√ Globalisasi : Pengertian, Penyebab, Contoh, Ciri dan Dampak Terlengkap

Diposting pada
Rate this post

√ Globalisasi : Pengertian, Penyebab, Contoh, Ciri dan Dampak Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Globalisasi. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Globalisasi : Pengertian, Penyebab, Contoh, Ciri dan Dampak Terlengkap

 

Pengertian Globalisasi

 

Kata globalisasi ini sebenarnya merupakan salah satu serapan dari bahasa asing yaitu bahasa Inggris globalization.

Kata globalization itu sendiri sebenarnya berasal dari kata global yang berarti universal yang mendapat sebuah imbuhan -lization yang bisa dimaknai sebagai proses.

Jadi dari asal mula katanya, globalisasi ini bisa diartikan sebagai salah satu proses penyebaran berbagai unsur-unsur baru baik berupa suatu informasi, pemikiran, gaya hidup maupun teknologi yang secara mendunia.

Globalisasi merupakan sebuah proses integrasi internasional yang terjadi karena adanya pertukaran pandangan dunia, pemikiran, produk, dan berbagai aspek kebudayaan lainnya.

Proses globalisasi ini dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya yaitu sebuah teknologi internet, infrastruktur telekomunikasi dan transportasi, pertukaran pelajar, dan lain sebagainya.

Pada umumnya globalisasi berhubungan dengan perubahan menyeluruh pada bidang ekonomi, industri, gaya hidup, dan aspek-aspek kehidupan lainnya.

 

 

Contoh Globalisasi

 

  • Banyak produk asing beredar di Indonesia.
  • Banyak pasar swalayan atau supermarket.
  • Pergantian tenaga manusia dengan tenaga mesin.
  • Jual beli online terus berkembang.
  • Meningkatnya penggunaan gadget.
  • Teknologi terbaru bisa diakses semua orang.
  • Persebaran informasi yang sangat cepat.
  • Dibentuknya perserikantan bangsa bangsa (PBB).
  • Pemerintah lebih terbuka dan demokratis.
  • Masuknya ideologi asing.

 

 

Ciri – Ciri Globalisasi

 

1. Perubahan Dalam Konsep Jarak Ruang dan Waktu

Dengan dukungan teknologi berupa televisi, smartphone dan internet komunikasi dapat dilakukan secara cepat.

Informasi-informasi dari satu belahan dunia dapat langsung diketahui oleh seseorang dibelahan dunia lainnya.

Kemajuan dalam bidang transportasi juga membuat jarak ratusan atau ribuan kilometer dapat ditempuh dengan waktu beberapa jam atau hari saja.

 

2. Adanya Saling Ketergantungan Dalam Bidang Ekonomi dan Perdagangan

Baca Juga :  √ Akuntansi Manajemen : Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Ruang Lingkup Terlengkap

ini disebabkan oleh pertumbuhan perdaganan internasional dan juga dominasi organisasi semacam WTO atau world trade Organization yang menaungi perdagangan dunia dan lain sebagainya.

 

3. Adanya Peningkatan Interkasi Kultural

Melalui televisi dan media lainnya manusia daoat mendapat pengetahuan baru dan lebih mengenal keanekaragaman yang ada di dunia luar.

 

4. Meningkatnya Masalah Bersama

Di era globalisasi, masalah yang timbul dalam suatu negara dapat menjadi masalah yang menjadi perhatian bersama atau dunia internasional, seperti masalah ham, lingkungan hidup, kejahatan perang yang terjadi di suatu negara.

 

 

Faktor Penyebab Globalisasi

 

1. Munculnya Teknologi Dan Informasi

Semakin lama teknologi dan informasi semakin berkembang. Mobilisasi masyarakat dunia juga semakin berkembang dan lebih kompleks.

Hal inilah yang memicu globalisasi terjadi karena pergerakan perdagangan dan keuangan bisa semakin mudah di lakukan.

 

2. Kerja Sama Dari Berbagai Negara Semakin Mudah

Karena kemajuan teknologi dan informasi di berbagai negara membuat kerja sama semakin mudah dilakukan.

Sektor ekonomi semakin meningkat dan mudah mendapatkan produk dari mancanegara.

 

3. Kemudahan Transportasi

Karena teknologi semakin berkembang, maka transportasi juga berkembang.

Setiap negara bisa mengirimkan prodaknya dengan mudah dengan teknologi transportasi saat ini.

 

4. Ekonomi Terbuka

Era globalisasi membuat ekonomi menjadi terbuka. Perdagangan global mudah di terima yang menyebabkan unsur budaya di tempat lain juga ikut masuk.

Transaksi keuangan juga semakin kompleks dan menjadi lebih besar dari negara satu ke negara lain.

 

5. Unsur Budaya

Era globalisasi bisa terjadi ketika negara tersebut bisa menerima unsur budaya dari negara lain.

Sehingga, kegiatan ekonomi dan keuangan bisa berjalan sesuai dengan target yang ditentukan.

