√ Biaya : Pengertian, Unsur, Manfaat, Jenis dan Penggolongannya Terlengkap

Diposting pada

√ Biaya : Pengertian, Unsur, Manfaat, Jenis dan Penggolongannya Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Biaya. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Biaya : Pengertian, Unsur, Manfaat, Jenis dan Penggolongannya Terlengkap
√ Biaya : Pengertian, Unsur, Manfaat, Jenis dan Penggolongannya Terlengkap

 

Pengertian Biaya

 

Biaya merupakan semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk melaksanakan suatu proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan uang sesuai harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi.

 

 

Pengertian Biaya Menurut Para Ahli

 

1. Masiyah Kholmi

Biaya yaitu pengorbanan sumber daya atau nilai ekuivalen kas yang dikorbankan untuk mendapatkan barang atau jasa yang diharapkan memberi manfaat di saat sekarang atau di masa yang akan datang bagi perusahaan.

 

2. Henry Simamora

Biaya yakni sebuah kas atau nilai setara kas yang dikorbankan untuk barang atau jasa yang diharapkan memberi manfaat pada saat ini atau di masa mendatang bagi organisasi.

 

3. F. Hernanto

Biaya ialah sejumlah uang yang dinyatakan dari sumber-sumber ekonomi yang dikorbankan (terjadi atau akan terjadi) untuk mendapatkan sesuatu atau untuk mencapai tujuan tertentu.

 

4. Mulyadi

Biaya merupakan salah satu pengorbanan sumber ekonomis yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi, sedang terjadi, atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu.

 

 

Unsur – Unsur Biaya

  • Biaya merupakan sumber ekonomi
  • Diukur dalam satuan uang
  • Yang telah terjadi atau yang akan terjadi
  • Dan berguna untuk tujuan tertentu

 

 

Manfaat Biaya

  • Mengukur pengorbanan nilai masukan tersebut, guna menghasilkan informasi bagi manajemen.
  • Untuk mengukur apakah kegiatan usahanya menghasilkan laba atau sisa hasil usaha.

 

 

Jenis – Jenis Biaya

 

1. Biaya Tetap (Fixed Cost)

Biaya tetap merupakan sebuah biaya yang dikeluarkan dalam besaran yang tetap atau stabil. Biaya tetap ini keberadaannya tidak dipengaruhi oleh adanya perubahan jumlah atau aktivitas produksi pada tingkat tertentu.

Jadi, biaya ini lebih dipengaruhi oleh sebuah kondisi dalam jangka panjang seperti pajak bumi dan bangunan, asuransi serta gaji karyawan.

 

2. Biaya Variabel (Variable Cost)

Biaya variabel ialah suatu biaya yang besarannya berubah-ubah tergantung pada volume kegiatan. Jadi jika volume kegiatan mengalami peningkatan, maka biaya variabel juga akan naik.

Hal ini akan berlaku sebaliknya jika volume kegiatan mengalami penurunan. Contoh biaya variabel dalam sebuah perusahaan yaitu bahan baku serta biaya periklanan.

 

3. Biaya Semivariabel (Mixed atau Semivariable Cost)

Biaya semivariabel yakni sebuah pengeluaran yang memiliki elemen biaya tetap maupun variabel di dalamnya. Biaya semivariabel ini akan mengalami perubahan ketika terjadi perubahan volume kegiatan.

Akan tetapi, besarnya tidak selalu sebanding dengan perubahan volume. Biaya semi variabel meliputi biaya listrik, biaya air, serta telpon.

 

4. Biaya Langsung (Direct Cost)

Biaya langsung ialah segala biaya yang dikeluarkan ketika ada kebutuhan yang bersifat wajib dan harus dipenuhi pada saat itu juga. Biaya langsung ini adalah biaya yang dapat dikenali sejak awal.

Biaya ini berkaitan langsung dalam memproduksi satuan output. Biaya langsung ini bisa berupa biaya bahan baku ataupun tenaga kerja.

 

5. Biaya Tidak Langsung (Indirect Cost)

Biaya tidak langsung merupakan suatu biaya overhead pabrik. Jadi, biaya ini dikeluarkan karena berkaitan dengan proses produksi secara keseluruhan buakan tiap satuan output (produk). Biaya tidak langsung berupa biaya asuransi dan sewa motor.

 

6. Biaya Intvestasi (Investment Cost)

Biaya investasi yaitu sebuah modal awal yang dikeluarkan untuk memulai sebuah usaha. Biaya investasi bisa berupa biaya lahan hingga pembelian mesin.

 

7. Biaya Operasi (Operational Cost)

Biaya operasi ialah sejumlah biaya yang dikeluarkan selama proses operasi atau produksi berlangsung. Biaya ini bisa disebut sebagai biaya operasional seperti gaji operator.

 

8. Biaya Perawatan (Maintenance Cost)

Perawatan yakni salah satu bagian penting dalam menjalankan usaha. Perawatan ini bisa berupa perawatan gedung, kendaraan, peralatan, dan lain sebagainya.

Biaya perawatan (maintenance cost) digunakan ini digunakan untuk merawat semua alat yang digunakan dalam proses produksi.

 

9. Biaya Total (Total Cost)

Biaya total yaitu keseluruhan biaya yang digunakan untuk memproduksi sebuah output. Biaya ini bersifat menyeluruh mencakup biaya tetap, biaya semivariabel maupun biaya variabel.

Salah satu contoh biaya total yaitu biaya produksi, mulai dari biaya bahan baku, biaya pemasaran, biaya administrasi dan sebagainya.

 

 

Penggolongan Biaya

  • Objek pengeluaran
  • Fungsi pokok dalam perusahaan
  • Hubungan biaya dengan sesuatu yang dibiayai
  • Perilaku biaya dalam hubunganya dengan perubahan volume kegiatan
  • Jangka waktu manfaatnya

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Biaya : Pengertian, Unsur, Manfaat, Jenis dan Penggolongannya Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Pasar Uang : Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri, Instrumen dan Perbedaan Terlengkap

Baca Juga :  √ Ekuitas : Definisi, Jenis-Jenis, dan Contoh Ekuitas Dalam Akuntansi [ TERLENGKAP ]

Baca Juga :  √ E-Business : Pengertian, Bentuk, Karakteristik, Strategi, Keuntungan dan Kelemahan Terlengkap

Baca Juga :  √ 41 Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli Terlengkap