisi Keuangan / neraca di atas, kita mendapatkan suatu informasi adalah sebagai berikut ini :

Aset:

Aset lancar                                                       = 51,202,200
Aset tidak lancar                                              = 31,059,893
Total Jumlah aset = 51,202,200 + 31,059,893 = 82,262,093

Liabilitas:

Liabilitas jangka pendek                                         = 28,376,562
Liabilitas jangka panjang                                        = 6,347,606
Total Jumlah liabilitas = 28,376,562 + 6,347,606  = 34,724,168

Ekuitas:

Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk             = 45,362,460
Kepentingan nonpengendali                                                         = 2,175,465
Jumlah ekuitas = 45,362,460 + 2,175,465                                      = 47,537,925

Total jumlah liabilitas dan ekuitas = = 34,724,168 + 47,537,925 = 82,262,093


7. Contoh Laporan Keuangan PT. Sinar Abadi Group

Berikutnya merupakan sebuah Laporan Keuangan PT Sinar Abadi Group. Merupakan Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang usaha perdagangan dan penyewaan alat berat serta dalam pelayanan purna jual. Perusahaan ini telah didirikan pada tanggal 18 Agustus 1999, dan memulai beraktifitas secara komersialnya pada bulan Januari 2000. Dan berikut ini adalah sebuah Laporan Keuangan di PT Sinar Abadi Group :

  • Contoh Laporan Keuangan Neraca Saldo

Contoh Laporan Contoh Laporan Keuangan Neraca Saldo

Contoh Laporan Keuangan Neraca Saldo

Contoh Laporan Keuangan Neraca Saldo

Perhatikan pada data-data yang sangat penting yang dapat kamu pahami dari sebuah Laporan Posisi Keuangan / Neraca di atas sebagai berikut:

Aset:

Jumlah Aset Lancar                               = 212.450.226
Jumlah Aset Tidak Lancar                      = 46.289.231
Total aset = 212.450.226 + 46.289.231 = 258.739.457

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                  = 104.276.650
Jumlah LiabilitasJangkaPanjang                   = 11.322.705
Total Jumlah Liabilitas = 104.276.650 + 11.322.705 = 31 115.599.355

Ekuitas:

Total Ekuitas                                                                            = 143.140.102

Total Liabilitas dan Ekuitas = 31 115.599.355 + 143.140.102 = 258.739.457

  • Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi

Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi

Penjelasan laporan laba rugi di atas:

Penghasilan neto                                        = 239.723.805
Laba Usaha                                                 = 20.312.038
Laba Sebelum Pajak Penghasilan               = 20.373.773
Laba Tahun Berjalan                                    = 15.289.261
Total Laba Komprehensif Tahun Berjalan  = 15.289.261
Laba per Saham                                           = 0,02

  • Contoh Laporan Keuangan Ekuitas

Contoh Laporan Keuangan Ekuitas

Contoh Laporan Keuangan Ekuitas

  • Contoh Laporan Keuangan Arus Kas

Contoh Laporan Keuangan Arus Kas

Contoh Laporan Keuangan Arus Kas

Penjelasan singkat:

Kas Neto yang Diperoleh dari Aktivitas Operasi             = 41.503.333
Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi       = (309.527)
Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan   = (14.691.004)
Kas dan Bank Akhir Tahun                                             = 44.533.138


8. Contoh Laporan Keuangan PT. Berlian Djaya Abadi

Laporan keuangan pada sebuah perusahaan dagang berikutnya merupakan sebuah laporan keuangan PT Berlian Djaya Abadi. Dalam sebuah perusahaan yang telah diresmikan pada tanggal 14 Mei 2015, dan pada tahun yang sama melakukan kegiatas dengan secara pengoprasiannya. Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan bahan makanan barang hasil dari produksi, terutama pada bahan msksnsn dan barang-barang konsumsi. Dan berikut ini merupakan sebuah Laporan Keuangan PT Berlian Djaya Abadi.

  • Contoh Laporan Keuangan Neraca

Contoh Laporan Keuangan Neraca

Contoh Laporan Keuangan Neraca

Contoh Laporan Keuangan Neraca

Dari Laporan Posisi Keuangan/Neraca di atas, dapat dirangkum sebagai berikut ini :

Aset:

Jumlah aset lancar                                                        = 3.662.499.520
Jumlah aset tidak lancar                                               = 1.475.759.765
Total Jumlah aset : 3.662.499.520 + 1.475.759.765     = 5.138.259.285

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas jangka pendek                                  = 3.159.792.330
Jumlah total Liabilitas jangka panjang                         = 453.189.976
Total Jumlah Liabilitas: 3.159.792.330 + 453.189.976 = 3.612.982.306

Ekuitas:
Total Jumlah Ekuitas                                                                           = 1.525.276.979

Total Jumlah Liabilitas dan Ekuitas: 3.612.982.306 + 1.525.276.979 = 5.138.259.285

  • Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi

Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi

Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi

Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi

Keterangan:

Total Penjualan                             = 9.639.478.866
Laba Usaha                                   = 223.666.628
Laba sebelum pajak penghasilan  = 115.130.429
Laba tahun berjalan                      = 89.022.191

