√ OPEC : Pengertian, Tujuan, Prinsip, Syarat, Sejarah dan Anggota Terlengkap

Diposting pada
√ OPEC : Pengertian, Tujuan, Prinsip, Syarat, Sejarah dan Anggota Terlengkap
5 (100%) 11 vote[s]

√ OPEC : Pengertian, Tujuan, Prinsip, Syarat, Sejarah dan Anggota Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai OPEC. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ OPEC : Pengertian, Tujuan, Prinsip, Syarat, Sejarah dan Anggota Terlengkap

 

Pengertian OPEC

 

OPEC ialah singkatan dari suatu kepanjangan Organization of Petroleum Exporting Countries. OPEC merupakan salah satu organisasi tempat berkumpulnya berbagai negara-negara pengekspor minyak bumi.

Organisasi OPEC ini didirikan pada tanggal 14 September 1960 oleh lima negara anggota yaitu negara Iran, Irak, Kuwait, Arab Saudi, dan Venezuela, yaitu setelah diselenggarakannya Konferensi Baghdad pada tanggal 10-14 Agustus 1960 yang sudah diikuti oleh lima negara produsen minyak tersebut. Markas OPEC ini semula berada di Jenewa (21 Januari 1961-Agustus 1965) kemudian pindah ke negara Wina.

Di awal pembentukannya, sudah disepakati bahwa OPEC bertujuan untuk dapat menjaga stabilitas harga minyak internasional demi kepentingan berbagai negara-negara anggotanya.

 

 

Sejarah OPEC

 

OPEC berdiri pada tanggal 14 September 1961 di Bagdad, Irak. Negara Pendiri dari OPEC yakni 5 negara yaitu Irak, Iran, Kuwait, Arab Saudi, dan Venezuela. Sesudah penyelenggaraan Konferensi Baghdad pada tanggal 10-14 Agustus 1960 yang diikuti oleh lima negara produsen minyak tersebut.

Markas OPEC ini pada awalnya bertempat di Jenewa (21 Janurasi 1961-Agustus 1966) lalu pindah ke kota Wina, Austria. Pada awal dibentuknya, sudah menjadi suatu kesepakatan bahwa OPEC memiliki sebuah tujuan untuk dapat menjaga kestabilan harga minyak internasional untuk suatu kepentingan berbagai negara-negara anggotanya.

Baca Juga :  √ Indeks Harga : Pengertian, Ciri, Jenis, Peranan dan Fungsi Terlengkap

Venezuela adalah salah satu negara yang perta menjadi pemrakarsa pembentukan organisasi OPEC dengan bisa mendekati Iran, Gabon, Libya, Kuwait dan Saudi Arabia pada tahun 1949.

Venezuela juga memberikan saran berbagai negara-negara itu untuk dapat bertukar pandangan dan melakukan eksplorasi jalan lebar dan berkomunikasi yang jauh lebih intens antara negara-negara penghasil minyak.

Pada tanggal 10-14 September 1960, dari suatu gagasan dari Menteri Perdagangan dan Energi Venezuela Juan Pablo Perez Alfonzo dan Menteri Pertambangan dan Enerti Saudi Arabia Abdullah Al Tariki, pemerintahan Irak, Persia, Kuwait, Saudi Arabia dan Venezueala juga mengadakan pertemua di Baghdad untuk dapat berdiskusi bagaimana cara melakukan peningkatan harga dari minyak mentah yang sudah dihasilkan oleh setiap negara produsen minyak tersebut.

OPEC kemudian juga didirikan di Baghdad, dicetuskan salah satu hukum 1960 yang dibuat oleh Presiden Amerika Dwight Eisenhower yang dapat menekan kuota dari impor minyal Venezuela dan Teluk Persia seperti industri minyak Kanada dan Meksiko.

Yang melakukan suatu penurunan harga dari minyak dunia di daerah ini, Presiden Venezuela Romulo Betancourt inbi dapat melakukan usaha dengan membentuk suatu aliansi dengan negara-negara Arab produsen minyak sebagai sebuah strategi untuk sebuah perlindungan otonomi dan profabilitas dari minyak Venezueala.

Sebagai hasil tersebut lalu didirikan OPEC ini sebagai seuatu penyatuan dan koordinasi kebijakan dari berbagai negara anggota sebagai tindak lanjut yang telah dilakukan.

 

 

Syarat Utama Anggota Di Dalam OPEC

 

  • Negara yang berkaitan secara substansial yang merupakan pengekspor minyak mentah.
  • Memiliki kepentingan yang sama dengan negara-negara yang sudah menjadi anggota OPEC.
  • Disetujui oleh mayoritas anggota OPEC.

 

 

Tujuan OPEC

 

  • Menyatukan kebijakan perminyakan antara Negara-negara anggota.
  • Memenuhi kebutuhan dunia akan minyak bumi.
  • Mestabilkan harga minyak dunia.
  • Menentukan kebijakan-kebijakan untuk melindungi negara-negara anggota.
  • Mempertahankan harga minyak dan menentang aksi penurunan harga minyak secara sepihak oleh perusahaan minyak besar yang disebut The Seven Mayor seperti Exxon, Texaco, Socal, Gulf, British Petroleum, Shell.
Baca Juga :  √ Bank Sentral : Pengertian , Sejarah, Tugas dan Peran Terlengkap

 

 

Anggota OPEC

 

1. Arab Saudi
Merupakan salah satu negara pendiri sekaligus menjadi anggota pertama sejak bulan September tahun 1960.

 

2. Iran
Merupakan salah satu negara pendiri sekaligus menjadi anggota pertama sejak bulan September tahun 1960.

 

3. Kuwait
Merupakan salah satu negara pendiri sekaligus menjadi anggota pertama sejak bulan September tahun 1960.

 

4. Venezuela
Merupakan salah satu negara pendiri sekaligus menjadi anggota pertama sejak bulan September tahun 1960.

 

5. Venezuela
Merupakan salah satu negara pendiri sekaligus menjadi anggota pertama sejak bulan September tahun 1960.

 

6. Qatar
Bergabung menjadi anggota organisasi pada bulan Desember tahun 1961.

 

7. Libya
Bergabung menjadi anggota organisasi pada bulan Desember tahun 1962.

 

8. Indonesia
Bergabung menjadi anggota pada bulan Desember tahun 1962. Namun, pada bulan Mei tahun 2008, Indonesia ini dapat mengajukan surat keluar dari OPEC.

Pada tahun 2014, Indonesia kembali resmi menjadi anggota OPEC. Namun, pada tanggal 30 November 2016, Indonesia keluar kembali dari keanggotaan OPEC.

 

9. Uni Emirat Arab
Bergabung menjadi anggota organisasi pada bulan November tahun 1967.

 

10. Aljazair
Bergabung menjadi anggota organisasi pada tahun 1969.

 

11. Nigeria
Bergabung menjadi anggota organisasi pada bulan Juli tahun 1971.

 

12. Ekuador
Bergabung menjadi anggota organisasi pada tahun 1973. Sempat mengundurkan diri pada tahun 1993, namun kemudian masuk kembali menjadi anggota pada tahun 2007.

 

13. Gabon
Bergabung menjadi anggota organisasi pada tahun 1973 dengan status associate member dari OPEC. Namun, kemudian memutuskan untuk keluar dari organisasi ini dengan keanggotaan penuh dari 1975 – 1995.

Baca Juga :  √ Uang Kartal : Pengertian, Jenis, Ciri, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

 

14. Angola
Bergabung menjadi anggota organisasi pada tanggal 1 Januari 2007.

 

 

Prinsip OPEC

 

  • Untuk mengatur harga minyak dunia
  • Mengawasi harga minyak dunia
  • Sebagai arena persaingan niaga terutama itu dalam bidang perminyakan.

 

 

Peran OPEC

 

  • Memastikan kepentingan dari negara-negara penghasil minyak agar mendapatkan penerimaan yang layak dari penjualan minyaknya, dapat menyediakan persediaan minyak yang efisien, bernilai ekonomis dan berkelanjutan bagi negara-negara konsumen minyak serta pengembalian dana yang dapat di terima bagi siapapun yang berinvestasi di dalam industri perminyakan.
  • OPEC memiliki sumber cadangan minyak yang lebih besar, biaya produksi yang lebih murah dengan pasaran minyak sekitar 40-45% dari total konsumsi dunia.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ OPEC : Pengertian, Tujuan, Prinsip, Syarat, Sejarah dan Anggota Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :