√ Indeks Harga : Pengertian, Ciri, Jenis, Peranan dan Fungsi Terlengkap

Diposting pada
√ Indeks Harga : Pengertian, Ciri, Jenis, Peranan dan Fungsi Terlengkap
5 (100%) 10 vote[s]

√ Indeks Harga : Pengertian, Ciri, Jenis, Peranan dan Fungsi Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Indeks Harga. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Indeks Harga : Pengertian, Ciri, Jenis, Peranan dan Fungsi Terlengkap
√ Indeks Harga : Pengertian, Ciri, Jenis, Peranan dan Fungsi Terlengkap

 

Pengertian Indeks Harga

 

Indeks Harga merupakan suatu rasio yang pada biasa disebutkan dalam sebuah persentase yang mengukur satu variabel pada suatu waktu tertentu ataupun lokasi relatif terhadap besarnya variabel yang sama pada waktu atau lokasi lainnya.

Indeks harga juga ialah salah satu ukuran yang menunjukkan berbagai perubahan yang terjadi pada harga dari waktu ke waktu.

 

 

Ciri – Ciri Indeks Harga

 

  • Indeks harga digunakan untuk standar perbandingan harga dari waktu ke waktu.
  • Penetapan indeks harga didasarkan pada hal yang relevan.
  • Indeks harga ditetapkan oleh sampel, tidak dari populasi.
  • Indeks harga bisa dihitung dengan berdasarkan waktu yang memiliki kondisi ekonomi yang stabil.
  • Perhitungan indeks harga dengan cara menggunakan metode yang sesuai dan juga tepat.
  • Perhitungan indeks harga dapat dilakukan dengan melalui cara membagi harga tahun akan dihitung indeksnya dengan harga tahun dasar lalu dikali 100.

 

 

Fungsi Indeks Harga

 

  • Sebagai dasar dalam membuat kebijakan ekonomi
  • Sebagai dasar untuk menentukan kebijakan harga
  • Sebagai alat untuk mengukur tingkat kemajuan ekonomi
  • Sebagai alat untuk menyelidiki faktor-faktor yang mendorong
  • Indeks harga dapat dipakai para pedagang dalam menentukan harga jual produk
  • Sebagai dasar untuk menentukan jumlah persediaan
  • Sebagai dasar penentuan jumlah gaji atau upah karyawan
  • Sebagai dasar untuk penentuan yang diterima dan dibayar petani
  • Sebagai dasar pertimbangan dalam kegiatan jual beli saham
    IHK dan indeks biaya hidup dapat menentukan besarnya gaji

 

 

Tujuan Perhitungan Indeks Harga

 

  • Sebagai barometer atau petunjuk dari keadaan ekonomi secara umum.
  • Sebagai pedoman dalam menetapkan berbagai kebijakan dan juga administrasi perusahaan.
  • Sebagai deflator.
  • Sebagai pedoman untuk membeli berbagai jenis barang.
  • Sebagai pedoman untuk mengatur upah gaji buruh atau untuk menyesuaikan kenaikan gaji buruh saat terjadi inflasi.
Baca Juga :  √ Manajemen Waktu : Pengertian, Prinsip, Manfaat dan Dampak Terlengkap

 

 

Manfaat Indeks Harga

 

  • Untuk mengetahui pengaruh kenaikan harga komoditas mengenai daya beli konsumen
  • Untuk dijadikan indikator ekonomi untuk mengetahui tingkat inflasi
  • Untuk mengethaui fase kenaikan pendapatan masyarakat
  • Untuk dijadikan ukuran besarnya biaya produksi yang dikeluarkan
  • Untuk digunakan untuk mengetahui daya beli nilai mata uang

 

 

Peranan Indeks Harga dalam Ekonomi

 

  • Indeks harga adalah suatu petunjuk atau sebuah barometer dari kondisi ekonomi umum. Hal ini juga mengandung suatu maksud contohnya sebagai berikut ini :
  1. Indeks harga grosir menggambarkan dengan tepat tentang tren perdagangan.
  2. Indeks harga juga dapat diterima oleh petani guna menggambarkan tingkat kemakmuran di bidang agraria.
  • Indeks harga umum adalah suatu pedoman untuk berbagai kebijakan dan administrasi perusahaan.
    Indeks harga dapat juga dipakai untuk deflator, pengaruh perubahan harga dapat dihilangkan melalui cara membagi nilai tertentu dengan indeks harga yang lebih sesuai. Proses tersebut dinamakan dengan deflasi dan pembaginya dinamakan deflator.
  • Indeks harga dapat dipergunakan untuk pedoman bagi pembelian berbagai jenis barang. Maksudnya adalah harga barang yang dibeli dapat untuk dibandingkan dengan indeks harga eceran atau grosir supaya dapat diukur efisiensi dalam pembelian suatu barang yang bersangkutan.
  • Indeks harga barang-barang konsumsi ialah suatu pedoman dalam mengatur gaji buruh atau untuk menyesuaikan kenaikan gaji buruh pada saat inflasi.

 

 

Penyusunan Indeks Harga

 

1. Perumusan Tujuan Penyusunan Angka Indeks

Penyusunan angka indeks bertujuan guna mengukur segala perubahan atau untuk membandingkan perubahan antara variabel ekonomi dan sosial.

Dalam menyusun angka indeks harus dirumuskan mengenai apa yang akan diukur, bagaimana cara mengukurnya, serta untuk apa pengukuran tersebut dilakukan.

 

2. Sumber dan Syarat Perbandingan Data

Dalam menyusun suatu indeks harga selama kurun waktu atau periode tertentu membutuhkan sebuah data, baik data jumlah produksi ataupun harga barang yang bersangkutan dari tahun ke tahun.

Baca Juga :  √ Kurs (Nilai Tukar) : Pengertian, Jenis, Faktor, Sistem dan Pengaruh Terlengkap

Maka harus ditentukan semua jenis-jenis barang yang dimasukkan ke dalam penghitungan angka indeks.

Terdapat sebuah kesulitan, kesulitan yang utama adalah memilih komponen yang termasuk kumpulan variabel yang akan diperhitungkan.

Contohnya indeks bahan makanan, pilihlah berbagai jenis bahan makanan yang sering digunakan masyarakat umum, namun pemilihan jenis barang tersebut haruslah representatif atau dapat mewakili. Cara ini dapat dinamakan judgment sampling.

 

3. Pemilihan Periode Dasar

Periode dasar atau dapat disebut juga sebagai tahun dasar (base year) merupakan suatu periode atau tahun yang memiliki angka indeks 100, sedangkan untuk tahun berikutnya sebagai tahun tertentu atau given year.

Contoh :

Diketahui sebuah angka indeks dari mulai tahun 2000 sampai 2003, antara lain:

  • Tahun 2000 = 100
  • Tahun 2001 = 110
  • Tahun 2002 = 115
  • Tahun 2003 = 120

Dari indeks harga yang sudah diketahui tersebut, tahun dasarnya adalah tahun 2000, hal ini karena menunjukkan angka 100%.

Beberapa faktor yang harus diperhatikan untuk memilih tahun dasar yakni  :

  • Pemilihan periode tahun dasar dapat dilakukan pada saat perekonomian relatif stabil.
  • Periode dasar memiliki jangla waktu yang tidak terlalu pendek atau terlalu panjang, jarang sekali tahun dasar yang menggunakan hingga jangka waktu sampai seminggu lebih lama dari 5 tahun.
  • Pemilihan tahun dasar dapat berdasarkan suatu kejadian penting.

 

4. Pemilihan Timbangan (Weight)

Membandingkan suatu barang, selain memperhatikan faktor harga alangkah baiknya juga memperhatikan faktor kuantitas sebagai timbangan atau weight dan angka-angka penimbang.

Pada jenis barang yang dianggap penting, faktor penimbangnya akan lebih tinggi dibandingkan dengan barang yang kurang penting.

 

 

Jenis – Jenis Indeks Harga

 

1. Indeks Harga Konsumen (IHK)

Indeks harga konsumen adalah sebuah penggambaran perubahan harga suatu barang atau jasa yang dibeli oleh para konsumen. Indeks harga konsumen menampilkan data tentang harga barang atau jasa yang dikumpulkan dari berbagai daerah atau kota.

Dalam data ini akan tergambar perilaku konsumen dalam membelanjakan pendapatan yang diperolehnya. Dalam pengambilan data juga terbagi menjadi empat kelompok yang terdiri dari makanan, pakaian, perumahan dan aneka barang dan jasa.

Berdasarkan indeks harga konsumen (IHK) ini bisa digunakan dalam mengukur tingkat ekonomi suatu negara. Dapat juga menjadi dasar ketika menentukan gaji, uah, uang pensiunan dan kontrak lainnya.

Baca Juga :  √ Penetapan Harga : Pengertian, Tujuan, Metode dan Strategi Terlengkap

 

2. Indeks Harga Produsen (IHP)

Indeks harga produsen atau yang disebut juga dengan indeks harga pedagang besar adalah suatu perbandingan antara harga barang atau jasa yang dibeli produsen pada waktu tertentu.

Indeks harga produsen meliputi bahan mentah dan bahan setengah jadi dan jenis barang yang dibandingkan dikelompokkan menjadi beberapa sektor dan setiap sektor mempunyai subsektor.

 

3. Indeks Harga Yang Harus Di Bayar Dan Diterima Petani

Indeks harga yang dibayar petani adalah indeks harga yang menjadi gambaran perkembangan harga kebutuhan rumah tangga petani, baik itu kebutuhan konsumsi rumah tangga ataupun proses produksi pertanian yang juga terdiri dari pupuk, benih, dan obat-obatan.

Indeks harga yang dibayar petani dipengaruhi oleh suatu kebijakan pemerintah, harga makanan, pakaian, perumahan, aneka barang dan juga nilai tukar uang.

 

4. Indeks Harga Implisit (GNP Deflator)

Indeks harga implisit berguna untuk menentukan tingkat inflasi dari waktu ke waktu yang cara membandingkan GNP (Gross National Product) nominal pada tahun tertentu dengan GNP riil.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Indeks Harga : Pengertian, Ciri, Jenis, Peranan dan Fungsi Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :