√ Konsumsi : Pengertian, Ciri, Tujuan, Faktor dan Contoh Terlengkap

Diposting pada
√ Konsumsi : Pengertian, Ciri, Tujuan, Faktor dan Contoh Terlengkap
5 (100%) 11 votes

√ Konsumsi : Pengertian, Ciri, Tujuan, Faktor dan Contoh Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Konsumsi. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

√ Konsumsi : Pengertian, Ciri, Tujuan, Faktor dan Contoh Terlengkap
√ Konsumsi : Pengertian, Ciri, Tujuan, Faktor dan Contoh Terlengkap

Pengertian Konsumsi

Konsumsi dalam (bahasa Belanda : consumptie), (bahasa Inggris : consumption) adalah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan daya guna suatu benda, baik berupa barang maupun jasa, untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan secara langsung.

Konsumsi merupakan perbelanjaan yang dilakukan oleh rumah tangga yang berupa barang- dan jasa dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dari orang yang melakukan perbelanjaan tersebut.

Sedangkan Barang-barang yang diproduksikan khusus untuk digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya dinamakan barang konsumsi.

Pengertian Konsumsi Menurut Para Ahli

1. Kamus Besar Ekonomi

Konsumsi adalah tindakan manusia untuk menghabiskan atau mengurangi kegunaan (utility) suatu benda baik secara langsung atau tak langsung- pada pemuasan terakhir dari kebutuhannya.

2. Mankiw

Konsumsi ialah pembelanjaan barang dan jasa oleh rumah tangga. Barang yang dimaksud adalah pembelanjaan barang rumah tangga yang bersifat barang tahan lama meliputi, perlengkapan, kendaraan, dan barang yang tidak tahan lama, contohnya makanan dan pakaian.

3. T Gilarso

Konsumsi yaitu titik pangkal dan tujuan akhir dari seluruh kegiatan ekonomi masyarakat.

4. Irving Fisher

Konsumsi yakni suatu bentuk pertimbangan yang dilakukan oleh seseorang untuk memenuhi kebutuhannya.

Dimana pertimbangan tersebut berdasarkan kondisi yang terjadi dan juga kondisi yang akan datang.

5. Durkhemian

Baca Juga :  √ Akuntansi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat, Dan Macam Akuntansi Menurut Para Ahli Terlengkap

Konsumsi yakni prilaku yang aktif dan tersusun secara kolektif karena adanya paksaan moral dan institusi untuk mempertahankan kehidupannya.

6. Milton Friedman

Konsumsi yaitu jumlah seseorang dalam membeli barang atau jasa yang sesuai dengan pendapatan seseorang yang dihasilkannya.

7. Braudrillard

Konsumsi ialah sistem yang dijalanakn oleh seseorang untuk bersatu dengan yang lainnya, melalui proses kegiatan yang dipandang untuk mempertahankan kehidupan yang dijalankan.

8. Chaney

Konsumsi ialah seluruh aktivitas yang dilakukan oleh individu atau kelompok dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

9. Gossen

Konsumsi merupakan suatu kebutuhan individu atau kelompok yang wajib memenuhi sebagai ukuran memperoleh tingkat kepuasan.

10. Weber

Konsumsi yaitu selera yang menjadi pengikat kelompok untuk berkompetisi dalam bentuk penggunaan barang secara simbolik.

Ciri – Ciri Konsumsi

  • Kegiatan dilakukan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan hidup manusia.
  • Produk yang dikonsumsi memiliki nilai manfaat bagi manusia.
  • Produk (barang dan jasa) yang digunakan dapat berkurang atau habis.
  • Produk yang dikonsumsi merupakan barang ekonomi yang didapatkan dengan pengorbanan, misalnya membelinya.

Tujuan Konsumsi

  • Mengurangi nilai guna barang atau jasa secara bertahap.
  • Menghabiskan nilai guna barang sekaligus.
  • Memuaskan kebutuhan secara fisik.
  • Memuaskan kebutuhan rohani.

Faktor Yang Mempengaruhi Konsumsi

1. Pendapatan
Semakin besar pendapatan seseorang maka akan semakin banyak jumlah dan barang yang akan dikonsumsi, begitu juga dengan sebaliknya.

2. Harga Barang dan Jasa
Semakin mahal (tinggi) harga suatu barang atau jasa maka akan semakin sedikit jumlah dan macam barang yang dikonsumsi dan begitu sebaliknya.

3. Tingkat Pendidikan
Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang biasanya semakin banyak barang atau jasa yang dikonsumsi dan begitu sebaliknya.

4. Jumlah Keluarga
Semakin banyak jumlah anggota dalam keluarga, maka semakin banyak pula konsumsi yang dilakukan atau dibutuhkan, begitu pula sebaliknya.

Baca Juga :  √ Manajemen Pendidikan : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ruang Lingkup, dan Subjeknya Terlengkap

5. Jenis Kelamin
Kebutuhan barang atau jasa yang dibutuhkan pria dan wanita tentu saja berbeda.

6. Selera
Seorang yang selalu ingin terlihat berpenampilan menarik, tentu akan membutuhan pakaian dan perlengkapannya untuk membuatnya semakin menarik.

Sementara, orang yang cenderung cuek dengan penampilannya, pasti akan berpenampilan apa adanya.

7. Adat Istiadat
Adanya adat istiadat akan mempengaruhi jumlah atau jenis barang yang akan dikonsumsi.

Jumlah barang yang digunakan dalam melaksanakan adat istiadat tentunya tergantung dari daerah yang memiliki adat tersebut.

Dampak Konsumsi

1. Dampak Positif Konsumsi

  • Memberikan kepuasan kepada seseorang dalam memenuhi kebutuhannya.
  • Konsumsi yang dilakukan seseorang atau masyarakat suatu negara akan menggerakan roda perekonomian negara.
  • Memberikan keuntungan bagi para produsen.

2. Dampak Negatif Konsumsi

  • Dapat mengakibatkan pola hidup boros pada seseorang.
  • Konsumsi yang tidak seimbang mengakibatkan ketimpangan pola konsumsi.
  • Harga-harga barang akan naik akibat dari pola konsumsi yang secara berlebihan.

Pelaku Kegiatan Konsumsi

1. Rumah Tangga Keluarga

  • Menetapkan pemenuhan kebutuhan pokok, kemudian memenuhi kebutuhan lain yang sifatnya melengkapi kebutuhan pokok.
  • Menyesuaikan besarnya pengeluaran dengan besarnya pendapatan.
  • Menghindari hidup boros atau membeli barang diluar rencana.
  • Menyusun anggaran belanja rumah tangga.
  • Membuat catatan penerimaan dan pengeluaran.
  • Pembagian secara bijaksana atas semua kebutuhan.
  • Berusaha menabung.

2. Rumah Tangga Perusahaan

  • Pembayaran gaji sopir dan pegawai lainnya yang membantu kelancaran usaha.
  • Modal yang digunakan dalam kegiatan usaha.
  • Penggunaan perlengkapan, peralatan, kendaraan, bensin, solar dan bahan bakar lainnya.

3. Rumah Tangga Pemerintah

Kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah atas barang atau jasa mempunyai 2 tujuan berikut yakni :

  • Tujuan Sosial
    konsumsi yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Contoh gaji pegawai, pembelian perlengkapan kantor, pembelian tanah, pembelian kendaraan dan lain-lain.
  • Tujuan Pembangunan
    Konsumsi yang dilakukan oleh pemerintah bertujuan untuk pembangunan, baik sarana maupun prasarana. Contoh pembelian semen, batu, besi, baja untuk pembangunan jembatan, jalan, gedung perkantoran, bendungan dan lain-lain.
Baca Juga :  √ Distribusi : Pengertian, Tujuan, Jenis, Fungsi, dan Pelakunya Secara Lengkap

Contoh Konsumsi

  • Pensil yang dipakai terus-menerus akan habis bila diserut terus sehingga tidak dapat digunakan untuk menulis lagi.
  • Buku gambar yang digunakan terus-menerus akan habis halaman kosongnya sehingga tidak dapat ditulisi kembali.
  • Kendaraan bermotor yang dipakai terus-menerus akan habis bahan bakarnya sehingga tidak akan dapat berjalan lagi.
  • Seorang dokter akan habis nilai gunanya apabila pasien yang dirawatnya sudah sembuh dan tidak membutuhkan jasa dokter lagi.
  • Angga makan sayur ( berarti Angga menghabiskan barang untuk memenuhi kebutuhan).
  • Aulia menggunakan lampu untuk belajar ( berarti Aulia mengurangi guna barang karena lampu tersebut berangsur-berangsur akan habis dipakai dan suatu saat lampu akan padam atau tidak dapat menyala lagi ).

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Konsumsi : Pengertian, Ciri, Tujuan, Faktor dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

Baca Juga Artikel :