 

 

Dampak Positif Globalisasi

 

  • Membawa dampak mudahnya mendapatkan informasi dan ilmu pengtahuan.
  • Meningkatkan etos kerja tinggi, suka bekerja keras, disiplen, mempunyai jiwa kemandirian, rasional, sportif.
  • Kemajuan teknologi yang mengakibatkan kehidupan sosial ekonomi lebih produktif, efektif, dan efisien membuat produksi dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional.
  • Mudahnya melakukan komunikasi.
  • Cepat berpergian atau biasa disebut mobilitas tinggi.
  • Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran.
  • Meningkatkan kualitas diri .
  • Meningkatkan pembangunan Negara.
  • Berkembangnya turis dan pariwisata.
  • Mudah dalam memenuhi kebutuhan.
Baca Juga :  √ Analisis SWOT : Pengertian, Manfaat, Unsur, dan Contoh Terlengkap

 

 

Dampak Negatif Globalisasi

 

  • Informasi tidak tersaring.
  • Lunturnya semangat lunturnya gotong royong, solidaritas, kepedulian, dan ketidaksetiakawanan sosial yang mengkibatkan dalam keadaan tertentu atau darurat seperti kecelakan, sakit, atau musibah lainnya hanya ditangani segelintir orang saja.
  • Perusahaan dalam negeri lebih memilih bekerja sama dengan perusahaan luar negeri karena kondisi industry dalam negeri sulit berkembang.
  • Timbulnya sifat bergaya hidup mewah dan boros karena status sosial seseorang di dalam masyarakat diukur dari kekayaan.
  • Membuat masyarakat tidak kreatif karena terjadinya prilaku konsumtif.
  • Membuat sikap menutup diri dan berpikit sempit.
  • Menghambat pertumbuhan sector industry.
  • Terjadi kerusahan lingkungan danpolusi lmbah industry.
  • Banyak meniru perilaku yang buruk.
  • Mudahnya terpengaruh dengan hal yang tidak sesuai kebiasaan dan kebudayaan suatu Negara.

 

 

Macam – Macam Globalisasi

 

1. Globalisasi di Bidang Ekonomi

Globalisasi dalam bidang ekonomi yaitu globalisasi yang di dalamnya ada sebuah tuntutan dunia yang berupa perdagangan internasional tanpa adanya hambatan batas-batas negara (ekspor-impor).

Suatu proteksi berupa bea masuk yang tinggi atau sebuah larangan masuknya barang luar negeri yang dianggap bertentangan dengan suatu arus global.

Contohnya :

  • Banyaknya Supermarket dilingkungan masyarakat.
  • Adanya Ekspor dan Impor didalam negeri.
  • Masuknya produk luar negeri dengan sangat mudah.
  • Terbukanya pasar bursa Internasional.

 

2. Globalisasi di Bidang Kebudayaan

Globalisasi di bidang kebudayaan yaitu yang telah menyebarluaskan suatu perilaku dan nilai-nilai dari sebuah negara lain.

Globalisasi yang satu ini juga bisa mengubah sebuah cara berfikir seseorang sehingga dapat merubah suatu tingkat sosial budaya manusia.

Suatu Pergaulan antar individu yang berbeda negara telah terjadinya perpindahan nilai budaya.

Contohnya :

  • Munculnya budaya asing.
  • Munculnya merek-merek luar negeri.
  • Banyaknya imigrasi.
  • Perlahan-lahan hilangnya kebudayaan lokal.

 

3. Globalisasi di Bidang Politik

Globalisasi di bidang politik yaitu sebuah kebijakan suatu negara yang secara tidak langsung bisa atau akan mempengaruhi suatu kebijakan di tingkat regional ataupun tingkat dunia.

Contohnya :

  • Adanya pembentukan PBB.
  • Antar negara saling bekerja sama.
  • Adanya politik negara.

 

4. Globalisasi di Bidang Informasi dan Komunikasi

Globalisasi di bidang informasi dan komunikasi yaitu yang telah menghasilkan suatu teknologi informasi dan komunikasi yang sangat cepat.

Baca Juga :  √ Agribisnis : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ruang Lingkup dan Aspek Terlengkap

Kemajuan ini memudahkan manusia untuk saling berkomunikasi dan bertukar informasi, baik dengan orang yang ada di dalam negeri maupun yang ada di luar negeri.

Contohnya :

  • Adanya berbagai merk teknologi di dalam negeri.
  • Informasi akan cepet menyebar.
  • Munculnya sosial media yang memudahkan untuk berkomunikasi.

 

5. Globalisasi di Bidang Ideologi

Globalisasi di Bidang Ideologi yang satu ini dengan berkembangnya globalisasi dalam sebuah bidang ideologi yang menyebabkan berkembangnya sebuah paham ideologi asing disebuah negara-negara dunia yang sudah memengaruhi sikap dan perilaku negara lain.

Contohnya :

  • Bahasa asing dengan mudah nya masuk.
  • Hilangnya sifat gotong royong.
  • Perempuan bekerja sudah biasa-biasa saja.

 

 

Teori Globalisasi

 

  1. Para Globalis yaitu mereka yang percaya bahwa globalisasi merupakan suatu kenyataan yang mengandung konsekuansi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan.
  2. Para Tradisionalis yaitu mereka yang tidak percaya bahwa globalisasi sedang terjadi dan menganggapnya sebagai mitos atau sesuatu yang dilebih-lebihkan.
  3. Para Transformalis yaitu mereka yang selalu berada di tengah-tengah para globalis dan tradisionalis. Mereka juga percaya bahwa globalisasi yang tengah berlangsung, namun menganggap sebuah pengaruh globalisasi yang terlalu dibesar-besarkan oleh para globalis.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Globalisasi : Pengertian, Penyebab, Contoh, Ciri dan Dampak Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :