Rasio Keuangan

Diposting pada

Sarjana Ekonomi Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Rasio Keuangan. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

√ Rasio Keuangan : Pengertian, Tujuan, Jenis, Manfaat, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap


Pengertian Rasio Keuangan

Rasio keuangan merupakan salah satu alat analisis keuangan untuk menilai data keuangan secara keseluruhan.

Pada perusahaan, rasio keuangan akan mempelajari kinerja pada pos laporan keuangan perusahaan, yaitu laporan arus kas, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, dan neraca.


Tujuan Rasio Keuangan

  • Tingkat likuiditas perusahaan.
  • Keefektifan manajemen dalam menghasilkan laba operasi atas aktiva yang dimiliki perusahaan.
  • Dana untuk perusahaan.
  • Tingkat pengembalian pemegang saham biasa.

Kelebihan Rasio Keuangan

  • Rasio merupakan angka-angka atau ikhtisar statistik yang lebih mudah dibaca dan ditafsirkan
  • Merupakan pengganti yang lebih sederhana dan informasi yang disajikan laporan keuangan yang sangat rinci dan rumit
  • Mengetahui posisi perusahaan di tengah industri lain
  • Sangat bermanfaat untuk bahan dalam mengisi model-model pengambilan keputusan dan model prediksi (Z-score)
  • Menstandarisir ukuran perusahaan
  • Lebih mudah memperbandingkan perusahaan dengan perusahaan lain atau melihat perkembangan perusahaan secara periodik atau “time series”
  • Lebih mudah melihat tren perusahaan serta melakukan prediksi di masa yang akan datang.

Kekurangan Rasio Keuangan

  • Kesulitan dalam memilih rasio yang tepat yang dapat digunakan untuk kepentingan pemakainya.
  • Keterbatasan yang dimiliki akuntansi atau laporan keuangan juga menjadi keterbatasan teknik.
  • Bahan perhitungan rasio atau laporan keuangan itu banyak mengandung taksiran dan judgement yang dapat dinilai bisa atau subjektif.
  • Nilai yang terkandung dalam laporan keuangan dan rasio adalah nilai perolehan (cost) bukan harga pasar.
  • Klasifikasi dalam laporan keuangan bisa berdampak pada angka rasio.
  • Metode pencatatan yang tergambar dalam standar akuntansi bisa diterapkan berbeda oleh perusahaan yang berbeda.
  • Jika data untuk menghitung rasio tidak tersedia, akan menimbulkan kesulitan menghitung rasio.
  • Sulit jika data yang tersedia tidak sinkron.
  • Dua perusahaan dibandingkan bisa saja teknik dan standar akuntansi yang dipakai tidak sama. Oleh karenanya dilakukan perbandingan bisa menimbulkan kesalahan.
Baca Juga :  Kredit Macet

Manfaat Rasio Keuangan

  • Sebagai ringkasan statistik
  • Sebagai identifikasi kondisi suatu industri
  • Sebagai masukan dalam pengambilan keputusan
  • Untuk standarisasi suatu perusahaan

Jenis-Jenis Rasio Keuangan

1. Rasio Profitabilitas

Rasio profitabilitas merupakan sebuah kemampuan perusahaan dalam upaya mendapatkan laba melalui sumber daya yang ada.

Sebut saja modal, kas, hasil penjualan, pabrik, karyawan, dan aset lainnya. Seperti pengertiannya, fungsi ini untuk mengukur kemampuan dalam memperoleh profit atau laba.

Baca Juga : Rasio Profitabilitas


2. Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas adalah salah satu kemampuan perusahaan yang memastikan dapat memenuhi kewajiban.

Rasio ini berfungsi untuk bisa mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek dengan melihat rasio utang piutang perusahaan. Rasio likuiditas memiliki tiga jenis, yaitu rasio kas, rasio lancar, dan rasio cepat.


3. Rasio Aktivitas

Rasio aktivitas ialah suatu kemampuan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Seperti penjualan dan pembelian.

Fungsi rasio ialah dapat mengukur kemampuan perusahaan berjalan efektif dan efisien. Penilaian rasio aktivitas terdiri dari dua jenis, yaitu rasio nilai pasar dan rasio efisiensi.


4. Rasio Solvabilitas

Rasio solvabilitas yaitu berbagai pengukur tingkat pengelolaan dana pada perusahaan. Rasio berfungsi mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar semua kewajibannya.

Jenis rasio solvabilitas yaitu sebuah rasio utang terhadap modal sendiri, rasio total utang terhadap total aset, dan Time Interest Earned (TIE) atau utang dengan laba sebelum pajak.


Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Rasio Keuangan : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Jenis, Kelebihan & Kekurangannya Lengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :