√ Personal Selling : Pengertian, Tujuan, Sifat, Jenis, Tahapan dan Bentuk Terlengkap

Diposting pada
√ Personal Selling : Pengertian, Tujuan, Sifat, Jenis, Tahapan dan Bentuk Terlengkap
5 (100%) 12 vote[s]

√ Personal Selling : Pengertian, Tujuan, Sifat, Jenis, Tahapan dan Bentuk Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Personal Selling. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Personal Selling : Pengertian, Tujuan, Sifat, Jenis, Tahapan dan Bentuk Terlengkap
√ Personal Selling : Pengertian, Tujuan, Sifat, Jenis, Tahapan dan Bentuk Terlengkap

 

Pengertian Personal Selling

 

Personal selling merupakan promosi penjualan yang dilakukan secara dua arah, tatap muka atau penyajian presentase pribadi secara langsung antara penjual dengan pembeli untuk memperkenalkan produk yang ditawarkan, membujuk dan mempengaruhi calon pembeli dengan tujuan terciptanya suatu penjualan.

Personal Selling atau biasa juga disebut Pemasaran Perorangan adalah teknik mempromosikan produk dua arah, berbentuk persentasi atau pembicaraan langsung antara Divisi Manajemen Marketing dengan calon pembeli.

 

 

Tujuan Personal Selling

 

  • Mencari calon yaitu melakukan pencarian calon pembeli atau petunjuk.
  • Menetapkan sasaran ialah memutuskan bagaimana mengalokasikan waktu mereka diantara calon dan pelanggan.
  • Berkomunikasi yakni mengkomunikasikan informasi mengenai produk dan jasa perusahaan tersebut.
  • Menjual adalah mendekati, melakukan presentasi, menjawab keberatan-keberatan dan menutup penjualan.
  • Melayani merupakan menyediakan berbagai layanan kepada pelanggan, memberikan konsultasi mengenai masalah, memberikan bantuan teknis, merencanakan pembiayaan, dan melakukan pengiriman.
  • Mengumpulkan informasi yakni melakukan riset pasar dan melaksanakan tugas intelejen.
  • Mengalokasikan yaitu memutuskan pelanggan mana akan memperoleh produk tidak mencukupi selama masa-masa kekurangan produk.
Baca Juga :  √ Tax Amnesty : Pengertian, Latar Belakang, Tujuan, Manfaat dan Jenis Terlengkap

 

 

Sifat Personal Selling

 

1. Personal Confrontation

Adalah adanya hubungan yang hidup, langsung dan interaktif antara dua orang atau lebih.

 

2. Cultivation

Yaitu sifat yang memungkinkan berkembangnya segala macam hubungan antar penjual dan pembeli, mulai dari hubungan transaksi sampai ke hubungan yang lebih akrab.

 

3. Response

Yakni situasi yang seolah-olah mengharuskan pelanggan untuk mendengar, memperhatikan, dan menanggapi.

 

 

Syarat Personal Selling

 

1. Salesmanship

Yaitu harus memiliki pengetahuan mengenai identitas barang dan memahami seni dalam menjual, seperti cara bagaimana melakukan pendekatan, mengatasi kritik pelanggan, presentasi, hingga cara meningkatkan angka penjualan.

 

2. Negotiating

Yakni diharapkan memiliki kemampuan dalam melakukan negosiasi dan disertai syarat-syarat serta aturan-aturan yang berlaku.

 

3. Relationship Marketing

Pelaku personal selling harus tahu cara membina dan memelihara hubungan baik dengan pelanggan dalam waktu yang tidak ditentukan.

