√ Karir : Pengertian, Faktor, Manfaat dan Bagian Terlengkap

Diposting pada
√ Karir : Pengertian, Faktor, Manfaat dan Bagian Terlengkap
5 (100%) 19 vote[s]

√ Karir : Pengertian, Faktor, Manfaat dan Bagian Terlengkap Hai sobat sarjanaekonomi.co.id jumpa lagi dalam artikel kesayangan Anda.

Pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai Karir. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

 

√ Karir : Pengertian, Faktor, Manfaat dan Bagian Terlengkap
√ Karir : Pengertian, Faktor, Manfaat dan Bagian Terlengkap

 

Pengertian Karir

 

Karir berasal dari bahasa Belanda yakni Carriere yang artinya perkembangan, kemajuan pekerjaaan seseorang.

Karir merupakan proses yang disengaja di mana dengan melaluinya seseorang menjadi sadar akan atribut-atribut yang berhubungan dengan karir personal dan serangkaian langkah sepanjang hidup memberikan sumbangan pemenuhan karir.

Karir ini juga dapat diartikan sebagai sebuah urutan, status, jenjang dan pengalaman pekerjaan, jabatan atau juga posisi seseorang baik dalam perusahaan, organisasi maupun sebuah pekerjaan sambilan (freelance) sehingga menuntut sebuah tanggung jawab dan kemampuan kerja yang lebih baik.

 

 

Pengertian Karir Menurut Para Ahli

 

1. Soetjipto dkk

Salah satu faktor dari perjalanan hidup seseorang sampai-sampai bagi beberapa orang sebagai suatu tujuan hidup.

 

2. Rachman dan Savitri

Suatu rentetan dari berbagai kegiatan dan sikap yang terhubung dengan kerja dan sikap, nilai dan harapan yang terhubung sepanjang masa hidup seseorang.

 

3. Glueck

Sebuah rentetan pengalaman yang berhubungan dengan pekerjaan yang dialami seseorang selama waktu kerjanya.

 

4. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Suatu peningkatan dan pertumbuhan baik pada kehidupan, pekerjaan maupun kedudukan seseorang.

 

5. Wilson

Semua pekerjaan tyang kita jalankan semasa kita hidup baik tersebut dibayar ataupun tidak dibayar.

 

6. Ekaningrum

Sebagai adanya penghargaan institusional dengan meningkatkan kedudukan dalam hirarki formal yang sudah ditetapkan dalam organisasi.

 

7. Dalil S

Suatu proses yang sengaja diciptakan perusahaan untuk membantu karyawan agar membantu partisipasi ditempat kerja.

 

8. Gibson dkk

Suatu rangkaian sikap dan perilaku yang berkaitan dengan sebuah pengalaman dan kegiatan kerja selama rentang waktu kehidupan seseorang dan juga rangkaian kegiatan kerja yang terus berkelanjutan.

Baca Juga :  √ Konsumsi : Pengertian, Ciri, Tujuan, Faktor dan Contoh Terlengkap

 

9. Corey

Seluruh kehidupan kerja kita. Setiap jenjang karir yang kita tempuh mungkin terdiri dari satu atau beberapa jabatan, yang semakin meningkat seiring dengan pengalaman kerja kita.

 

10. Mathis

Sebuah perencanaan yang terfokus pada pekerjaan dan pengidentifikasian jalan karir yang memberikan suatu kemajuan yang logis atas orang-orang diantara pekerjaan dalam organisasi.

 

11. Hariandja

Sebuah kegiatan dan juga kesempatan yang dapat diberikan oleh organisasi dalam upaya membantu pegawai untuk dapat menggapai tujuan karirnya, yang terpenting untuk bisa meningkatkan kompetensi individu dan juga kemampuan organisasi.

 

12. Martoyo

Sebuah perencanaan tentang kemungkinan-kemungkinan seorang anggota organisasi atau juga pegawai sebagai individu meniti proses kenaikan jabatan atau pangkat sesuai dengan persyaratan dan suatu kemampuannya.

 

13. Rivai

Sebuah proses di mana perusahaan menyeleksi tujuan karir serta jenjang karir dalam menggapai rencana karir.

 

 

Manfaat Perencanaan Karir

 

  • Mendorong pertumbuhan, dengan perencanaan karir yang baik akan bisa mendorong semangat kerja karyawan untuk tumbuh dan berkembang. Sehingga motivasi para karyawan bisa terpelihara.
  • Menurunkan suatu tingkat perputaran karyawan, dimana perhatian terhadap karir individual dalam sebuah perencanaan karir yang sudah ditentukan akan bisa meningkatkan suatu loyalitas pada perusahaan tempat mereka bekerja, dengan begitu dapat juga memungkinkan menurunkan tingkat perputaran para karyawan.
  • Memberikan suatu informasi kepada individu dan organisasi yang cukup baik tentang jalur potensial karir di dalam sebuah organisasi.
  • Memenuhi berbagai kebutuhan-kebutuhan organisasi akan sumber daya manusia di masa yang akan datang.
  • Menyediakan berbagai fasilitas bagi penempatan internasional, organisasi global dengan memakai perencanaan karir untuk dapat membantu mengidentifikasikan serta mempersiapkan penempatan di luar negeri.
  • Mengembangkan para pegawai yang bisa dipromosikan, dengan perencanaan karir maka akan juga dapat membentuk membangun penawaran internal atas talenta yang bisa dipromosikan untuk dapat mempertemukan dengan lowongan yang disebabkan oleh masa pension, berhenti bekerja dan pengembangan.
  • Membuka jalan untuk para karyawan yang potensial, dengan perencanaan karir maka akan memberikan keberanian kepada karyawan untuk bisa melangkah lebih maju kamampuan potensial mereka, karena mereka memiliki sebuah tujuan karir yang spesifik, tidak hanya mempersiapkan pekerja untuk lowongan di masa depan.
  • Dapat juga menciptakan keanekaragaman angkatan kerja, pada saat mereka akan diberikan bantuan perencanaan karir, pekerja dengan latar belakang yang berbeda bisa belajar mengenai berbagai harapan-harapan organisasi untuk sebuah pertumbuhan sendiri serta pengambangan.
  • Membantu dalam pelaksanaan rencana-rencana kegiatan yang sudah disetujui, dengan perencanaan karir bisa membantu anggota kelompok supaya siap untuk para jabatan-jabatan penting, persiapan ini dapat membantu pencapaian berbagai rencana-rencana kegiatan yang sudah disetujui.
  • Untuk dapat mengurangi kelebihan, dengan perencanaan karir bisa membuat para karyawan, manager serta departemen sumber daya manusia akan menjadi lebih berhati-hati atas kualifikasi karyawan, mencegah seorang manager yang mau menang sendiri dari pembatasan sub-ordinate kunci.
Baca Juga :  √ Audit Manajemen : Pengertian, Tujuan, Jenis, Manfaat, Ruang Lingkup dan Tahapan Terlengkap

 

 

Faktor Perkembangan Karir

 

1. Faktor Sosial

 

a. Faktor Kelompok Primer yang diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Jenis penghasilan dan pekerjaan yang dimiliki oleh orang tua.
  • Pendidikan yang dimiliki oleh orang tua.
  • Tempat tinggal dan keadaan lingkungan sekitarnya.
  • Jenis pekerjaan yang diinginkan oleh orang tua.
  • Nilai maupun norma yang dimiliki, dan lain-lain.

 

b. Faktor Kelompok Sekunder yang diantaranya yakni sebagai berikut :

  • Kelompok politik, ahli, serikat kerja, dan lain-lain.

 

2. Faktor Individu

 

  • Kemampuan Intelejesi
    Setiap orang memiliki kemampuan itelejensi yang berbeda-beda. Orang yang memiliki intelenjensi yang baik atau tinggi akan lebih cepat dalam memecahkan masalah daripada orang rang memiliki intelejensi yang tidak tinggi.

 

  • Minat
    Minat merupakan perangkat mental yang di milik oleh seseorang seperti prasangka dan perasaan. Minat dapat mengarahkan seseorang kepada hal-hal tertentu yang dia inginkan.

 

  • Bakat
    Bakat merupakan kualitas kemampuan yang dimiliki seorang individu, bakat dapat berkembang dan memungkinkan individu yang memiliki bakat dapat lebih cepat memecahkan masalah. Akan tetapi bukan berarti orang yang tidak memiliki bakat tidak bisa lebih baik dari orang berbakat.

 

  • Kepribadian
    Merupakan cara seorang individu dalam berinteraksi maupun bereaksi terhadap individu lainnya.

 

  • Sikap
    Merupakan prilaku yang dimiliki seorang individu untuk melakukan tindakan tertentu.

 

  • Nilai
    Merupakan sifat ataupun hal-hal yang dianggap sangat penting bagi dirinya.

 

  • Hobi
    Merupakan kebiasaan atau kegemaran untuk melakukan sesuatu dengan tujuan untuk mendapatkan kesenangan.

 

 

Bagian Perencanaan Karir

 

  • Keahlian dan Pengenalan Diri Sendiri

Ialah keahlian dan pengenalan akan bakat, keahlian kepribadian, kemampuan, prestasi akademik, keinginan, dependensi dan sumber yang dipunyai.

Baca Juga :  √ Penetapan Harga : Pengertian, Tujuan, Metode dan Strategi Terlengkap

 

  • Keahlian dan Pengenalan Dunia Kerja

Ialah keahlian akan ketentuan dan keadaan yang diperluakn untuk sukses dalam suatu pekerjaan, laba dan kerugian, imbalan, kemungkinan dan peluang kerja di beraneka bidang dalam dunia kerja.

 

  • Gabungan Pikiran dari Keahlian dan Pengenalan Diri sendiri dan Dunia Kerja

Ialah keahlian untuk menciptakan pikiran efisien dalam menyusun pada bidang kerja maupun pendidikan lanjutan yang memikirkan keahlian akan ketentuan diri yang dipunyai dengan keahlian akan ketentuan dunia kerja yang disiapkan.

 

 

Bentuk Pengembangan Karir

 

  • Pendidikan dan Pelatihan

Pendidikan dan pelatihan merupakan sebuah kegiatan perusahaan yang bertujuan untuk dapat memperbaiki dan melakukan pengembangan sikap, tingkah laku, keterampilan dan juga pengetahuan para pegawai sesuai keinginan dari suatu perusahaan yang bersangkutan.

 

  • Promosi

Promosi merupakan suatu perubahan posisi atau jabatan dari tingkat yang rendah ke tingkat yang lebih tinggi, perubahan ini iseringkali akan diikuti dengan meningkatnya tanggung jawab, hak, serta status sosial seseorang.

 

  • Mutasi

Mutasi merupakan bagian dari proses aktivitas yang dapat mengembangkan posisi atau status seseorang dalam sebuah organisasi. Mutasi dapat diartikan sebagai perubahan jabatan dalam organisasi.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Karir : Pengertian, Faktor, Manfaat dan Bagian Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi yang membacanya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :