√ Kerjasama Ekonomi Internasional : Pengertian, Manfaat, Bentuk, Tujuan dan Contoh Terlengkap

Diposting pada
√ Kerjasama Ekonomi Internasional : Pengertian, Manfaat, Bentuk, Tujuan dan Contoh Terlengkap
5 (100%) 15 vote[s]

√ Kerjasama Ekonomi Internasional : Pengertian, Manfaat, Bentuk, Tujuan dan Contoh Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Kerjasama Ekonomi Internasional. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Kerjasama Ekonomi Internasional : Pengertian, Manfaat, Bentuk, Tujuan dan Contoh Terlengkap
√ Kerjasama Ekonomi Internasional : Pengertian, Manfaat, Bentuk, Tujuan dan Contoh Terlengkap

 

Pengertian Kerjasama Ekonomi Internasional

 

Kerjasama internasional merupakan suatu kerjasama yang dilakukan antara satu negara dengan negara lainnya, dengan memiliki tujuan bersama dan saling menguntungkan namun tetap berpedoman dengan politik,dan ekonomi dari negara-negara yang menjalin kerjasama.

Kerjasama ekonomi di tujukan untuk dapat memberikan keuntungan di masing-masing negara dalam aspek bidang ekonomi.

 

 

Pengertian Kerjasama Internasional Menurut Para Ahli

 

1. Dougherty dan Pflatzgraff

Kerjasama internasional ialah suatu hubungan antar Negara berbeda yang tidak ada unsur kekerasan atau paksaan dan disahkan secara hukum internasional dalam upaya memberikan kebebasan dalam membangun negaranya sendiri.

 

2. Perwita dan Yani

Kerjasama internasional yaitu system hubungan dengan berdasarkan pada kehidupan internasional yang terbagi dalam berbagai bidang seperti ideologi, ekonomi, politik, sosial budaya, lingkungan hidup, kesehatan, pertahanan, dan keamanan.

 

3. Holsti

Kerjasama internasional yakni kolaborasi yang dilakukan setiap Negara dalam melihat masalah nasional (negaranya) yang dinggap perlu adanya penangan baik, lantaran jika tidak dilakukan akan mengancam kesatuan dan persatuan.

 

 

Manfaat Kerjasama Ekonomi Internasional

 

  • Kemajuan di bidang perekonomian, kemajuan ini dapat di amati pada perjalanan ekspor dan impor barang serta jasa. Ekspor yang tinggi dapat menghasilkan devisa yang tinggi pula.
  • Negara Indonesia dapat di berikan kesempatan dalam mencari dan menimba ilmu pengetahuan serta teknologi yang berasal dari negara maju.
  • Dapat memperkuat dalam daya tawar dan posisi Indonesia di mata dunia internasional.
  • Setelah kegiatan ekonomi di Indonesia berkembang maka modal dari negara asing akan dapat ikut masuk.
  • Tinggi permintaan pada barang maupun jasa baik dari luar negeri dan dari dalam negeri dapat menekan jumlah harga pokok per unit produksi.
  • Negara ikut dapat mngimpor barang-barang yang di produksi menjadi lebih mahal.
  • Dapat meningkatkan kecerdasan, keterampilan serta kreativitas dari para tenaga kerja yang merupakan tuntutan kegiatan ekspor ke luar negeri secara pesat.
  • Kemudahan akan mendapat bahan baku dan bahan penolong guna di gunakan dalam proses produksi.
  • Dapat membuka lapangan pekerjaan dan dapat menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan yang ada di Indonesia.
Baca Juga :  √ Agribisnis : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ruang Lingkup dan Aspek Terlengkap

 

 

Bentuk – Bentuk Kerjasama Ekonomi Internasional

 

1. Kerjasama Ekonomi Bilateral

Kerja sama ekonomi bilateral yaitu kerjasama ekonomi yang dilakukan oleh dua negara seperti Negara Indonesia dengan Negara Jepang, Negara Indonesia dengan Negara Korea, dan lainnya.

 

2. Kerjasama Ekonomi Regional

Kerjasama ekonomi regional yaitu bentuk dari kerjasama ekonomi yang dilakukan oleh beberapa negara yang masih dilingkup kawasan. Contohnya yaitu seperti ASEAN, AFTA, dan APEC.

 

3. Kerjasama Ekonomi Multilateral

Kerjasama ekonomi multilateral yaitu kerjasama ekonomi yang dilakukan oleh dua negara atau lebih yang bersifat internasional. Artinya tidak terbatas oleh lingkup kawasan saja. Contohnya seperti ILO dan IMF.

 

4. Kerjasama Ekonomi Antarregional

Kerjasama ekonomi antarregional yaitu kerjasama ekonomi yang dilakukan oleh beberapa lembaga ekonomi regional. Contohnya seperti kerjasama ASEAN dengan Uni Eropa.

 

5. Kerjasama Ekonomi Berdasarkan Tujuan dan Lapangan Usaha

Yakni dalam kerjasama ekonomi ini tidak dibatasi oleh wilayah maupun lingkup internasional. Karena tujuan dari kerjasama ini yaitu untuk dasar tujuan dan lapangan usaha. Contohnya seperti OECD dan OPEC.