 

 

Tahapan Personal Selling

 

  • Mencari calon pelanggan dalam tahap ini pemasar dituntut mencari pelanggan yang menjadi segmen perusahaan.
  • Pra pendekatan jika sudah menemukan calon pelanggan, pemasar harus menjalin relationship untuk membangun kepercayaan.
  • Presentasi dan Demontrasi dalam tahap ini pemasar harus bisa menunjukan bagaimana barang yang dijual dibutuhkan oleh calon pelanggan.
  • Mengatasi keberatan calon pelanggan biasanya mempunyai keberatan untuk membeli produk, seperti keberatan dalam harga yang terlalu mahal. Hal ini pemasar harus bisa mengatasinya dengan memberikan diskon atau dengan cara yang lain.
  • Tindak Lanjut dan Pemeliharaan ialah pemasar harus bisa menjaga pelanggan agar tetap loyal terhadap produk, sebagai contoh menelpon pelanggan tentang produk yang telah dibeli.
  • Penutupan yakni dalam tahap ini pemasar harus bisa menentukan apakah pelanggan ingin membeli produk atau tidak, momen ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena sangat mempengaruhi keputusan pembelian.
Baca Juga :  √ Karir : Pengertian, Faktor, Manfaat dan Bagian Terlengkap

 

 

Jenis – Jenis Personal Selling

 

1. Trade

Trade ialah penjualan yang akan terjadi saat produsen dan pedagang besar memperbolehkan pengecer, untuk berupaya dalam memperbaiki distributor produk-produk mereka.

 

2. Missionary Selling

Missionary adalah Proses penjualan yang berusaha ditingkatkan dengan mendorong konsumen-konsumen untuk membeli barang dari para distributor perusahaan.

 

3. Technical Selling

Yaitu meningkatkan angka penjualan dengan cara pemberian saran dan nasihat kepada pemberi saran, dan nasehat kepada konsumen atau pembeli akhir dari barang dan jasanya.

 

4. New Bussines Selling

Adalah berusaha menciptakan transaksi baru dengan mengubah calon konsumen menjadi konsumen. Jenis penjualan ini umumnya paling sering digunakan oleh Perusahaan Asuransi.

 

5. Responsive Selling

Merupakan Penjualan yang diharapkan bisa memberikan reaksi terhadap permintaan pembeli. Dua jenis penjualan disini yaitu Route Driving dan Retail.

 

 

Bentuk – Bentuk Personal Selling

 

  • Field Selling yakni tenaga penjual yang melakukan penjualan di luar perusahaan dengan mendatangi dari satu rumah ke satu rumah atau bisa juga dari perusahaan ke perusahaan lainnya.
  • Retail Selling ialah tenaga penjualan yang melakukan penjualan dengan melayani konsumen yang datang ke perusahaan.
  • Executive Selling yaitu hubungan yang dilakukan oleh pemimpin perusahaan dengan pemimpin perusahaan lainnya atau pemerintah dengan tujuan melakukan penjualan.

 

 

Fungsi Personal Selling

 

1. Memberi Pemahaman dan Pengetahuan Kepada Konsumen

Seorang salesman harus mampu memberikan pemahaman dan pengetahuan yang dapat membantu konsumen untuk mengambil keputusan pembelian.

 

2. Menjadi Sumber Informasi

Salesman juga harus dapat menjadi sumber informasi untuk perusahaan tentang prediksi penjualan, aktivitas pesaing, dsb.

 

3. Pelayanan

Salesman tidak memastikan bahwa konsumen memperoleh manfaat dari produk yang mereka tawarkan tapi juga harus memberikan pelayanan dengan baik.

Baca Juga :  √ 29 Pengertian Kompensasi Menurut Para Ahli Terlengkap

 

4. Penjualan

Dalam fungsi personal selling, salesman harus mampu untuk meningkatkan penjualan produk dengan cara membujuk konsumen untuk melakukan pembelian produk.

 

5. Koordinasi Upaya Penjualan

Seorang salesman harus meluangkan waktu mereka untuk mengevaluasi kinerja mereka dalam rapat sehingga kinerja mereka dapat ditingkatkan.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Personal Selling : Pengertian, Tujuan, Sifat, Jenis, Tahapan dan Bentuk Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :