√ Pengertian NPV (Net Present Value) Menurut Para Ahli dan Rumusnya Terlengkap

Diposting pada

√ Pengertian NPV (Net Present Value) Menurut Para Ahli dan Rumusnya Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai NPV (Net Present Value). Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Pengertian NPV (Net Present Value) Menurut Para Ahli dan Rumusnya Terlengkap
√ Pengertian NPV (Net Present Value) Menurut Para Ahli dan Rumusnya Terlengkap

 


Pengertian NPV (Net Present Value)

Net Present Value atau yang sering disingkat dengan NPV merupakan salah satu selisih antara nilai sekarang dari arus kas yang akan masuk dengan nilai sekarang dari arus kas yang akan keluar pada periode waktu tertentu.

 


Pengertian NPV Menurut Para Ahli

 

1. Dr. Sobarsa Kosasih

NPV merupakan Kelebihan Present Value ( PV ) dari cash inflow yang dihasilkan oleh sebuah proyek atas sejumlah investasi awal.

 

2. R. Agus Sartono

NPV yaitu suatu selisih antara present value aliran kas yang bersih atau yang sering disebut juga dengan procceed dengan present value Investasi.

 

3. Dian Wijayanto

NPV yakni salah satu kombinasi antara present value penerimaan dan present value pengeluaran.

 

4. Syafaruddin Alwi

NPV ialah sebuah model yang memperhitungkan suatu pola cash flows yang keseluruhan dari sebuah investasi, dalam kaitan nya dengan waktu, berdasarkan discount rate tertentu.

 


Rumus NPV (Net Present Value)

 

NPV = (C1/1+r) + (C2/(1+r)2) + (C3/(1+r)3) + … + (Ct/(1+r)t) – C0

 

Baca Juga :  √ 31 Pengertian Implementasi Menurut Para Ahli Terlengkap

Keterangan :

  • NPV : Net Present Value (dalam Rupiah)
  • Ct : Arus Kas per Tahun pada Periode t
  • r : Suku Bunga atau discount Rate (dalam %)
  • C0 : Nilai Investasi awal pada tahun ke 0 (dalam Rupiah)

 

 


Contoh Soal NPV

Sebuah Perusahaan Z ingin membeli sebuah mesin produksi untuk dapat meningkatkan jumlah produksi produknya.

Diperkirakan untuk harga mesin tersebut adalah Rp.150 juta dengan mengikuti aturan suku bunga pinjaman yakni sebesar 12% per tahun.

Untuk Arus Kas yang masuk pada perusahaan itu diestimasikan sekitar Rp. 50 juta per tahun selama 5 tahun.

Apakah rencana investasi pada pembelian mesin produksi diatas dapat dilanjutkan?

 

Diketahui :

Ct = Rp. 50 juta
C0 = Rp. 150 juta
r = 12% (0,12)

 

Jawaban :

NPV = (C1/1+r) + (C2/(1+r)2) + (C3/(1+r)3) + (C3/(1+r)4) + (Ct/(1+r)t) – C0
NPV = ((50/1+0,12) + (50/1+0,12)2 + (50/1+0,12)3 + (50/1+0,12)4 + (50/1+0,12)5) – 150
NPV = (44,64 + 39,86 + 35,59 + 31,78 + 28,37) – 150
NPV = 180,24 – 150
NPV = 30,24

 

Jadi nilai untuk NPV-nya adalah Rp. 30,24 juta.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Pengertian NPV (Net Present Value) Menurut Para Ahli dan Rumusnya Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :