√ Analisis Kredit : Pengertian, Fungsi, Pertimbangan dan Aspek Terlengkap

Diposting pada

√ Analisis Kredit : Pengertian, Fungsi, Pertimbangan dan Aspek Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Analisis Kredit. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Analisis Kredit : Pengertian, Fungsi, Pertimbangan dan Aspek Terlengkap
√ Analisis Kredit : Pengertian, Fungsi, Pertimbangan dan Aspek Terlengkap

 


Pengertian Analisis Kredit

Penilaian atau Analisis Kredit merupakan salah satu kegiatan analisis atau penilaian berkas atau data dan juga berbagai aspek yang mendukung yang diajukan oleh pemohon kredit, sebagai dasar pertimbangan pengambilan keputusan apakah permohonan kredit tersebut diterima atau ditolak.

Analisis kredit ini melibatkan beragam teknik analisis keuangan, termasuk rasio dan analisis tren serta pembentukan proyeksi dan analisis arus kas terperinci.

Analisis kredit juga mencakup pemeriksaan terhadap berbagai jaminan dan sumber pembayaran lainnya serta riwayat kredit dan kemampuan manajemen.

Analis berupaya memperkirakan peluang kegagalan calon peminjam atas utangnya, dan juga derita kerugian jika terjadi gagal bayar.

 


Pengertian Analisis Kredit Menurut Para Ahli

 

1. Djohan

Analisis kredit ialah segala aktivitas dari suatu pemeriksaan, penelitian, atau menganalisa mengani sejumlah kelengkapan, keabsahan, dan kelayakan dari sejumlah berkas/surat/data yang akan menjadi sebagai pemohon kredit /calon debitur sampai pada saat dikeluarkannya suatu ketetapan apakah kredit tersebut memang benar layak untuk diterima atau justru akan ditolak.

 

2. Thomas Suyatno dkk

Baca Juga :  √ Perusahaan Dagang : Pengertian, Ciri, Jenis, Kegiatan dan Contoh Terlengkap

Analisis kredit yaitu

  • Menyusun segala apa yang menjadi kebutuhan pekerjaan atas segala penguraian dari berbagai aspek, baik keuangan ataupun non keuangan guna mengetahui kemungkinan bisa/tidak bisa dipertimbangkan lagi akan suatu permohonan kredit.
  • Mempersipakan sejumlah laporan analisis yang dibutuhkan , yang berisikan suatu penguraian dan kesimpulan beserta penyajian alternatif yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan pimpinan dari permohonan kredit nasabah.

 

3. Firdaus & Ariyanti

Analisis kredit yakni salah satu penilaian semacam studi akan kelayakan (feasibility Study) pada suatu perusahaan yang menjadi pemohon kredit.

 


Fungsi Analisis Kredit

  • Sebagai dasar bagi bank dalam menentukan suku bunga pinjaman dan jaminan yang harus dipenuhi oleh pelanggan
  • Sarana untuk pengendalian risiko yang akan dihadapi bank
  • Persyaratan dan fasilitas kredit untuk struktur, jumlah kredit, periode kredit, kredit, tujuan kredit, dsb
  • Sebagai pertimbangan bagi pemimpin atau direktur bank dalam proses pengambilan keputusan
  • Sebagai alat informasi diperlukan untuk evaluasi kredit

 


Aspek Penilaian Analisis Kredit

 

1. Aspek Hukum atau Yuridis

Tujuan analisis ini yaitu untuk menilai keaslian dan keabsahan dokumen yang diajukan oleh pemohon kredit.

Penilaian ini juga dimaksudkan agar jangan sampai dokumen yang diajukan palsu atau dalam kondisi sengketa, sehingga menimbulkan masalah. Penilaian dokumen ini dilakukan ke lembaga yang berhak untuk mengeluarkan dokumen tersebut.

 

2. Aspek Pemasaran (Marketing)

Dalam aspek ini dinilai besar kecilnya permintaan terhadap produk yang dihasilkan dan strategi pemasaran yang dilakukan perusahaan, sehingga akan diketahui prospek usaha tersebut sekarang dan di masa mendatang.

 

3. Aspek Keuangan

Analisa aspek ini terhadap suatu perusahaan pemohon kredit sangat menentukan jumlah dari kebutuhan usaha dan juga terpenting untuk menilai kemampuan berkembangnya usaha pada masa mendatang serta untuk menilai kemampuan perusahaan dalam membayar kreditnya.

Baca Juga :  √ Knowledge Management : Pengertian, Manfaat, Elemen, Katagori dan Tujuan Terlengkap

 

4. Aspek Teknis

Tujuan utama dilakukan sebagai analisis ini yaitu untuk mengamati perusahaan dari segi fisik serta lingkungannya agar perusahaan tersebut sehat dan produknya mampu bersaing di pasaran dengan masih memperoleh keuntungan yang memadai.

 

5. Aspek Manajemen

Penilaian aspek ini dapat digunakan untuk menilai struktur organisasi perusahaan, sumber daya manusia yang dimiliki serta latar belakang pendidikan dan pengalaman sumber daya manusianya.

Pengalaman perusahaan dalam mengelola berbagai proyek yang ada juga menjadi pertimbangan lain.

 

6. Aspek Sosial Ekonomi

Penilaian aspek ini digunakan untuk bisa menganalisis dampak yang ditimbulkan akibat adanya proyek atau usaha pemohon kredit terhadap perekonomian masyarakat dan sosial secara umum.

 

7. Aspek AMDAL

Yaitu salah satu aspek analisis terhadap lingkungan baik darat, laut atau udara, termasuk kesehatan manusia jika usaha atau proyek pemohon kredit dijalankan.

Analisis ini dilakukan secara mendalam sebelum kredit disalurkan, sehingga proyek atau usaha yang dibiayai tidak akan mengalami pencemaran lingkungan disekitarnya.

 


Pertimbangan Analisa Kredit

  • Keamanan Kredit (Safety) – Harus benar-benar diyakini bahwa kredit tersebut dapat dilunasi kembali.
  • Terarahnya Tujuan Penggunaan Kredit (Suitability) – Bahwa kredit akan digunakan untuk tujuan yang sejalan dengan kepentingan masyarakat/sekurang-kurangnya tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku.
  • Menguntungkan (Profitable) – Baik bagi bank berupa penghasilan bunga maupun bagi nasabah, yaitu berupa keuntungan dan makin berkembangnya usaha.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Analisis Kredit : Pengertian, Fungsi, Pertimbangan dan Aspek Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :