√ Deposito : Pengertian, Jenis, Manfaat. dan Karakteristik Terlengkap

Diposting pada

√ Deposito : Pengertian, Jenis, Manfaat. dan Karakteristik Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda. Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Deposito. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Deposito : Pengertian, Jenis, Manfaat. dan Karakteristik Terlengkap
√ Deposito : Pengertian, Jenis, Manfaat. dan Karakteristik Terlengkap

 

Pengertian Deposito

 

Deposito yakni salah satu bentuk tabungan atau simpanan yang pencairannya hanya dapat dilakukan pada jangka waktu tertentu dengan syarat-syarat tertentu sesuai dengan suatu perjanjian antara nasabah dan bank.

Deposito juga merupakan sebuah produk dari perbankan sejenis simpanan yang memiliki jangka waktu tertentu dan juga menjanjikan suku bunga yang tetap sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

Bunga deposito umumnya lebih tinggi jika dibandingkan dengan suatu bunga tabungan. Ini karena uang kamu yang akan dikunci selama jangka waktu tertentu, sehingga pihak bank akan merasa perlu untuk dapat menjanjikan suku bunga yang lebih tinggi dibanding pada suku bunga pada rekening tabungan.

Hal inilah yang menjadi suatu daya tarik dari deposito. Biasanya deposito juga memiliki jangka waktu tertentu dimana uang yang didalamnya tidak boleh ditarik nasabah. Deposito baru dapat dicairkan sesuai dengan tanggal pada jatuh temponya, biasanya deposito ini memiliki jatuh tempo 1, 3, 6 atau 12 bulan.

Jika deposito ini dapat dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo , maka akan kena pinalti sesuai dengan kebijakan bank yang bersangkutan.  Deposito tidak bisa dicarikan sewaktu-waktu dan juga hanya bisa dicairkan setelah jangka waktu berakhir.

Deposito yang akan jatuh tempo ini dapat diperpanjang kembali secara otomatis yang dikenal dengan istilah Automatic Roll Over. Bank juga menyediakan produk deposito baik dalam mata uang rupiah maupun dalam mata uang asing.

 

 

Pengertian Deposito Menurut Para Ahli

 

1. Undang-Undang Perbankan No. 10 tahun 1998 pasal 1

Deposito adalah suatu bentuk simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank.

 

2. Thomas Suyatno

Deposito adalah suatu bentuk tabungan di Bank dimana penarikannya hanya bisa dilakukan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara nasabah dengan Bank yang bersangkutan.

 

3. Habib Nazir dan Muhammad Hassanudin

Deposito  adalah salah satu bentuk simpanan dari pihak ketiga kepada pihak bank yang hanya bisa dilakukan penarikan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan menurut perjanjian oleh pihak ketiga dan pihak bank.

 

4. Kasmir

Deposito adalah salah satu bentuk simpanan jenis ketiga yang dikeluarkan oleh bank.

 

5. Lukman Dendawijaya

Deposito adalah suatu simpanan dari pihak ketiga kepada bank yang sistem penarikannya hanya bisa dilakukan dalam jangka waktu tertentu berdasarkan perjanjian antara pihak ketiga dengan bank yang bersangkutan.

 

 

Jenis – Jenis Deposito

 

  • Deposito Berjangka

Deposito berjangka adalah salah satu dari jenis tabungan berjangka yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu saja. Deposito berjangka telah diterbitkan bisa dengan atas nama perorangan maupun suatu lembaga tertentu. Uang yang disimpan, hanya dapat diambil saat jatuh tempo saja oleh pihak yang tertera pada bilyetnya. Deposito jenis ini juga merupakan jenis deposito yang umum dikenal masyarakat.

 

  • Sertifikat Deposito

Ini merupakan suatu deposito yang diterbitkan atas unjuk dalam sebuah bentuk sertifikat. Sertifikat tersebut tidak mengacu pada nama seseorang atau suatu lembaga tertentu, sehingga bisa dipindah tangankan dan sangat juga mungkin untuk diperjualbelikan.

 

  • Deposito On Call

Deposito On Call adalah sebuah tabungan berjangka dengan waktu penyimpanan yang sangat relatif singkat, minimal 7 hari dan paling lama hanya kurang dari 1 bulan. Deposito ini dikhususkan dalam jumlah yang sangat besar.

 

 

Perbedaan Deposito Berjangka dengan Sertifikat Deposito

 

√ Deposito : Pengertian, Jenis, Manfaat. dan Karakteristik Terlengkap
√ Deposito : Pengertian, Jenis, Manfaat. dan Karakteristik Terlengkap

 

 

Fungsi Deposito

 

  • Fungsi Intern

Fungsi intern adalah salah satu bentuk fungsi strategis dalam membantu aktivitas atau kegiatan operasional bank dengan ruang lingkup khusus bank itu sendiri. Jenis simpanan ini juga merupakan salah satu sumber utama modal bank yang mudah pemakaiannya karena harus mempunyai limit waktu.

Deposito ini untuk sebuah bank fungsinya untuk memenuhi kebutuhan modal bank, dan disisi lain juga dapat membantu menjaga posisi likuiditas bank. Keperluan terhadap modal kerja sebuah bank harus selalu dipenuhi setiap saat sehubungan dengan salah satu fungsi yang utama yakni sebagai lembaga yang menyalurkan dana dari masyarakat berupa kredit.

 

  • Fungsi Ekstern

Fungsi ekstern ini juga berhubungan dengan fungsi yang berada diluar perusahaan bank yakni untuk suatu lembaga yang pergerakannya pada bidang jasa yang mempermudah arus pembayaran uang.

Dalam usaha mencapai tujuan suatu pembangunan nasional diharapkan lembaga perbankan dapat berperan penting untuk dapat mendorong dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi serta stabilitas nasional kearah peningkatan perkembangan suatu perekonomian nasional atau internasional yang selalu bergerak cepat dan juga diikuti tantangan yang bertambah luas.

 

 

Manfaat Deposito

 

  • Dari Segi Bank

Fungsinya ialah sebagai salah satu bentuk usaha suatu bank dalam rangka menghimpun dana dari masyarakat atau juga badan hukum. Upaya tersebut ialah sebagai penambah modal untuk dapat menunjang suatu usaha perbankan, khususnya pada bidang peminjaman (kredit) dengan bisa memberikan suatu rangsangan berupa suku bunga deposito.

 

  • Dari Segi Deposan

Deposito yang menawarkan suku bunga yang lebih tinggi jika dibandingkan simpanan lain, selain dari itu dapat memperoleh suatu jaminan kredit serta juga dapat mengelola keuangan lebih terencana sesuai dengan kebutuhan dan juga jangka waktu deposito.

 

  • Dari Segi Perkembangan Ekonomi

Dana yang terhimpun oleh suatu bank tersebut dan disalurkan kembali dalam bentuk kredit, akan digunakan dengan secara maksimal dalam suatu rangka keperluan yang produktif, oleh karenanya secara otomatis akan dapat meningkatkan pendapatan nasional serta juga kesejahteraan masyarakat.

 

 

Keuntungan Deposito

 

  1. Suku bunga deposito adalah lebih tinggi daripada produk tabungan lainnya.
  2. Relatif aman karena sudah dijamin LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) yang mempunyai risiko rendah.
  3. Kemudahan suatu akses.
  4. Bisa dijadikan sebagai suatu jaminan kredit.
  5. Syarat untuk dapat memperoleh deposito sangat mudah.

 

 

Kekurangan Deposito

 

1. Lemah Terhadap Inflasi

Meski memiliki suatu nilai bunga yang tinggi, namun bunga tersebut tidak berarti jika inflasi tinggi. Ditambah lagi dengan pemotongan pada bunga deposito dari pajak sejumlah 20% jika nilai pokok lebih dari Rp. 7.500.000.

2. Hasil Lebih Kecil

Deposito dengan suatu keunggulannya yang rendah resiko berbanding lurus dengan kelemahannya yaitu imbal hasil yang kecil bila dibandingkan dengan investasi lainya.

 

3. Kurang Fleksibel

Dengan jangka waktu atau tenor yang telah ditetapkan pada sesuai kesepakatan sebelumnya. Deposito ini hanya boleh diambil ketika jatuh tempo.

Jika Anda akan mengambil deposito sebelum jatuh tempo maka akan dikenakan biaya penalty sekitar 1-3% dari nilai pokok deposito, bunga deposito ini tidak dibayarkan atau bunga yang dibayarkan lebih rendah.

 

 

Karakteristik Deposito

 

  • Setoran Minimal

Setoran minimal deposito tidak sama dengan sedang membuka tabungan yaitu dibuka dengan jumlah yang kecil. Penempatan uang untuk dapat membuka deposito membutuhkan jumlah yang lebih banyak dibandingkan jumlah tabungan. Besaran pembukaan suatu deposito pada tiap bank berbeda.

 

  • Jangka Waktu

Penempatan deposito ini juga mengharuskan adanya pengendapan dana dengan jangka waktu tertentu yang dapat dipilih oleh nasabah yaitu 1, 3, 6 atau 12 bulan.

 

  • Jika Membutuhkan Uang dan Ingin Mencairkan Dana Deposito

Adanya jangka waktu pada penempatan deposito tadi dapat menyebabkan deposito tidak bisa dicairkan tunai setiap saat namun pada saat jatuh tempo saja.

 

  • Jika Terpaksa Harus Mencairkan Deposito

Jika suatu saat nasabah harus bisa mencairkan deposito, biasanya bank juga akan mengenakan denda penalti pada tiap penarikan dana deposito yang belum pada jatuh temponya. Jumlah dendanya juga bervariasi atau tergantung kebijakan masing-masing bank.

 

  • Bunga Deposito

Bunga deposito yang dapat diperoleh biasanya lebih besar daripada bunga tabungan, jadi secara otomatis dana yang dimiliki akan berkembang lebih cepat. Dana yang cepat berkembang ini yang juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk investasi dibandingkan dengan tabungan.

 

  • Risiko Rendah

Tingkat pada suku bunga yang tinggi ternyata tidak akan menjadikan deposito sebagai simpanan yang beresiko tinggi tetapi deposito digolongkan produk simpanan yang berisiko rendah. Alasannya karena sebuah deposito masih sama-sama produk simpanan bank.

 

  • Biaya Administrasi dan Pajak

Biaya administrasi dan pajak bulanan ini tidak akan ditemukan pada deposito, karena pajak deposito dihitung dari hasil bunga deposito saja.

 

 

Cara Menghitung Keuntungan Bunga Deposito

 

Keuntungan Bunga Deposito

 

Suku Bunga Deposito x Nominal Uang yang Ditanamkan x Hari/365

 

Pajak Deposito

 

Tarif Pajak x Bunga Deposito

 

Pengembalian Deposito

 

Nominal Investasi + (Bunga Deposito – Pajak)

 

Demikianlah penjelasan mengenai √ Deposito : Pengertian, Jenis, Manfaat. dan Karakteristik Terlengkap. Semoga dengan adanya penjelasan dari artikel ini bisa bermanfaat dan berguna serta bisa menambah ilmu pengetahuan bagi sobat sekalian. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Buku Besar : Pengertian, Macam - Macam, Fungsi, Bentuk, dan Manfaat Terlengkap

Baca Juga :  √ Analisis SWOT : Pengertian, Manfaat, Unsur, dan Contoh Terlengkap

Baca Juga :  √ Deflasi : Definisi, Faktor Penyebab, Dampak, Jenis, Contoh dan Cara Mengatasinya Lengkap

Baca Juga :  √ Rekonsiliasi Bank : Pengertian, Tujuan, Istilah, Proses dan Contoh Terlengkap