√ Laporan Perubahan Modal : Pengertian, Fungsi, Unsur, Tujuan, dan Contoh Terlengkap

Diposting pada
√ Laporan Perubahan Modal : Pengertian, Fungsi, Unsur, Tujuan, dan Contoh Terlengkap
5 (100%) 8 vote[s]

√ Laporan Perubahan Modal : Pengertian, Fungsi, Unsur, Tujuan, dan Contoh Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id pada pembahasan kali ini akan membahas tentang Laporan Perubahan Modal. Mulai dari pengertian, fungsi, unsur, serta contohnya secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini.

 

√ Laporan Perubahan Modal : Pengertian, Fungsi, Unsur, Tujuan, dan Contoh Terlengkap
√ Laporan Perubahan Modal : Pengertian, Fungsi, Unsur, Tujuan, dan Contoh Terlengkap

 

Pengertian Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal ialah salah satu dari laporan keuangan yang menyajikan informasi tentang perubahan modal pada perusahaan akibat dari segala kegiatan pokok operasi perusahaan pada suatu periode akuntansi tertentu.

Laporan ini dapat disusun setelah menyusun neraca lajur atau kertas kerja dan laporan laba rugi, karena sumber dari data laporan ini terkait dengan laba bersih atau rugi bersih yang berasal dari laporan laba rugi.

Laporan perubahan modal dibutuhkan untuk dapat menerangkan kondisi modal yang sebenarnya dan juga mengetahui dana yang dihasilkan sepanjang satu periode akuntansi.

 

Rumus, jika saldo Laba yaitu :

 

Modal Akhir= Modal Awal + (Labar bersih – Prive)

 

Rumus, jika saldo Rugi yaitu :

 

Modal Akhir = Modal Awal – (Rugi bersih + Prive)

 

 

Pengertian Laporan Perubahan Modal Menurut Para Ahli

 

1. Wikipedia

Laporan perubahan modal atau yang dibeut juga dengan ekuitas merupakan salah satu bentuk laporan keuangan yang harus dibuat oleh suatu perusahaan yang menggambarkan peningkatan atau penurunan aktiva bersih atau kekayaan selama periode yang bersangkutan berdasarkan prinsip pengukuran tertentu yang dianut.

 

2. IAI (2004)

Perusahaan harus dapat menyajikan laporan perubahan ekuitas sebagai komponen utama laporan keuangan, yang menunjukkan seperti berikut :

  • Laba atau rugi bersih suatu periode yang bersangkutan.
  • Setiap pos pendapatan dan beban, keuntungan atau kerugian beserta jumlahnya yang berdasarkan PSAK terkait harus diakui secara langsung dalam ekuitas.
  • Pengaruh dari suatu kumulatif dari perubahan suatu kebijakan akuntansi dan perbaikan terhadap kesalahan mendasar sebagaimana diatur dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan terkait.
  • Transaksi suatu modal dengan pemilik dan distribusi kepada pemilik.
  • Saldo akumulasi suatu laba atau rugi pada awal dan akhir periode serta perubahannya.
  • Rekonsiliasi di antara sebuah nilai yang tercatat dari masing-masing jenis modal saham, agio dan cadangan pada awal dan akhir periode yang mengungkapkan secara terpisah setiap perubahan.

 

 

Fungsi Laporan Perubahan Modal

 

  • Membantu pihak yang berkompeten dalam pengambilan suatu keputusan.
  • Mengetahui besarnya sebuah perubahan ratio ekuitas atau modal usahanya.

 

 

Tujuan Laporan Perubahan Modal

 

  • Untuk bisa mengikhtisarkan aktiva pembayaran dan suatu investasi dan juga dana yang dihasilkan sepanjang satu periode akuntansi.
  • Menyajikan sebuah pengungkapan perubahan modal kerja.

 

 

Unsur – Unsur Laporan Perubahan Modal

 

  • Laba tidak bisa dibagi awal periode (per awal tahun).
  • Laba neto suatu periode akuntansi.
  • Dividen yang dapat di umumkan.
  • Laba tidak bisa dibagi per akhir periode.

 

 

Penyajian Laporan Perubahan Modal

 

  • Modal awal tersebut dapat dilihat pada sebuah neraca saldo.
  • Apabila terdapat tambahan sebuah investasi, dapat diambil dari lajur penyesuaian sebelah kredit.
  • Laba bersih tersebut dapat dilihat pada suatu neraca lajur kolom laba atau rugi sebelah debit.
  • Data pengambilan pribadi, tersebut dapat diambil dari suatu neraca lajur kolom neraca sebelah debit.
  • Rugi suatu perusahaan tersebut dapat diambil dari lajur laba atau rugi sebelah kredit ataupun hasil penghitungan laba atau rugi.

 

 

Akibat atau Penyebab Perubahan Modal

 

  • Terdapat bayaran suatu bunga dari pemilik.
  • Terdapat suatu keuntungan dan kerugian usaha.
  • Pemungutan untuk suatu kebutuhan pribadi.

 

 

Komponen Penyusun Laporan Perubahan Modal

 

1. Modal Awal

Modal awal ini adalah sebuah modal pada awal tahun.

 

2. Tambahan Investasi Pemilik

Yakni suatu setoran modal yang asalnya dari pemilik dalam satu periode akuntansi.

 

3. Perolehan Laba atau Rugi

Yakni suatu hasil laba bersih maupun rugi bersih perusahaan dalam satu periode akuntansi.

 

4. Pengambilan Pribadi (Prive)

Yakni sebuah pengambilan uang yang digunakan untuk kepentingan pribadi dari pemilik perusahaan dalam satu periode akuntansi.

 

5. Modal Akhir

Yakni sebuah modal yang diperoleh pada akhir tahun.

 

 

Bentuk – Bentuk Laporan Perubahan Modal

 

1. Laporan Perubahan Modal Perusahaan Perseorangan

Pemilik perusahaan perseorangan adalah para individu tertentu, tambahan modal dapat diperoleh dari :

  • Laba bersih yang dapat diperoleh.
  • Tambahan suatu modal pemilik.

 

2. Laporan Perubahan Modal Perusahaan Persekutuan

Pemilik perusahaan persekutuan yakni terdiri dari dua orang atau lebih. Pada dasarnya bentuk laporan perubahan modal perusahaan persekutuan tidak berbeda dengan suatu laporan perubahan modal perusahaan perseorangan.

 

3. Laporan Perubahan Modal Perusahaan Perseroan

Pemilikan dalam perusahaan perseroan ditandai dengan adanya pemilikan saham. Laba perusahaan perseroan dapat dialokasikan menjadi beberapa diantaranya :

  • Deviden yaitu suatu laba yang dibagikan kepada para pemegang saham.
  • Laba ditahan yaitu suatu laba yang tidak dibagi.

 

 

Contoh Laporan Perubahan Modal

 

√ Laporan Perubahan Modal : Pengertian, Fungsi, Unsur, Tujuan, dan Contoh Terlengkap
√ Laporan Perubahan Modal : Pengertian, Fungsi, Unsur, Tujuan, dan Contoh Terlengkap

 

 

√ Laporan Perubahan Modal : Pengertian, Fungsi, Unsur, Tujuan, dan Contoh Terlengkap
√ Laporan Perubahan Modal : Pengertian, Fungsi, Unsur, Tujuan, dan Contoh Terlengkap

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Laporan Perubahan Modal : Pengertian, Fungsi, Unsur, Tujuan, dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pembaca. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Analisis SWOT : Pengertian, Manfaat, Unsur, dan Contoh Terlengkap

Baca Juga :  √ Laporan Arus Kas : Pengertian, Klasifikasi, Cara, Tujuan, Manfaat, Macam, dan Contohnya Lengkap

Baca Juga :  √ Pengertian, Fungsi, Jenis, Sifat, dan Manfaat Laporan Keuangan Terlengkap

Baca Juga :  √ Laporan Perubahan Modal : Pengertian, Fungsi, Unsur, Tujuan, dan Contoh Terlengkap