Komunikasi Pemasaran

Diposting pada

SarjanaEkonomi.Co.Id – Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Komunikasi Pemasaran. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.


√ Komunikasi Pemasaran : Pengertian, Tujuan, Bauran dan Strategi Terlengkap


Pengertian Komunikasi Pemasaran

Komunikasi Pemasaran merupakan salah satu cara perusahaan atau manajemen perusahaan agar dapat bersentuhan langsung dengan konsumen demi memberikan produk dan pelayanan yang efektif dan tepat guna.


Tujuan Komunikasi Pemasaran

  • Informasi dan Promosi – Komunikasi dapat digunakan untuk mempengaruhi konsumen dan calon konsumen untuk membeli produk dengan menggunakan komunikasi massa.
  • Proses dan Pembentukan Citra – Komunikasi dapat juga digunakan untuk mempengaruhi beberapa tahapan proses pembelian yang dilakukan oleh konsumen.
  • Integrasi – Komunikasi ini bisa digunakan secara efektif dan efisien agar konsumen mendapatkan gambaran yang jelas mengenai suatu produk.
  • Hubungan – Komunikasi juga bisa digunakan sebagai sarana untuk menyatukan berbagai macam bentuk hubungan yang dibangun oleh organisasi dengan konsumen.

Bauran Komunikasi Pemasaran

1. Iklan (Advertising)

Iklan yaitu salah satu komunikasi massa dan harus menarik kesadaran, menanamkan informasi, mengembangkan sikap, atau mengharapkan adanya suatu tindakan yang menguntungkan bagi pengiklan.

Iklan dipakai komunikator untuk menyampaikan informasi produk pada khalayak banyak dengan tujuan tertentu.


2. Promosi Penjualan (Sales Promotion)

Promosi penjualan yaitu sebuah upaya pemasaran yang bersifat media dan non-media untuk merangsang coba-coba dari konsumen, meningkatkan permintaan dari konsumen atau untuk memperbaiki kualitas produk.

Baca Juga :  Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli

Upaya pemasaran melalui promosi penjualan ini dilakukan dalam jangka pendek.

Baca Juga : Promosi


3. Hubungan Masyarakat (Public Relations)

Membangun hubungan baik dengan berbagai kalangan untuk mendapatkan publisitas sesuai yang diinginkan, membangun citra perusahaan yang baik, dan menangani atau menghadapi rumor, berita dan kejadian tidak menyenangkan.


4. Penjualan secara Pribadi (Personal Selling)

Interaksi langsung yang terjadi dengan beberapa pelanggan atau calon pelanggan untuk bisa memuaskan kebutuhan pelanggan.

Dengan penjualan secara pribadi ini, perusahaan berhadapan langsung dengan calon pembeli untuk mencoba menginformasikan oada konsumen mengenai produk sekaligus membujuk secara langsung untuk membeli produk tersebut.


5. Pemasaran Langsung (Direct Marketing)

Hubungan langsung dengan para konsumen individual yang ditargetkan secara cermat untuk mendapatkan respon segera dan membangun hubungan pelanggan yang langgeng.


Strategi Komunikasi Pemasaran

  • Sumber (Source) yaitu suatu pesan yang menentukan tujuan komunikasi dan menetapkan sasaran komunikasi. Pemasar membuat tujuan kampanye iklan dan promosi dengan mengarahkan kampanye itu pada segment sasaran tertentu.
  • Proses Enconding ialah beberapa penyandian tujuan menjadi sebuah pesan. Agensi iklan merancang pesan yang disandikan dalam bentuk iklan. Pesan disandikan wiraniaga dalam bentuk presentasi penjualan.
  • Pengiriman (Tranmission) yakni salah satu pengiriman pesan melalui media agar bisa menjangkau audiens sasaran. Penyebaran komunikasi pemasaran bisa melalui media massa, komunikasi getok tular dari wiraniaga, atau selebaran direct-mail yang dikirimkan pada sasaran.
  • Proses Decoding oleh penerima agar pesan bisa dipahami dua pertanyaan utama yaitu apakah konsumen menafsirkan pesan seperti yang di inginkan pengiklan dan apakah pesan berdampak positif pada sikap dan perilaku konsumen.
  • Umpan Balik (Feedback) atas efektivitas komunikasi pemasaran pada sumber.

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Komunikasi Pemasaran : Pengertian, Tujuan, Bauran & Strateginya Lengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

Baca Juga :  √ Etika Profesi : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Prinsip dan Contoh Terlengkap

Baca Juga Artikel Lainnya :