 

 

Tujuan Kerjasama Ekonomi Internasional

 

1. Mempererat Persahabatan

Menjalin hubungan kerjasama internasional nantinya akan berdampak pada eratnya persahabatan antara negara-negara yang saling melakukan kerjasama.

Hal ini mampu menghindari kita dari rasa permusuhan antara negara-negara yang mengikuti kerjasama.

 

2. Menciptakan Perdamaian Dunia

Salah satu dampak kerjasama internasional bisa dilihat dari terciptanya perdamaian dunia.

Menghindari kekerasan dan peperangan yang akan terjadi. Kerjasama internasional tergolong cukup ampuh untuk mengatasi hal ini.

 

3. Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi pada Setiap Negara

Salah satu faktor banyak negara yang menjalin kerjasama adalah untuk menunjang serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Indonesia contohnya bagi negara berkembang.

Baca Juga :  √ Supplier : Pengertian, Fungsi, Ciri, Jenis dan Cara Kerja Terlengkap

Untuk mencapai dan menjadikannya negara yang maju Indonesia melakukan kerjasama Internasional dalam bidang ekonomi misalnya saja pada sektor pariwisata.

 

4. Memperluas Tenaga Kerja

Kerjasama internasional juga mampu memperluas tenaga kerja. Bukan TKW melainkan tenaga ahli. Biasanya berawal dari pertukaran pelajar.

Adanya pertukuran pelajar hasil dari kerjasama internasional nantinya akan memberi dampak baik pada tenaga kerja ahli yang handal.

Serta dengan pertukaran pelajar menbuat sektor tenaga kerja menjadi lebih luas dan mempunyai skill yang cukup baik.

 

 

Asas Kerjasama Ekonomi Internasional

 

1. Asas Teritorial

Asas teritorial merupakan asas yang didasarkan pada kekuasaan negara atas daerah atau wilayahnya.

Negara memperlakukan hukum dan juga peraturannya bagi semua hal baik orang maupun barang yang ada di bawahnya. Sementara untuk luar daerah atau wilayahnya berlaku hukum asing.

 

2. Asas Kebangsaan

Asas kebangsaan merupakan asas yang didasarkan kekuasaan negara yang tetap berlaku bagi warga negaranya yang berada di luar wilayahnya atau berada di luar negeri. Asas ini juga disebu dengan asas ekstrateritorial.

 

3. Asas Kepentingan Umum

Asas selanjutnya adalah asas kepentingan umum. Asas kepentingan umum merupakan asas yang didasarkan pada kekuasaan negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan kehidupan warganya.

 

 

Dampak Positif Kerjasama Internasional

 

  • Hubungan internasional membuka kesempatan bagi semua negara guna berdiskusi lebih jelas lagi untuk menghilangkan kesalah pahaman antar negara.
  • Hubungan internasional memberikan inspirasi dan motivasi bagi negara-negara berkembang untuk lebih berkembang lagi dan bersaing dengan negara maju.
  • Hubungan internasional mengurangi tensi atau konflik antar negara sehingga mencegah terjadinya perang.

 

 

Dampak Negatif Kerjasama Internasional

 

  • Hubungan internasional membuat setiap negara diperbolehkan untuk intervensi negara lain dan ikut campur urusan negara lain sehingga mengurangi kedaulatannya demi kerjasama.
  • Hubungan internasional menuntut negara agar saling terbuka satu sama lain sehingga bisa membocorkan informasi rahasia negaranya.
  • Budaya bangsa lama kelamaan akan terkikis.
  • Susunan kenegaraan juga akan meniru negara luar, tanpa tidak mempertimbangkan apakah cocok atau tidak sistem tersebut di negaranya.
  • Ketergantungan terhadap negara lain, misalnya Indonesia terlalu sering mengimpor bahan pangan yang harusnya bisa dipenuhi dari dalam negeri.
Baca Juga :  √ Surat Pemberitahuan Tahunan (STP) : Pengertian, Fungsi, Jenis, Batas Waktu dan Perpanjangan Waktu Terlengkap

 

 

Fungsi Kerjasama Ekonomi Internasional

 

  • Saling menguntungkan masing-masing negara dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi.
  • Mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia.
  • Terjalinnya rasa saling menghormati dan menghargai masing-masing ideologi negara.
  • Menanggulangi hal-hal yang dapat merusak budaya.
  • Meningkatkan penerapan iptek.
  • Meningkatkan sektor pertahanan dan keamanan.

 

 

Contoh Kerjasama Ekonomi Internasional

 

1. Kerjasama Internasional di Bidang Ekonomi

  • APEC (Asia Pasifik Economis Corporation)
  • MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa)

 

2. Kerjasama Internasional di Bidang Sosial

  • WHO (World Health Organization)
  • UNICEF (United Nations Children and Education Fund)
  • ILO (International Labour Organization)

 

3. Kerjasama Internasional di Bidang Pertahanan atau Politik

  • SEATO (South East Asia Treaty Organization)
  • ANZUS (Australia, New Zeland, and United States)
  • NATO (North Atlantic Treaty Organization)
  • CENTO (Central Treaty Organication) atau Pakta Baghdad
  • Pakta Wrsawa, yaitu pakta militer yang dibentuk oleh Uni Sovyet untuk membendung pengaruh Amerika di Eropa Timur.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Kerjasama Ekonomi Internasional : Pengertian, Manfaat, Bentuk, Tujuan dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :