√ Sistem Informasi Manajemen : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ciri – Ciri, dan Contohnya Terlengkap

Diposting pada
√ Sistem Informasi Manajemen : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ciri – Ciri, dan Contohnya Terlengkap
5 (100%) 10 vote[s]

√ Sistem Informasi Manajemen : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ciri – Ciri, dan Contohnya Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id pada pembahasan kali ini akan membahas tentang Sistem Informasi Manajemen. Mulai dari pengertian, fungsi, ciri-ciri, tujuan, serta contohnya secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini.

 

√ Sistem Informasi Manajemen : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ciri - Ciri, dan Contohnya Terlengkap
√ Sistem Informasi Manajemen : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ciri – Ciri, dan Contohnya Terlengkap

 

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Sistem ini berasal dari bahasa yunani (sustema) dan bahasa latin (systema) yang mempunyai arti suatu susunan yang teratur dari suatu kegiatan – kegiatan yang saling berkaitan dan susunan prosedur – prosedur yang saling berhubungan, yang dapat melaksanakan dan mempermudah kegiatan-kegiatan utama organisasi atau institusi.

Informasi ialah suatu data yang telah diproses atau diolah sehingga memiliki arti atau manfaat yang berguna.

Data ialah salah satu fakta – fakta, statistik – statistik, atau angka – angka yang dapat menimbulkan informasi.

Manajemen :

  • Sebagai Subyek : Manajemen yakni orang atau orang-orang yang melaksanakan suatu kegiatan tersebut.
  • Sebagai Proses : Manajemen yaitu suatu kegiatan yang dilakukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan secara bersama-sama atau melibatkan orang lain demi mencapai suatu tujuan yang sama.

Sitem Informasi Manajemen (SIM) merupakan salah satu jaringan prosedur pengolahan data yang dikembangkan dalam suatu sistem (terintegrasi) dengan maksud untuk memberikan informasi (yang bersifat intern dan ekstern) kepada manajemen, sebagai dasar pengambil keputusan.

Dengan menggunakan sistem informasi manajemen ini berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan analisis manajemen akan cepat diselesaikan.

Karena sistem informasi manajemen ini didukung dengan teknologi yang canggih, sumber daya manusia yang berkualitas dan berkomitmen. Selain itu sistem infrormasi manajemen akan menjadi pendukung fungsi manajemen, operasional dan pengambilan keputusan.

 

 

Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Para Ahli

 

1. George M. Scott

Sistem Informasi Manajemen adalah serangkaian sub-sistem informasi secara keseluruhan yang terintegrasi rasional dan terpadu serta dapat mengubah suatu data yang tersedia menjadi suatu informasi melalui suatu proses atau metode yang digunakan untuk peningkatan suatu produktivitas yang cocok dengan gaya kepemimpinan manajer berdasarkan kriteria kualitas yang ditentukan.

Sifat sistem informasi manajemen yang perlu diperhatikan yaitu sebagai berikut :

  • Sistem Informasi Manajemen (SIM) Adalah Menyeluruh
  • Sistem Informasi Manajemen (SIM) Adalah Terkoordinasi
  • Sistem Informasi Manajemen (SIM) Memiliki Sub-sistem Informasi
  • Sistem Informasi Manajemen (SIM) Terintegrasi Secara Rasional
  • Sistem Informasi Manajemen (SIM) Mentransformasikan Data kedalam suatu Informasi dengan berbagai Cara
  • Sistem Informasi Manajemen (SIM) Meningkatkan Produktivitas
  • Sistem Informasi Manajemen (SIM) Sesuai dengan Sifat dan Gaya Manajer
  • Sistem Informasi Manajemen (SIM) Menggunakan suatu Kriteria Mutu yang Telah Ditetapkan (Manajemen Mutu)

 

2. Leonardo Hasahatan Siregar (2007)

Sistem Informasi Manajemen ini sangat berkaitan dengan dunia pendidikan. Menurutnya sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang terstruktur dan dipakai dalam suatu pengelolaan data berbasis komputer. Pada proses pengelolaan di dalam sistem informasi manajemen ini terdapat berbagai fungsi yang diperlukan seperti pencarian, pemutakhiran, presentasi data, dan fungsi penyimpanan data.

 

3. Jogiyanto Hartono

Sistem Informasi Manajemen yakni salah satu kumpulan dari suatu interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan suatu informasi yang berguna untuk semua tingkat manajemen didalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.

 

4. Accounting Information System, Bodnar dan Hopwood (1993)

SIM merupakan suatu kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang telah dirancang untuk bisa mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna.

 

5. Turban, McLean dan Waterbe (1999)

SIM adalah suatu sistem untuk dapat mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisa dan juga menyebarkan informasi untuk tujuan yang lebih spesifik.

 

6. Azhar Susanto

Sistem Informasi Manajemen adalah suatu kumpulan sub sistem atau komponen baik fisik atau non-fisik dan saling berkaitan satu dengan yang lainnya yang dapat memiliki fungsi hal pengevaluasian, pengendalian, dan perbaikan yang berkelanjutan.

 

7. Bodnar dan Hopwood

Sistem Informasi Manajemen ialah suatu kumpulan dari perangkat keras dan perangkat lunak yang sudah dirancang untuk mentransformasikan data dalam bentuk informasi yang berguna.

 

8. L. James Havery

Sistem Informasi Manajemen merupakan suatu prosedur logis dan rasional guna melakukan atau merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu sama lain.

 

9. Ludwig Von Bartalanfy

Sistem Informasi Manajemen merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi di antara unsur-unsur tersebut dengan suatu lingkungan.

 

10. O’brien

Sistem Informasi Manajemen merupakan sekelompok dari komponen yang saling berhubungan, bekerja sama untuk dapat mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam transformasi yang teratur.

 

11. Raymond McLeod Jr

Sistem Informasi Manajemen adalah suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan suatu informasi bagi beberapa pengguna yang memiliki kebutuhan yang sama.

 

12.Nash dan Robert

Sistem Informasi Manajemen adalah suatu kombinasi dari user atau orang, teknologi, media, prosedur, dan juga pengendalian, yang memiliki suatu tujuan tertentu.

 

13. James AF Stoner

Sistem Informasi Manajemen yaitu salah satu metode formal yang dapat memberikan pihak manajemen sebuah informasi yang tepat waktu, dapat dipercaya, dan dapat mendukung proses pengambilan keputusan bagi perencanaan, pengawasan, serta fungsi operasi sebuah organisasi yang lebih efektif.

 

14. Danu Wira Pangestu

Sistem Informasi Manajemen (SIM) yakni berbagai kumpulan dari suatu interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna bagi semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.

 

15. Joel D. Aron

Sistem Informasi Manajemen adalah sebuah sistem informasi yang memberikan informasi atau data yang dibutuhkan oleh seorang manajer dalam mengambil suatu keputusan.

 

16. E.S Margianti & Suryadi H.S

Sistem Informasi Manajemen sebagai salah satu sistem yang berdasarkan komputer yang menjadikan sebuah informasi dapat digunakan oleh para manajer untuk suatu kebutuhan yang sama. Informasi yang terdapat pada suatu sistem informasi manajemen ini biasanya berisi tentang segala bentuk kejadian di dalam perusahaan, yang merupakan kejadian pada masa lalu, saat ini, hingga prediksi.

 

17. Encyclopedia of Management

Sistem Informasi Manajemen yakni salah satu pendekatan yang dapat direncanakan dan disusun untuk memberikan bantuan piawai yang memudahkan suatu proses manajerial kepada pejabat pimpinan.

 

 

Manfaat Sistem Informasi Manajemen

Adapun beberapa manfaat yang didapatkan dari sistem informasi manajemen untuk organisasi, khususnya perusahaan, diantaranya sebagai berikut :

  1. Adanya ketersediaan kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan suatu sistem informasi.
  2. Meningkatkan aksesbilitas suatu informasi secara tepat waktu dan secara akurat untuk para penggunanya, tanpa diperlukan perantara.
  3. Dapat berguna untuk dapat mengelola berbagai transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan informasi baru yang dapat menciptakan keuntungan.
  4. Dapat mengembangkan suatu proses perencanaan yang telah dibuat supaya menjadi lebih efektif.
  5. Dapat mengidentifikasi berbagai macam kebutuhan keterampilan yang mendukung suatu sistem informasi.
  6. Mengantisipasi dan memahami berbagai macam konsekuensi ekonomis dari suatu sistem informasi dan suatu teknologi yang baru.
  7. Memperbaiki suatu produktivitas dalam aplikasi pemeliharaan maupun pengembangan sistem informasi.
  8. Mendukung untuk pengambilan suatu keputusan dari manajemen.

 

 

Fungsi Sistem Informasi Manajemen

Berikut merupakan beberapa fungsi dasar sistem informasi manajemen bagi para penggunanya diantaranya :

  • Mempercepat tingkat aksesibelitas data sehingga suatu data yang dibutuhkan dapat tersaji secara tepat waktu dan juga tepat sasaran.
  • Menjamin ketersediaan dan juga kualitas suatu data yang disajikan.
  • Mempermudah pengembangan suatu kegiatan perencanaan manajemen.
  • Memperbaiki produktivitas manajemen dalam penyajian suatu informasi.
  • Menghemat biaya penyajian pada informasi dalam perusahaan.
  • Sebagai bahan pertimbangan berbagai macam pengambilan dalam keputusan.
  • Sebagai antisipator terjadinya konsekuensi ekonomis suatu sistem informasi yang baru.
  • Sebagai aset perusahaan yang tidak ternilai harganya untuk sebuah organisasi perusahaan.

 

 

Tujuan Sistem Informasi Manajemen

Adapun tujuan dasar dari keberjalanan sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut ini :

  • Memperoleh Data

Mendapatkan suatu data kontekstual atau disebut dengan data mentah dari operasional yang berasal dari berbagai sumber di internal maupun eksternal organisasi dan dianggap mampu memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan.

 

  • Mengolah Data

Data yang diperoleh sebelumnya kemudian dapat diolah dan diubah menjadi informasi yang lebih bermanfaat dan dibutuhkan dalam aktivitas pada fungsi manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, dan memimpin. Selain itu informasi tersebut diperlukan dalam suatu pengendalian fungsi pada level operasional, taktis, dan strategis.

Aktivitas dalam pengolahan data meliputi seperti :

  1. Menyusun perhitungan suatu data.
  2. Melakukan sortir terhadap suatu data.
  3. Mengelompokkan sebuah data.
  4. Menyederhanakan sebuah data.

 

  • Menyimpan, Menggunakan, dan Menyebarkan Informasi

Informasi dari suatu hasil pengolahan sistem informasi manajemen diharapkan dapat berguna di kemudian hari sehingga perlu disimpan dengan rapih.

Informasi yang disimpan juga harus dapat dengan mudah diakses supaya dapat dipergunakan kembali. Informasi tersebut nantinya dapat dipergunakan oleh pihak manajemen yang memerlukan sehingga perlu didistirbusikan pada pihak yang berkaitan melalui jaringan organisasi agar lebih bermanfaat.

 

 

Contoh Sistem Informasi Manajemen

Beberapa contoh kongkrit penerapan sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut ini :

1. Enterprise Resource Planning (ERP)

Sistem ERP ini biasanya juga dapat digunakan oleh sejumlah perusahaan besar dalam mengelola manajemen dan melakukan sebuah pengawasan yang saling terintegrasi terhadap unit bidang kerja Keuangan, Accounting, Sumber Daya Manusia, Pemasaran, Operasional, dan Pengelolaan Persediaan.

 

2. Supply Chain Management (SCM)

Sistem SCM ini juga sangat bermanfaat bagi para pihak manajemen dimana data-data yang disajikan terintegrasi mengenai manajemen suplai bahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer hingga konsumen akhir.

 

3. Transaction Processing System (TPS)

TPS ini berguna untuk sebuah proses data dalam jumlah yang besar dengan transaksi bisnis yang rutin. Program ini juga biasa diaplikasikan untuk manajemen gaji dan inventaris. Contohnya yaitu pada suatu aplikasi yang digunakan untuk Bantuan Keuangan Desa Pemprov Jawa Timur.

 

4. Office Automation System (OAS)

Sistem aplikasi ini berguna untuk dapat melancarkan komunikasi antar departemen dalam suatu perusahaan dengan cara mengintegrasikan server-server komputer pada setiap user di perusahaan. Contohnya yaitu email.

 

5. Knowledge Work System (KWS)

Sistem informasi KWS ini untuk dapat mengintegrasikan satu pengetahuan baru ke dalam organisasi. Dengan ini, dapat diharapkan para tenaga ahli dapat menerapkannya dalam pekerjaan mereka.

 

6. Informatic Management System (IMS)

IMS berfungsi untuk dapat mendukung spektrum tugas-tugas dalam organisasi, yang juga dapat digunakan untuk dapat membantu menganalisa pembuatan keputusan. Sistem ini juga dapat menyatukan beberapa fungsi informasi dengan suatu program komputerisasi, seperti e-procurement.

 

7. Decision Support System (DSS)

Sistem ini membantu para manajer dalam mengambil sebuah keputusan dengan cara mengamati lingkungan dalam perusahaan. Contohnya yaitu Link Elektronik di sekolah Tunas Bangsa, yang mengamati jumlah pendapatan atau pendaftaran siswa baru setiap tahun.

 

8. Expert System (ES) dan Artificial Intelligent (A.I.)

Sistem ini pada dasarnya menggunakan sebuah kecerdasan buatan untuk menganalisa pemecahan masalah dengan menggunakan pengetahuan tenaga ahli yang telah diprogram ke dalamnya. Contohnya yaitu sistem jadwal mekanik.

 

9. Group Decision Support System (GDSS) dan Computer-Support Collaborative Work System (CSCWS)

Serupa dengan DSS, tetapi GDSS mencari solusi lewat suatu pengumpulan pengetahuan dalam satu kelompok, bukan per individu. Biasanya juga berbentuk kuesioner, konsultasi, dan skenario. Contohnya yaitu e-government.

 

10. Executive Support System (ESS)

Sistem ini juga dapat membantu manajer dalam berinteraksi dengan lingkungan perusahaan dengan berpegang pada grafik dan pendukung komunikasi lainnya.

 

 

Macam – Macam Sistem Informasi Manajemen

SIM merupakan kumpulan dari sistem informasi. Sistem informasi tersebut, antara lain yakni :

  • Sistem Informasi Akademik – berfungsi untuk menyediakan informasi tentang proses pendidikan yang sedang berjalan di suatu akademi, sekolah, atau perguruan.
  • Sistem Informasi Rumah Sakit – bertugas untuk dapat menyediakan, mengolah, dan menyajikan data seluruh rumah sakit di suatu negara.
  • Sistem Informasi Akuntansi – berfungsi untuk dapat menyediakan informasi dan transaksi keuangan.
  • Sistem Informasi Pemasaran – berfungsi untuk menyediakan suatu informasi untuk penjualan, promosi, penelitian pasar, dan sebagainya.
  • Sistem Informasi Personalia – berfungsi untuk dapat menyediakan berbagai macam informasi yang berkaitan dengan anggota, pegawai, pengumuman dan lain-lain.
  • Sistem Informasi Manajemen Persediaan – berfungsi untuk dapat menyediakan berbagai macam informasi yang berkaitan dengan persiapan, persediaan, cadangan dan lain-lain.
  • Sistem Informasi Distribusi – berfungsi untuk dapat menyediakan berbagai macam informasi yang berhubungan dengan penyaluran dan pengiriman barang atau jasa ke berbagai tempat.
  • Sistem Informasi Pembelian – untuk dapat menyediakan berbagai macam informasi yang ada hubungannya dengan permintaan barang dari konsumen dan lain-lain.
  • Sistem Informasi Penelitian & Pengembangan – untuk dapat menyediakan berbagai macam informasi yang ada hubungannya dengan analisis data, penyajian data dan lain-lain untuk memecahkan masalah yang ada demi kemajuan dan perkembangan organisasi.
  • Sistem Informasi Teknik – untuk dapat menyediakan berbagai macam informasi yang ada hubungannya dengan sistem-sistem yang ada pada organisasi.

 

 

Karakteristik Sistem Informasi Manajemen

  • Didasarkan pada suatu perencanaan jangka panjang.
  • Memberikan sebuah pandangan menyeluruh dari dinamika dan struktur organisasi.
  • Bekerja sebagai sistem yang lengkap dan komprehensif yang mencakup pada semua interkoneksi sub-sistem dalam organisasi.
  • Direncanakan dengan cara top-down, sebagai suatu pengambil keputusan atau manajemen harus secara aktif mengambil bagian dan memberikan arah yang jelas pada tahap pengembangan Sistem Informasi Manajemen.
  • Didasarkan pada suatu kebutuhan informasi strategis, operasional dan taktis dari manajer suatu organisasi.
  • Mengurus situasi yang sangat luar biasa dengan melaporkan situasi seperti itu.
  • Dapat membuat perkiraan dan perkiraan, dan dapat menghasilkan informasi canggih, sehingga memberikan keunggulan kompetitif. Pengambil keputusan dapat juga mengambil tindakan atas dasar prediksi tersebut.
  • Mampu membuat suatu hubungan antara semua sub-sistem dalam organisasi, sehingga pengambil keputusan dapat mengambil keputusan yang tepat berdasarkan pandangan yang terintegrasi.
  • Memungkinkan arus informasi yang mudah melalui berbagai sub-sistem, sehingga dapat menghindari redundansi dan bermuka data. Artinya harus menyederhanakan operasi dengan sebanyak kepraktisan mungkin.
  • Meskipun SIM adalah salah satu sistem yang lengkap terpadu, ia juga harus dibuat sefleksibel mungkin sehingga dapat dengan mudah dibagi menjadi sub-sistem yang lebih kecil jika diperlukan.
  • Memiliki sebuah database yang baik sehingga sistem dapat tertopang dengan kokoh.

 

 

Kelebihan Sistem Informasi Manajemen

  1. Perusahaan akan mampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan mereka sebab adanya laporan pendapatan, catatan kinerja karyawan dan lain sebagainya. Mengidentifikasi aspek ini mampu untuk membantu perusahaan meningkatkan proses bisnis dan operasi.
  2. Memberikan suatu gambaran keseluruhan dari perusahaan.
  3. Bertindak sebagai komunikasi dan suatu alat perencanaan.
  4. Ketersediaan data pelanggan dan umpan balik bisa membantu suatu perusahaan guna menyelaraskan proses bisnis sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Manajemen yang efektif dari suatu data pelanggan bisa membantu perusahaan untuk dapat melakukan kegiatan pemasaran dan promosi langsung.
  5. Sistem informasi manajemen bisa membantu suatu perusahaan memperoleh keuntungan kompetitif. Keunggulan kompetitif merupakan suatu kemampuan perusahaan untuk melakukan sesuatu yang lebih baik, lebih cepat, lebih murah, dan unik jika dibandingkan dengan perusahaan saingan di pasar.
  6. Sistem informasi manajemen melaporkan bantuan untuk dapat mengambil keputusan dan tindakan pada objek tertentu dengan waktu cepat.

 

 

Karaktersistik Komputerisasi Sistem Informasi Manajemen

  1. Dapat memproses suatu data secara akurat dan dengan kecepatan tinggi, menggunakan berbagai teknik seperti riset operasi, simulasi, heuristik, dan lain sebagainya.
  2. Unruk bisa mengumpulkan, mengatur, memanipulasi, dan memperbarui sejumlah besar data mentah dari kedua alam terkait dan tidak terkait, yang berasal dari berbagai sumber internal dan eksternal pada periode waktu yang berbeda.
  3. Menyediakan sebuah informasi real time tentang peristiwa yang sedang berlangsung tanpa penundaan.
  4. Mendukung berbagai format output dan dapat mengikuti aturan dan peraturan terbaru dalam praktek.
  5. Memberikan suatu informasi yang terorganisir dan relevan untuk semua tingkatan manajemen seperti strategis, operasional, dan taktis.
  6. Mempunyai suatu tujuan yakni memiliki fleksibilitas ekstrim dalam penyimpanan data dan pengambilan.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Sistem Informasi Manajemen : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ciri – Ciri, dan Contohnya Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pembaca. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Anggaran : Pengertian, Fungsi, Jenis, Manfaat dan Contoh Terlengkap

Baca Juga :  √ Marketing : Pengertian, Fungsi, Konsep, dan Tugas Terlengkap

Baca Juga :  √ Distribusi : Pengertian, Tujuan, Jenis, Fungsi, dan Pelakunya Secara Lengkap

Baca Juga :  √ Supervisor : Pengertian, Fungsi, Tugas, Ciri - Ciri, dan Jenis Kegiatannya Terlengkap