  • Contoh Laporan Keuangan Arus Kas

Contoh Laporan Keuangan Arus Kas

Contoh Laporan Keuangan Arus Kas

Keterangan:

Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi        = 59.811.075
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi  = (472.005.847)
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan  = 430.747.322
Kas dan setara kas akhir tahun                                = 90.495.048


9. Contoh Laporan Keuangan PT Mega Utama Lestari

Laporan pada perusahaan perdagangan yang berikutnya merupakan sebuah laporan tentang keuangan di perusahaan PT Utama Lestari. Perseroan ini berdiri sejak tanggal 27 Januari 1993, dan sudah memulai operasi dalam secara tahun 1995. Kegiatan dalam bisnis di dalam sebuah perusahaan bergerak pada bidang perdagangan ekspor daging ayam. Berikut ini merupakan sebuah Laporan Keuangan di perusahaan PT Utama Lestari pada periode tahun 1995:

  • Contoh Laporan Keuangan Neraca

Contoh Laporan Keuangan Neraca

Keterangan:

Aset:

Jumlah Aset Lancar                                = 15.100.638.538
Jumlah Aset Tidak Lancar                       = 0
Total Jumlah aset: 15.100.638.538 + 0  = 15.100.638.53

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek          =127.732.121
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang         = 0
Total Jumlah Liabilitas                         =127.732.121

Ekuitas:

Jumlah Ekuitas                                                                                   =14.972.906.417
Total Jumlah liabilitas dan ekuitas: 127.732.121 + 14.972.906.417 = 15.100.638.538

  • Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi

Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi

Keterangan:

Pendapatan                                                       = 2.617.767.650
Rugi Tahun Berjalan                                          = (1.613.818.119)
Total Rugi Komprehensif lain tahun berjalan  = (1.639.834.869)

  • Contoh Laporan Keuangan Arus Kas

Contoh Laporan Keuangan Arus Kas

Keterangan:

Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) Aktivitas Operasi = (11.666.507.586)
Arus kas dari aktivitas investasi dan pendanaan tidak ada.        = 0
Total Kas dan Bank Akhir Tahun                                                  = 43.138.538


10. Contoh Laporan Keuangan Bidang Jasa

Laporan Keuangan perusahaan pada bidang jasa pembuatan baju yang pertama merupakan sebuah laporan keuangan di perusahaan PT Taboga Cinderella Dayana. Perusahaan ini telah didirikan dan diresmikan oleh banyak stakeholder pada tanggal 29 July 1966 dan memulai kegiatan dengan normal secara menyeluruh di tahun 1997 ersebut. Ruang lingkup dalam aktifitas dalam bisnisnya merangkup pada multi disiplin secara rekayasa, jasa berupa konstruksi, jasa pertambangan, penyediaan perbekalan logistik dan penyedia pembuatan seragam baju. Dan mennggunakan peralatan untuk dapat mensupport kegiatan/operasi industri minyak, gas bumi, sektor pertambangan dan pengembangan infrastruktur. Berikut Laporan Keuangan PT Taboga Cinderella Dayana :

  • Contoh Laporan Keuangan Neraca Di Bidang Jasa

Contoh Laporan Keuangan Neraca Di Bidang Jasa

Contoh Laporan Keuangan Neraca Di Bidang Jasa

Contoh Laporan Keuangan Neraca Di Bidang Jasa

Contoh Laporan Keuangan Neraca Di Bidang Jasa

Dari Laporan Posisi Keuangan / neraca PT Taboga Cinderella Dayana di atas, kita dapat melihat data-data berikut:

Aset:

Jumlah Aset Lancar                     = 161.084
Jumlah Aset Tidak Lancar            = 275.760
Jumlah aset: 161.084 + 275.760 = 436.844

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                   = 97.387
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                  = 160.922
Jumlah Liabilitas: 97.387 + 160.922                               = 258.309

Total Jumlah Ekuitas                                                      = 178.535

Total Jumlah liabilitas dan ekuitas: 258.309 + 178.535 = 436.844

  • Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi Di Bidang Jasa

Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi Di Bidang Jasa

Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi Di Bidang Jasa

Contoh Laporan Keuangan Laba Rugi Di Bidang Jasa

Keterangan:

Pendapatan                                                              = 259.868
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan                            = 8.311
Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan = 7.335

Baca Juga : Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

  • Contoh Laporan Keuangan Arus Kas Di Bidang Jasa

Contoh Laporan Keuangan Arus Kas Di Bidang Jasa

Contoh Laporan Keuangan Arus Kas Di Bidang Jasa

Keterangan:

Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi            = 52.203
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi      = (49.299)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan   = (11.842)
Kas dan setara kas akhir tahun                                 = 57.487


Itulah yang dapat saya sampaikan terkait dengan artikel ini yang sudah membahas tentang 10 Contoh Laporan Keuangan dalam pembuatan Laporan Keuangan secara lengkap yang sudah saya bagikan, semoga bisa menjadi bahan refrensi kamu untuk membuat Laporan Keuangan dan dapat menambah ilmu pengetahuan kamu dalam membaca artikel ini, semoga bermanfaat, Terimakasih.

/* */