√ Resiko Usaha : Pengertian, Klasifikasi, Jenis, Faktor, Cara Mengatasi dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Resiko Usaha : Pengertian, Klasifikasi, Jenis, Faktor, Cara Mengatasi dan Contoh Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Resiko Usaha. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Resiko Usaha : Pengertian, Klasifikasi, Jenis, Faktor, Cara Mengatasi dan Contoh Terlengkap
√ Resiko Usaha : Pengertian, Klasifikasi, Jenis, Faktor, Cara Mengatasi dan Contoh Terlengkap

 

Pengertian Resiko Usaha

 

Kata resiko merupakan kata serapan dari bahasa inggris yaitu risk yang dapat diartikan sebagai kendala, kegagalan, hambatan, bahaya atau kerugian.

Resiko usaha merupakan hal yang tidak terpisahkan di dalam menjalankan bisnis. Namun di sinilah seni dari sebuah bisnis karena dengan resiko-resiko tersebutlah sebuah usaha dapat berkembang dengan pesat.

Resiko usaha adalah sebuah tindakan yang sering dikaitkan dengan kemungkinan terjadinya kerugian yang tidak diduga dan tidak diinginkan.

 

 

Jenis – Jenis Resiko Usaha

 

1. Resiko Perusahaan

Resiko perusahaan merupakan resiko yang terjadi dan memiliki dampak terhadap kelangsungan hidup perusahaan atau saham-saham yang ada pada perusahaan.

 

2. Resiko Keuangan

Resiko keuangan merupakan resiko ang umumnya akan berdampak pada kerugian dari segi keuangan perusahaan.

 

3. Resiko Permodalan

Resiko permodalan adalah sebuah resiko yang timbul akibat dari kerugian penjualan atau likuiditas dan keuangan. Dimana hal ini akan menyebabkan modal usaha mengalami penurunan secara signifikan.

 

4. Resiko Pasar

Resiko pasar merupakan resiko yang timbul dari adanya persaingan usaha dari gaya hidup pelangan, perubahan pola persaingan, atau munculnya persaingan baru yang lebih berpontensial di pasar produk.

 

5. Resiko Oprasional

Resiko yang terakhir ini timbul akibat dari adanya penyimpangan hasil prediksi. Hal ini terjadi karena kurang sempurnanya penerapan keputusan, masalah SDM, teknologi, adanya perubahan sistem inovasi dan mutu.

 

 

Cara Mengatasi Resiko Usaha

 

1. Identifikasi Resiko

Kenali resiko apa yang terjadi di perusahaan kita. Dengan mengetahui jenis resikonya kita akan tahu langkah yang akan diambil.

Baca Juga :  √ Peluang Usaha : Pengertian, Sumber, Ciri, Contoh, Manfaat dan Cara Memetakannya Terlengkap

 

2. Rangking Kerugian

Buatlah daftar atau skala kerugian yang timbul. Dari banyaknya resiko yang terjadi, resiko mana yang menimbulkan kerugian paling besar sehingga dapat diselesaikan terlebih dahulu.

 

3. Penyelesaian Masalah

Sebagai pemilik usaha, selain harus cermat dalam membaca peluang anda juga harus pintar dalam penyelesaian masalah atau resiko yang terjadi. Langkah dan solusi apa yang diambil anda harus bisa menentukannya.

Terdapat 4 sikap dalam menyikapi resiko usaha, yaitu sebagai berikut :

  • Risk Avoidance (Menghindari Resiko)
  • Risk Reduction (Mengurangi Resiko)
  • Risk Transfer (Memindahkan Resiko)
  • Risk Retention (Menerima Resiko)

 

4. Monitoring dan Review

Setelah berhasil mengidentifikasi, membuat daftar kerugian, dan menyelesaikan masalah, selanjutnya harus lebih waspada terhadapat resiko usaha yang mungkin bisa terjadi.

Anda dapat memonitor usaha anda dengan menggunakan hasil review yang telah didapatkan. Anda juga bisa memilih strategi yang lebih baik agar tidak mengalami kerugian di masa mendatang.

 

 

Klasifikasi Resiko Usaha

 

1. Resiko Usaha Berdasarkan Sifatnya

 

  • Risiko Murni yaitu risiko yang pasti menimbulkan kerugian. Contohnya seperti musibah.
  • Resiko Spekulatif yaitu resiko yang dapat timbul karena disengajakan oleh yang bersangkutan agar mendapat keuntungan, Contohnya perkreditan.
  • Resiko Fundamental yaitu resiko yang tidak bisa dilimpahkan kepada seseorang atau orang lain
  • Resiko Khusus yaitu resiko yang timbul karena bersumber pada peristiwa tunggal atau Mandiri sehingga sangat mudah diketahui penyebabnya. Contohnya seperti pesawat jatuh dan kapal tenggelam
  • Resiko Dinamis yaitu resiko yang disebabkan oleh kemajuan tekhnologi.

 

2. Resiko Usaha Berdasarkan Dapat dan Tidak Dapat Dialihkan

 

  • Resiko yang Dapat Dialihkan contohnya seperti Asuransi
  • Resiko yang Tidak Dapat Dialihkan contohnya seperti Terkena Tilang

 

3. Resiko Usaha Menurut Sumbernya

 

  • Resiko Internal adalah salah satu resiko yang berasal dari dalam Perusahaan. Contohnya seperti rusaknya mesin
  • Resiko Eksternal yaitu resiko yang berasal dari luar Perusahaan. Contohnya seperti padam listrik.

 

 

Faktor Penyebab Resiko Usaha

 

  • Ketidakpastian ekonomi (economic uncertainly caused)
  • Ketidakpastian yang dikarenakan oleh alam (nature uncertainly caused)
  • Ketidakpastian yang dikarenakan oleh tingkah laku manusia (human uncertainly caused).

 

Selain hal diatas, ada terdapat beberapa faktor yang menyebabkan resiko usaha bisa terjadi, antara lain yakni :

  • Perubahan yaitu mencakup lingkungan, sosial dan ekonomi serta persaingan.
  • Salahnya suatu strategi dan pemasaran
  • Keputusan yang kurang tepat menjadikan timbulnya diluar rencana.
  • Kurang matangnya suatu persiapan
  • Perlengkapan pribadi atau penanggung jawabnya.
Baca Juga :  √ Manajemen Waktu : Pengertian, Prinsip, Manfaat dan Dampak Terlengkap

 

 

Klasifikasi Orang Dalam Menghadapi Resiko

 

  • Risk Avoider

Ialah orang yang tidak menyukai menghadapi resiko bahkan lebih ke menghindari resiko.

 

  • Risk Calculator

Yaitu orang yang berani ketika mengambil keputusan pada saat menghadapi resiko, dengan catatan tingka kerugian dari resiko masih bisa dihitung.

 

  • Risk Taker

Yakni orang yang berani dalam mengambil resiko, orang ini seringkali berspekulatif dalam mengambil keputusan dengan cara memakai intuisinya dalam mengukur resiko.

 

  • Risk Manager

Merupakan orang yang berani mengambil keputusan dengan cara menghitung tingkat resiko dan ketidakpastiannya.

Orang seperti ini seringkali menggunakan intuisinya dengan kuat untuk mendapatkan keuntungan bisnis.

 

 

Contoh Resiko Usaha

 

1. Persaingan atau Kompetisi

Persaingan atau kompetisi merupakan resiko yang harus dihadapi oleh setiap pengusaha. Hal ini disebabkan oleh semakin majunya sebuah bisnis secara otomatis akan bermunculan pesaing usaha yang sejenis.

Timbulnya persaingan ini terkadang menimbulkan resiko tinggi akibat terjadinya persaingan tidak sehat. Persaingan yang tidak sehat ini dapat menyebabkan kerugian bagi para pelaku bisnis.

 

2. Perkembangan Teknologi

Perkembangan dunia teknologi yang pesat dapat membantu pebisnis dalam mengembangkan bisnis baik dari segi kualitas maupun kuantitas penjualan.

Oleh sebab itu pebisnis modern harus mampu beradaptasi dengan teknologi agat tidak tertinggal dengan kompetitor.

Namun saat ini banyak pebisnis di Indonesia yang tidak mengikuti perkembangan teknologi sehingga banyak usaha yang mulai gulung tikar.

 

3. Kehilangan Kepercayaan Konsumen

Hal paling penting dalam menjalankan usaha adalah menjaga kepercayaan konsumen. Kehilangan kepercayaan konsumen dapat di sebabkan oleh berbagai hal seperti kualitas produk yang buruk, kesalahan pemberian harga, kesalahan pengiriman dan pelayanan purna jual.

Beberapa kesalahan ini dapat memberikan dampak negatif sehingga anda akan di tinggalkan oleh konsumen.

 

4. Resiko Finansial

Ketika anda memulai bisnis maka anda harus siap dengan penghasilan yang tidak tetap.

Hal ini dikarenakan dalam menjalankan bisnis tidak selamanya mendapatkan keuntungan dalam jumlah yang besar.

Baca Juga :  √ Kas Kecil : Pengertian, Fungsi, Ciri, Tujuan dan Metode Pengolahan Terlengkap

Tentunya hal ini akan menjadi kendala sehingga harus mempersiapkan mental dan mempersiapkan solusi sehingga tidak berdampak buruk bagi kehidupan anda.

 

5. Perubahan Peraturan Pemerintah

Perubahan peraturan pemerintah dapat menjadi resiko terhadap kelangsungan bisnis anda kesalahan dalam mengantisipasi perubahan pemerintah dapat mempengaruhi kegiatan bisnis sehingga dapat berpengaruh pada pemasaran dan penjualan.

Selain itu pastikan usaha yang anda jalankan telah mematuhi setiap peraturan pemerintah sehingga dapat menjalankan bisnis dengan tentang dan aman.

 

6. Resiko Lingkungan

Dampak lingkungan yang di timbulkan oleh usaha anda harus diperhatikan. Contohnya anda memiliki usaha makanan yang menghasilkan limbah berbahaya.

Maka pastikan bahwa limbah yang dihasilkan di buang dengan tepat sehingga ramah terhadap lingkungan.

 

7. Resiko Pemasaran

Salah satu kunci keberhasilan bisnis adalah proses pemasaran yang efektif dan tepat. Oleh sebab itu seorang pebisnis harus menguasai berbagai teknik pemasaran agar produk yang anda jual dapat di terima oleh konsumen.

Jika anda tidak menguasai teknik pemasaran yang efektif dan tepat dapat beresiko terhadap jumlah penjualan produk anda.

Untuk menguasai teknik pemasaran ini maka anda dapat belajar dengan membaca buku, ikut seminar ataupun mencari berbagai informasi tentang pemasaran di internet.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Resiko Usaha : Pengertian, Klasifikasi, Jenis, Faktor, Cara Mengatasi dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :